Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.394,125
LQ45 627,469
Srikehati 306,090
JII 380,924
USD/IDR 17.839

Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:14 WIB
Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah tudingan AS soal pengalihan barang dari China untuk perdagangan ke AS. [Suara.com/Fakhri Fuadi Muflih].
baca 10 detik
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto membantah tudingan Pemerintah AS bahwa Indonesia terlibat praktik pengalihan barang China pada Kamis (20/8/2026).
  • Gedung Putih menempatkan Indonesia dalam laporan transshipment karena dinilai memiliki keterkaitan erat dengan rantai pasok China.
  • Airlangga menegaskan kawasan industri domestik memproduksi bahan baku sendiri dan produk plastik digunakan untuk kebutuhan dalam negeri.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto membantah Pemerintah Amerika Serikat (AS) atas tudingan Indonesia terlibat dalam praktik transshipment atau pengalihan barang dari China ke Amerika Serikat (AS).

Airlangga mengatakan pemerintah Indonesia tidak pernah dilibatkan ataupun diberi tahu mengenai studi tersebut.

"Pertama, Indonesia tidak pernah terlibat ataupun diberitahu mengenai adanya studi ini. Dan kedua, Indonesia dituduh bersama Brazil, Malaysia, Thailand, Turki, Vietnam yang masuk di dalam global untuk transshipment. Kami katakan bahwa tuduhan tersebut tidak benar," kata Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. [Shutterstock]
Gedung Putih di Washington DC, Amerika Serikat. [Shutterstock]

Adapun, dalam laporan The Great Transshipment Scam yang dikeluarkan Gedung Putih AS, menempatkan Indonesia sebagai salah satu negara yang dinilai memiliki keterkaitan erat dengan rantai pasok China dan berpotensi menjadi jalur pengalihan barang menuju AS.

Indonesia masuk kelompok kedua bersama Brasil, Malaysia, Thailand, Turki, dan Vietnam. Kelompok ini dinilai memiliki keterkaitan lebih erat dengan rantai pasok China, mulai dari sumber bahan baku, basis manufaktur, sistem logistik hingga jalur pengalihan regional.

Airlangga menyatakan posisi Indonesia dalam rantai pasok global tidak serta-merta menunjukkan adanya praktik transshipment.

Ia mencontohkan kawasan industri Batam dan Bekasi yang disebut dalam laporan tersebut. Menurut Airlangga, kedua kawasan industri itu sudah berkembang sejak 1990-an dan mayoritas industri yang beroperasi merupakan industri manufaktur.

"Dan untuk bahan baku plastik kita sudah punya bahan baku sendiri yang diproduksi oleh Chandra Asri dan bahkan yang terakhir oleh Lotte Chemicals. Jadi tidak benar ini menggunakan sebuah transshipment dari negara lain untuk memproses," jelasnya.

Airlangga juga membantah dugaan adanya pengalihan produk plastik melalui Indonesia untuk kemudian diekspor ke AS.

baca juga

Menurut dia, sebagian besar produk plastik packaging yang dihasilkan industri di Indonesia digunakan untuk kebutuhan dalam negeri atau diekspor ke negara-negara sekitar Indonesia.

"Dan kedua, plastik packaging-nya sebagian besar digunakan sendiri di dalam negeri ataupun diekspor ke sekitaran, tetapi bukan ke Amerika Serikat," kata dia.

Karena itu, Airlangga meminta publik tidak perlu khawatir dengan laporan tersebut. Ia menilai kesimpulan dalam laporan itu dibangun berdasarkan anggapan dan asumsi.

"Jadi kita tidak perlu khawatir dengan studi, namun kami juga tegaskan bahwa studi ini merupakan studi yang berdasarkan anggapan atau asumsi. Jadi apa yang terjadi sebetulnya tidak seperti apa yang mereka asumsikan," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Airlangga Ungkap Rp4.460 Triliun Emas Warga RI Masih Di Bawah Bantal

Airlangga Ungkap Rp4.460 Triliun Emas Warga RI Masih Di Bawah Bantal

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 13:30 WIB

Penentuan Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga, Menko Airlangga Akui Data DTSEN Tak Permanen

Penentuan Desil Tak Sesuai Ekonomi Warga, Menko Airlangga Akui Data DTSEN Tak Permanen

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 11:43 WIB

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Harga Minyak Stabil, Pemerintah Janji Neraca Perdagangan Tak Tekor pada Juli

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 20:41 WIB

Terkini

Tarif Parkir Tegar Beriman Cibinong Bakal Dievaluasi, Kadishub Bogor: Menyesuaikan Kebutuhan Warga

Tarif Parkir Tegar Beriman Cibinong Bakal Dievaluasi, Kadishub Bogor: Menyesuaikan Kebutuhan Warga

Bogor | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:23 WIB

Waspada Gempa Susulan! Warga Ngada Diimbau Tak Masuk ke Dalam Rumah

Waspada Gempa Susulan! Warga Ngada Diimbau Tak Masuk ke Dalam Rumah

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Dana JETP Rp333 Triliun Mandek, Airlangga Desak Proyek Energi Hijau Dikebut

Dana JETP Rp333 Triliun Mandek, Airlangga Desak Proyek Energi Hijau Dikebut

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:21 WIB

Purnawirawan TNI Turun Gunung, Tambah Rp100 Juta untuk Sayembara Ijazah SMA Wapres Gibran

Purnawirawan TNI Turun Gunung, Tambah Rp100 Juta untuk Sayembara Ijazah SMA Wapres Gibran

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia

Lawan Vietnam di Final Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Singgung Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:18 WIB

Bukan Hanya Batik, Ini 5 Wastra Tradisional Indonesia Punya Makna Filosofis

Bukan Hanya Batik, Ini 5 Wastra Tradisional Indonesia Punya Makna Filosofis

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:17 WIB

Sering Bingung Bedakan Cas AC dan DC Fast Charging pada Mobil Listrik? Begini Penjelasan Mudahnya

Sering Bingung Bedakan Cas AC dan DC Fast Charging pada Mobil Listrik? Begini Penjelasan Mudahnya

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral

Memburu Nakhoda Kampus Hijau: Panitia Pilrek Unila Janjikan Netral

Lampung | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Feng Shui Kamar Tidur di Atas Dapur, Benarkah Bisa Bikin Sial?

Feng Shui Kamar Tidur di Atas Dapur, Benarkah Bisa Bikin Sial?

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS

Indonesia Bantah Kongkalikong dengan China untuk Perdagangan ke AS

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 17:14 WIB

×