Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Gabah Makin Mahal, Produsen Beras Berdarah-darah: Jual Mahal Kena HET, Jual Murah Nombok

Galih Prasetyo, Fakhri Fuadi Muflih

Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:00 WIB
Gabah Makin Mahal, Produsen Beras Berdarah-darah: Jual Mahal Kena HET, Jual Murah Nombok
Penyerapan gabah petani oleh Bulog dikritik Anggota DPR RI. [Dok. Antara]
baca 10 detik
  • Harga gabah petani menembus Rp8.000 per kilogram, melampaui HPP Rp6.500 per kilogram pada Minggu, 23 Agustus 2026.
  • Produsen beras di Medan merugi Rp2.000 per kilogram karena harga jual dibatasi aturan harga eceran tertinggi.
  • Produsen mensiasati kerugian dengan memproduksi beras fortifikasi sebesar 20 persen tanpa aturan harga eceran tertinggi.

Suara.com - Tingginya harga gabah di tingkat petani mulai menekan produsen beras.

Harga gabah saat ini disebut telah menembus lebih dari Rp8.000 per kilogram, sementara harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) semua kualitas di tingkat petani ditetapkan Rp6.500 per kilogram.

Pengamat Pertanian Khudori menyebut di sisi lain, produsen beras tidak bisa leluasa menaikkan harga jual untuk menyesuaikan kenaikan biaya bahan baku.

Pasalnya, harga beras di pasar masih dibatasi melalui harga eceran tertinggi (HET).

"Petani senang, tetapi penggilingan dan produsen beras meriang," ujar Khudori kepada wartawan, Minggu (23/8/2026).

Menurut Khudori, persoalan terjadi karena HET beras disusun dengan asumsi harga gabah tidak jauh dari HPP.

Harga Gabah Kering Panen di Aceh Barat Anjlok. [ANTARA]
Harga Gabah Kering Panen di Aceh Barat Anjlok. [ANTARA]

Ketika harga gabah meningkat jauh di atas batas tersebut, biaya yang harus ditanggung penggilingan dan produsen beras ikut membengkak.

"HET adalah batas yang tidak boleh dilanggar. Sialnya, HET disusun dengan asumsi harga gabah tidak jauh dari HPP," ucap Khudori.

Kondisi itu membuat produsen beras menghadapi pilihan sulit.

baca juga

Mereka bisa menjual beras sesuai HET dan menanggung kerugian atau menaikkan harga melewati HET dengan risiko berhadapan dengan aparat penegak hukum.

"Ketika harga gabah jauh di atas HPP, HET beras bakal terlampaui. Penggilingan dan produsen beras dihadapkan pada pilihan dilematis: menjual di atas HET harus berurusan dengan Satgas Pangan Polri, menjual sesuai HET harus siap-siap nombok dan berdarah-darah," ungkapnya.

Khudori menyebut kondisi tersebut sudah dirasakan langsung oleh sejumlah produsen beras.

Salah satu produsen di Medan, Sumatera Utara, masih mempertahankan produksi beras medium dan premium, tetapi mulai menambah produksi beras fortifikasi.

Produsen tersebut bahkan disebut mengalami kerugian sekitar Rp2.000 per kilogram dari produksi beras medium dan premium.

Untuk mengurangi tekanan tersebut, sebagian produksi dialihkan ke beras fortifikasi yang tidak diatur HET.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gabah Mahal Bikin Produsen Beras Tertekan: HOKI Rugi Rp34 Miliar, NASI Ikut Tekor

Gabah Mahal Bikin Produsen Beras Tertekan: HOKI Rugi Rp34 Miliar, NASI Ikut Tekor

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:07 WIB

Beras Premium Lenyap di Ritel Modern, Produsen Menjerit Rugi Rp2.000 Per Kilo

Beras Premium Lenyap di Ritel Modern, Produsen Menjerit Rugi Rp2.000 Per Kilo

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:50 WIB

Sungai Batanghari Terdampak Kemarau, Ribuan Ton Ikan Keramba Mati

Sungai Batanghari Terdampak Kemarau, Ribuan Ton Ikan Keramba Mati

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi

Surut Saat Kemarau, Waduk Gajah Mungkur Disulap Jadi Ladang Padi

Foto | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 09:00 WIB

Petani Bakal Bisa Pinjam Modal dengan Jaminan Hasil Panen, Bunga 6 Persen

Petani Bakal Bisa Pinjam Modal dengan Jaminan Hasil Panen, Bunga 6 Persen

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:32 WIB

Terkini

Prediksi Indonesia vs Thailand Malam Ini, Siapa Lebih Berpeluang Juara?

Prediksi Indonesia vs Thailand Malam Ini, Siapa Lebih Berpeluang Juara?

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Dapat Perlawanan Sengit, Timnas Indonesia Sikat Kazakhstan 3-0

Dapat Perlawanan Sengit, Timnas Indonesia Sikat Kazakhstan 3-0

Sport | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Gabah Makin Mahal, Produsen Beras Berdarah-darah: Jual Mahal Kena HET, Jual Murah Nombok

Gabah Makin Mahal, Produsen Beras Berdarah-darah: Jual Mahal Kena HET, Jual Murah Nombok

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 17:00 WIB

PDIP Jatim Bidik Rebut Kursi Gubernur 2029

PDIP Jatim Bidik Rebut Kursi Gubernur 2029

Jatim | Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Karhutla 600 Hektare di Way Kambas Padam, Menhut Klaim Gajah Liar Aman

Karhutla 600 Hektare di Way Kambas Padam, Menhut Klaim Gajah Liar Aman

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:56 WIB

Tanpa Jarum dan Operasi, Ini Rahasia Kencang Kulit Yuni Shara di Usia Setengah Abad

Tanpa Jarum dan Operasi, Ini Rahasia Kencang Kulit Yuni Shara di Usia Setengah Abad

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Rilis Bloody Paradise: ENHYPEN Temukan Surga di Tengah Kekacauan Dunia

Rilis Bloody Paradise: ENHYPEN Temukan Surga di Tengah Kekacauan Dunia

Your Say | Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Pemerintah: Insyaallah Gak Perlu Satgas Khusus

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, Pemerintah: Insyaallah Gak Perlu Satgas Khusus

News | Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:45 WIB

Carlos Espi Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Jose Mourinho: Kami Beruntung

Carlos Espi Jadi Pahlawan Kemenangan Real Madrid, Jose Mourinho: Kami Beruntung

Bola | Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Viral Kembalikan Uang COD Rp92 Juta, Kurir Syarif Dapat Apresiasi Renovasi Rumah oleh SPX

Viral Kembalikan Uang COD Rp92 Juta, Kurir Syarif Dapat Apresiasi Renovasi Rumah oleh SPX

Bisnis | Minggu, 23 Agustus 2026 | 16:29 WIB

×