Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Perannya Berbeda, DSI Tak Mau Ikut Campur Bursa Mineral dan Komoditas

Achmad Fauzi

Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:03 WIB
Perannya Berbeda, DSI Tak Mau Ikut Campur Bursa Mineral dan Komoditas
PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). [Suara.com/Achmad Fauzi].
baca 10 detik
  • Direktur Utama PT DSI Luke Mahony menyatakan perusahaannya tidak ikut campur dalam operasional maupun penetapan harga Icomex.
  • Berdasarkan PP Nomor 24 Tahun 2026, PT DSI bertindak sebagai perantara dan pengumpul data ekspor tiga komoditas strategis.
  • Pada tahap awal, PT DSI fokus mengumpulkan data serta menganalisis potensi *transfer pricing* dan *under-invoicing* tanpa mengganggu kontrak yang berjalan.

Suara.com - Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), Luke Mahony tidak akan ikut campur dalam Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) atau Indonesia Commodity Exchange (Icomex).

Baik dari sisi operasional maupun penentuan harga komoditas sumber daya alam (SDA). Meskipun, DSI nantinya jadi gerbang perantara tiga ekspor komoditas yakni, batu bara, CPO dan paduan besi.

"DSI tidak terlibat secara langsung dalam Icomex," ujar Luke dalam konferensi pers di Wisma Danantara, Jakarta yang dikutip, Selasa (25/8/2026).

Mantan Direksi INCO ini menuturkan, secara peran antara DSI dengan BMKS sangat berbeda. DSI, sebut Luke, tidak memiliki kapasitas dalam menentukan harga komoditas.

"Bursa menetapkan harga melalui mekanisme yang berbeda. Peran DSI adalah memverifikasi harga, dan kemudian ada user yang menggunakan harga tersebut," jelasnya.

Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), Luke Mahony. [Suara.com/Achmad Fauzi].
Direktur Utama PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI), Luke Mahony. [Suara.com/Achmad Fauzi].

Sebagai Perantara Ekspor

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2026 tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam Strategis terdapat ada dua peran utama DSI, yakni sebagai perantara atau intemediary dan kedua sebagai eksportir.

Namun, pada tahap awal DSI hanya berperan sebagai pengumpul data ekspor tiga komoditas, batu bara, CPO dan paduan besi.

"Dari data tersebut, kami kemudian akan mulai melakukan analisis. Kami mungkin perlu menambahkan sejumlah data yang belum tersedia, tetapi dari situlah kami akan mulai mengidentifikasi dan melakukan analisis terkait transfer pricing dan under-invoicing," bebernya.

baca juga

Setelah itu, lanjut Luke, DSI akan mengambil peran intermediary, di mana perantara antar pembeli dan penjual tiga komoditas tersebut.

Akan tetapi, ia menegaskan, semua kontrak yang telah berjalan tidak akan diganggu oleh DSI.

"Jadi, arus komoditas tetap berlangsung antara pembeli dan penjual, begitu pula arus pembiayaan tetap berlangsung antara pembeli dan penjual. Itulah tahap pertama yang sedang kami upayakan untuk diwujudkan," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Urutan Model Bisnis DSI, Awal Mula Jadi Perantara Ekspor

Urutan Model Bisnis DSI, Awal Mula Jadi Perantara Ekspor

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 12:12 WIB

Bidik Dana Rp88,51 T, Begini Cara DSI Cari Tahu Pelanggaran Ekspor

Bidik Dana Rp88,51 T, Begini Cara DSI Cari Tahu Pelanggaran Ekspor

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 09:21 WIB

Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi

Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Terkini

Presiden Prabowo Resmikan Program PLTS 100 GWp, Investasi Tahap Awal Tembus Rp135 Triliun

Presiden Prabowo Resmikan Program PLTS 100 GWp, Investasi Tahap Awal Tembus Rp135 Triliun

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Prabowo ke Kabinet: Tak Ada Tanggal Merah, yang Tak Sanggup Minggir

Prabowo ke Kabinet: Tak Ada Tanggal Merah, yang Tak Sanggup Minggir

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Aktor Revaldo Kembali Ditangkap Kasus Narkoba Sabu!

Aktor Revaldo Kembali Ditangkap Kasus Narkoba Sabu!

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:58 WIB

15 Jam Jalan Membuka Mata: Potret Ketimpangan Layanan Kesehatan Indonesia

15 Jam Jalan Membuka Mata: Potret Ketimpangan Layanan Kesehatan Indonesia

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:55 WIB

Perjalanan Imran di Jalan Sukabumi-Bogor Berakhir Tragis, Alami Kecelakaan vs Mobil Box

Perjalanan Imran di Jalan Sukabumi-Bogor Berakhir Tragis, Alami Kecelakaan vs Mobil Box

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:52 WIB

Bikin Ketar-ketir Menteri, Prabowo Todong Komitmen Proyek Listrik 100 GW

Bikin Ketar-ketir Menteri, Prabowo Todong Komitmen Proyek Listrik 100 GW

Bali | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:51 WIB

Libur Maulid Tetap Kerja, Tak Ada Tanggal Merah bagi Prabowo dan Kabinetnya

Libur Maulid Tetap Kerja, Tak Ada Tanggal Merah bagi Prabowo dan Kabinetnya

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Call My Agent! Kembali dengan Cast Lama, Tayang di Netflix 10 September

Call My Agent! Kembali dengan Cast Lama, Tayang di Netflix 10 September

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:50 WIB

5 Lip Liner untuk Bibir Tebal dan Gelap, Ini Triknya Biar Tidak Menor

5 Lip Liner untuk Bibir Tebal dan Gelap, Ini Triknya Biar Tidak Menor

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:49 WIB

Bukan Sekadar Estetika! Pohon Tabebuya Jadi Senjata DKI Lawan Polusi Udara

Bukan Sekadar Estetika! Pohon Tabebuya Jadi Senjata DKI Lawan Polusi Udara

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 16:49 WIB

×