Bitcoin Menguat, Investor Diingatkan untuk Tetap Memperhatikan Kondisi Pasar

Nur Khotimah

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:05 WIB
Bitcoin Menguat, Investor Diingatkan untuk Tetap Memperhatikan Kondisi Pasar
lustrasi bitcoin. (Pixabay)
baca 10 detik
  • Bitcoin (BTC) menguat dari kisaran USD64.000 pada 17 Agustus menjadi menembus USD80.000 pada 25 Agustus 2026, didukung perubahan sentimen makro dan meningkatnya arus dana ETF spot Bitcoin.
  • Kenaikan tersebut mencerminkan perubahan sentimen pasar, bukan sekadar pergerakan harga jangka pendek.
  • Treasury buyback AS menjadi salah satu faktor makro yang diperhatikan, tetapi kenaikan cepat Bitcoin tetap perlu diiringi pengelolaan risiko yang disiplin.

Suara.com - Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan momentum positif setelah bergerak di kisaran USD64.000 pada 17 Agustus 2026, kemudian menembus USD80.000 pada 25 Agustus. Pergerakan ini didukung oleh perubahan sentimen makro global menyusul kebijakan

Treasury buyback Amerika Serikat, serta meningkatnya arus dana ke Exchange Traded Fund (ETF) spot Bitcoin yang mencerminkan kembali menguatnya permintaan di pasar kripto.

Chief Marketing Officer INDODAX, Aloysia Dian, menilai kenaikan Bitcoin kali ini tak hanya mencerminkan pergerakan harga jangka pendek, tapi juga perubahan sentimen yang terlihat dari sejumlah indikator pasar.

"Momentum Bitcoin dalam beberapa hari terakhir menunjukkan perubahan sentimen yang cukup signifikan. Penguatan harga berjalan bersamaan dengan meningkatnya permintaan melalui ETF spot Bitcoin dan membaiknya kondisi pasar," terang Aloysia.

"Namun, kenaikan yang berlangsung cepat tetap perlu diimbangi dengan disiplin dalam mengelola risiko, terutama bagi investor yang baru kembali melihat peluang di pasar," lanjutnya.

Salah satu faktor makro yang menjadi perhatian pasar adalah kebijakan Treasury buyback (pembelian kembali sebagian surat utang) Amerika Serikat. Kebijakan ini bagian dari upaya Treasury untuk menjaga likuiditas dan mendukung kelancaran perdagangan.

Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)
Ilustrasi bitcoin (Photo by Traxer on Unsplash)

Departemen Keuangan AS meningkatkan pembelian kembali obligasi pemerintah jangka panjang, yang sempat menekan yield dan mendorong kembali minat terhadap aset berisiko, termasuk kripto.

Dari sisi permintaan, ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat kembali mencatat arus dana positif. Berdasarkan data SoSoValue, ETF Bitcoin spot mencatat net inflow dalam periode 17–25 Agustus 2026, dengan total arus dana mencapai sekitar USD2,57 miliar.

Pada saat yang sama, Crypto Quant mencatat Bull Score Bitcoin meningkat dari 30 menjadi 80 dalam sepekan. Hal ini mencerminkan tingginya optimisme dan selera risiko pelaku pasar.

baca juga

Setelah bergerak relatif terbatas pada awal Agustus, Bitcoin mulai mengalami akselerasi pada 19 Agustus dan naik lebih dari 20% dalam tiga hari. Kenaikan yang turut diperkuat aksi short squeeze tersebut kemudian membawa Bitcoin menembus USD80.000 pada 25 Agustus.

Perubahan ini menjadi sinyal beli kembali menguat, namun laju kenaikan yang cepat juga membuat risiko volatilitas tetap perlu diperhatikan.

"Arus dana ETF menjadi salah satu indikator bahwa permintaan terhadap Bitcoin kembali menguat. Ketika peningkatan permintaan tersebut berjalan bersamaan dengan kenaikan harga, momentum pasar menjadi lebih kuat. Namun, pergerakannya tetap perlu dibaca bersama kondisi makro, likuiditas, aktivitas pasar, dan sentimen investor secara keseluruhan," jelas Aloysia.

Di tengah kenaikan tersebut, sentimen pasar juga telah berada pada area optimistis. Kondisi seperti ini dapat membuka peluang, namun sekaligus meningkatkan risiko volatilitas apabila investor dan trader mulai terlalu agresif mengejar harga.

Momentum ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi investor dan trader untuk tetap menyesuaikan strategi dengan tujuan dan profil risiko masing-masing.

Trader jangka pendek dapat mengevaluasi ukuran posisi dan batas risiko, sementara investor yang berorientasi jangka panjang dapat mempertimbangkan pendekatan bertahap agar keputusan tidak semata didorong oleh kenaikan harga.

"Momentum bullish tidak selalu bergerak dalam satu arah. Fokus investor sebaiknya bukan mengejar harga atau menebak titik tertinggi, tetapi memahami faktor yang menggerakkan pasar dan memiliki rencana menghadapi berbagai skenario," tambah Aloysia.

Sebagai top crypto exchange Indonesia, INDODAX terus mendorong masyarakat untuk melakukan Do Your Own Research (DYOR), memahami karakteristik dan volatilitas aset kripto, serta menerapkan manajemen risiko sebelum mengambil keputusan transaksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bitcoin cs Anjlok,  Indeks CFX10 Loyo Hari ini

Bitcoin cs Anjlok, Indeks CFX10 Loyo Hari ini

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Pembiayaan Pindar ke UMKM Terus Meningkat, Nilainya Tembus Rp35,12 Triliun

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:38 WIB

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Investor Cermati Serok Saham Ini

IHSG Diproyeksi Menguat Terbatas, Investor Cermati Serok Saham Ini

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 07:16 WIB

Terkini

The World of Us: Mengkhianati Diri Sendiri Demi Jadi Bagian dari Kelompok

The World of Us: Mengkhianati Diri Sendiri Demi Jadi Bagian dari Kelompok

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:15 WIB

Lebih Emosional, Fannita Ajak Pendengar Bertukar Posisi Lewat New Version 'Jadi Aku (Sekali Saja)'

Lebih Emosional, Fannita Ajak Pendengar Bertukar Posisi Lewat New Version 'Jadi Aku (Sekali Saja)'

Entertainment | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:14 WIB

BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker Hadapi Kabut Asap

BPBD Makassar Siapkan Satu Kontainer Masker Hadapi Kabut Asap

Sulsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:14 WIB

Safrizal ZA Ungkap Pelayanan Prima BPBD Jaga Kepercayaan Publik Kepada Pemerintah

Safrizal ZA Ungkap Pelayanan Prima BPBD Jaga Kepercayaan Publik Kepada Pemerintah

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:12 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

Gubernur Kaltim ke Singapura Saat Karhutla, Pakar Soroti Etika dan Empati Kepemimpinan

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:11 WIB

Misi Bangkit Aldi Satya Mahendra di Seri Penutup WSSP 2026 Jerez

Misi Bangkit Aldi Satya Mahendra di Seri Penutup WSSP 2026 Jerez

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Misi Penaklukan Misano: Ramadhipa Siap Mengunci Top 3 Moto3 Junior 2026

Misi Penaklukan Misano: Ramadhipa Siap Mengunci Top 3 Moto3 Junior 2026

Sport | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!

Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Polisi Bongkar Markas Operator Judol di Vila Cianjur, Sembilan Orang Ditangkap

Polisi Bongkar Markas Operator Judol di Vila Cianjur, Sembilan Orang Ditangkap

Jabar | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:06 WIB

TNI Respons Putusan MK soal UU Peradilan Militer, Maruli Janji Pelajari untuk Revisi

TNI Respons Putusan MK soal UU Peradilan Militer, Maruli Janji Pelajari untuk Revisi

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:05 WIB

×