- Rupiah ditutup merosot ke level Rp 17.744 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 1 September 2026.
- Pelemahan ini disebabkan oleh data inflasi Agustus yang lebih tinggi dari perkiraan sehingga menekan Bank Indonesia.
- Data perdagangan yang kuat berhasil menahan pelemahan rupiah agar tidak jatuh lebih dalam lagi.
Suara.com - Nilai tukar rupiah berakhir merosot pada akhir perdagangan, Selasa, 1 September 2026. Padahal, mata uang Garuda ini sempat menguat pada saat pembukaan.
Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17.744 per dolar AS, melemah 22 poin atau turun 0,12 persen persen pada pekan sebelumnya yang ada di Rp17.722 per dolar AS.
Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah ini imbas dari kondisi inflasi yang terjadi pada bulan Agustus lalu.
"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS setelah data inflasi yg lebih tinggi dari perkiraan, memberikan tekanan pada BI untuk menaikkan suku bunga," ujarnya saat dihubungi Suara.com.
![Bank Indonesia memastikan cadangan devisa sebesar USD 114 miliar cukup untuk intervensi guna menstabilkan nilai tukar rupiah. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/18/94437-dolar-rupiah.jpg)
Meski begitu, sambung Lukman, data neraca perdagangan membuat rupiah tak jatuh lebih dalam. Namun, rupiah akan terus melemah ke depannya.
Namun, data perdagangan yang lebih kuat dari perkiraan menahan perlemahan yang lebih besar. Apalah sentimen global masih bisa memberikan tekanan pada rupiah.
"Investor menantikan data pekerjaan AS dan manufaktur malam ini. Rupiah diperkirakan masih melemah," imbuhnya.
Sementara itu, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS sore ini. Won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 0,44 persen, disusul ringgit Malaysia yang melemah 0,25 persen.
Diikuti baht Thailand melemah 0,18 persen dan yen Jepang melemah 0,17 persen. Lalu, dolar Singapura melemah 0,15 persen.
Selain itu, yuan China melemah 0,05 persen. Dolar Hong Kong melemah 0,02 persen dan peso Filipina melemah 0,003 persen terhadap dolar AS.
Sedangkan rupee India dan dolar Taiwan menguat terhadap dolar AS sore ini dengan penguatan masing-masing 0,27 persen dan 0,08 persen.