Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Selasa, 01 September 2026 | 16:15 WIB
Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744
Rupiah masih bergerak melemah pada hari ini. [Antara]
baca 10 detik
  • Rupiah ditutup merosot ke level Rp 17.744 per dolar AS pada perdagangan Selasa, 1 September 2026.
  • Pelemahan ini disebabkan oleh data inflasi Agustus yang lebih tinggi dari perkiraan sehingga menekan Bank Indonesia.
  • Data perdagangan yang kuat berhasil menahan pelemahan rupiah agar tidak jatuh lebih dalam lagi.

Suara.com - Nilai tukar rupiah berakhir merosot pada akhir perdagangan, Selasa, 1 September 2026. Padahal, mata uang Garuda ini sempat menguat pada saat pembukaan.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp 17.744 per dolar AS, melemah 22 poin atau turun 0,12 persen persen pada pekan sebelumnya yang ada di Rp17.722 per dolar AS.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah ini imbas dari kondisi inflasi yang terjadi pada bulan Agustus lalu.

"Rupiah ditutup melemah terhadap dolar AS setelah data inflasi yg lebih tinggi dari perkiraan, memberikan tekanan pada BI untuk menaikkan suku bunga," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Bank Indonesia memastikan cadangan devisa sebesar USD 114 miliar cukup untuk intervensi guna menstabilkan nilai tukar rupiah. [Antara]
Rupiah masih melemah pada hari ini. [Antara]

Meski begitu, sambung Lukman, data neraca perdagangan membuat rupiah tak jatuh lebih dalam. Namun, rupiah akan terus melemah ke depannya.

Namun,  data perdagangan yang lebih kuat dari perkiraan menahan perlemahan yang lebih besar. Apalah sentimen global masih bisa memberikan tekanan pada  rupiah.

"Investor menantikan data pekerjaan AS dan manufaktur malam ini. Rupiah diperkirakan masih melemah," imbuhnya.

Sementara itu, mayoritas mata uang melemah terhadap dolar AS sore ini. Won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 0,44 persen, disusul ringgit Malaysia yang melemah 0,25 persen.

Diikuti baht Thailand melemah 0,18 persen dan yen Jepang melemah 0,17 persen. Lalu, dolar Singapura melemah 0,15 persen.

baca juga

Selain itu, yuan China melemah 0,05 persen. Dolar  Hong Kong melemah 0,02 persen dan peso Filipina melemah 0,003 persen terhadap dolar AS.  

Sedangkan rupee India dan dolar Taiwan menguat terhadap dolar AS sore ini dengan penguatan masing-masing 0,27 persen dan 0,08 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPS Umumkan Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21%: Daging Ayam, Cabai, hingga Beras Makin Mahal

BPS Umumkan Inflasi Agustus 2026 Capai 0,21%: Daging Ayam, Cabai, hingga Beras Makin Mahal

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:13 WIB

Setelah Sempat Deflasi, BPS Catat Inflasi di Agustus

Setelah Sempat Deflasi, BPS Catat Inflasi di Agustus

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:12 WIB

Setelah Sempat Deflasi, BPS Catat Inflasi di Agustus

Setelah Sempat Deflasi, BPS Catat Inflasi di Agustus

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Inflasi Agustus Bikin Rupiah Keok Lawan Dolar AS ke Level Rp17.744

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:15 WIB

Bridgestone Indonesia Perkuat Basis Manufaktur Melalui Teknologi Ban Senyap

Bridgestone Indonesia Perkuat Basis Manufaktur Melalui Teknologi Ban Senyap

Otomotif | Selasa, 01 September 2026 | 16:15 WIB

Emas hingga Beras Menyengat: Bandar Lampung Jadi Kota Paling Mahal di Lampung

Emas hingga Beras Menyengat: Bandar Lampung Jadi Kota Paling Mahal di Lampung

Lampung | Selasa, 01 September 2026 | 16:12 WIB

Moon Sang Min dan Shin Si Ah Bintangi Rom-Com Remaja No Crushing Allowed

Moon Sang Min dan Shin Si Ah Bintangi Rom-Com Remaja No Crushing Allowed

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 16:11 WIB

KPK Periksa Empat Pejabat dan ASN Usai Penggeledahan di Bogor

KPK Periksa Empat Pejabat dan ASN Usai Penggeledahan di Bogor

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 16:10 WIB

Sekolah Multikultural dengan 35 Kebangsaan, Ketika Perbedaan Jadi Bagian dari Pengalaman Belajar

Sekolah Multikultural dengan 35 Kebangsaan, Ketika Perbedaan Jadi Bagian dari Pengalaman Belajar

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 16:10 WIB

Resmi Debut! Girls' Generation-HRS Siap Hadapi Tantangan Lewat Lagu Skibidi

Resmi Debut! Girls' Generation-HRS Siap Hadapi Tantangan Lewat Lagu Skibidi

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 16:10 WIB

Impor Logam Mulia RI dari Australia Naik Gila-gilaan, Tembus 2 Kali Lipat

Impor Logam Mulia RI dari Australia Naik Gila-gilaan, Tembus 2 Kali Lipat

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 16:09 WIB

Kemenkum Tegaskan Tetap Batalkan Status Badan Hukum PLK

Kemenkum Tegaskan Tetap Batalkan Status Badan Hukum PLK

News | Selasa, 01 September 2026 | 16:07 WIB

Babak Baru Era 5G, XL Menyalip Jadi Operator Paling Ngebut

Babak Baru Era 5G, XL Menyalip Jadi Operator Paling Ngebut

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 16:06 WIB

×