Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sedang Dideteksi Apakah Sudah Sampai Bandara Soetta

Mohammad Fadil Djailani

Sabtu, 05 September 2026 | 18:12 WIB
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Vulkanik Sedang Dideteksi Apakah Sudah Sampai Bandara Soetta
Petugas melakukan pengisian avtur ke sebuah pesawat udara di Bandara Soekarno Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, Selasa (26/1). (Antara)
baca 10 detik
  • Bandara Soetta masih beroperasi normal meski Anak Krakatau erupsi.
  • Petugas melakukan paper test untuk mendeteksi abu vulkanik di bandara.
  • Jika membahayakan, AirNav akan menerbitkan NOTAM sesuai prosedur.

Suara.com - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi. Kondisi tersebut turut menjadi perhatian sektor penerbangan, terutama Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, yang menjadi salah satu simpul utama pergerakan penumpang dan penerbangan nasional.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan operasional penerbangan di Bandara Soetta masih berjalan normal hingga Sabtu (5/9/2026). Meski demikian, potensi abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau masih terus dipantau karena dapat mengganggu keselamatan penerbangan apabila mencapai kawasan bandara dalam konsentrasi yang membahayakan.

Direktur Angkutan Udara Kemenhub Agustinus Budi Hartono mengatakan pihaknya telah menerima informasi mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau. Koordinasi dengan pihak terkait juga telah dilakukan untuk memantau perkembangan kondisi abu vulkanik.

"Erupsi Anak Krakatau, saya baru dapat informasinya. Artinya tentunya kita juga sudah saling menginformasikan. Sekarang masih normal (penerbangan di CGK)," ujar Agustinus di Jakarta, Sabtu (5/9/2026).

Menurut dia, AirNav Indonesia telah memberikan notifikasi terkait erupsi Gunung Anak Krakatau. Di sisi lain, petugas di Bandara Soetta mulai melakukan pengujian untuk mendeteksi apakah abu vulkanik sudah mencapai area bandara.

"Orang-orang di bandara juga saat ini sudah melakukan paper test daripada volcanic ash-nya, artinya debu-debu daripada gunung tersebut sedang dideteksi apakah sudah sampai ke bandara," jelasnya.

Keberadaan abu vulkanik menjadi salah satu faktor penting yang harus dipantau dalam aktivitas penerbangan. Partikel abu vulkanik dapat menjadi ancaman bagi pesawat apabila konsentrasinya cukup tinggi dan masuk ke jalur penerbangan.

Karena itu, pemerintah tidak akan langsung menghentikan aktivitas Bandara Soetta hanya berdasarkan informasi erupsi. Ada sejumlah prosedur dan pengujian yang harus dilakukan terlebih dahulu untuk menentukan dampaknya terhadap operasional penerbangan.

Agustinus menegaskan, apabila hasil pemantauan menunjukkan abu vulkanik berada pada kondisi yang membahayakan penerbangan, langkah lanjutan akan dilakukan sesuai prosedur keselamatan.

baca juga

"Tapi kita akan lihat, artinya ada proses, ada prosedur. Ada prosedur yang harus dilewati dulu, pengetesan-pengetesan yang dilakukan," katanya.

Dari sisi operasional, keputusan mengenai pembatasan atau penghentian penerbangan juga tidak dilakukan secara sepihak oleh pengelola bandara. AirNav Indonesia memiliki peran penting dalam memberikan informasi keselamatan penerbangan melalui penerbitan Notice to Airmen (NOTAM).

"Kalau sudah koordinasi, AirNav pasti akan melakukan penerbitan NOTAM. Soalnya kita nggak mungkin serta-merta bandara bisa tutup sendiri, enggak bisa. Pasti nanti ada NOTAM yang harus diterbitkan oleh teman-teman AirNav," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jepang Pantau Potensi Tsunami Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau

Jepang Pantau Potensi Tsunami Usai Erupsi Gunung Anak Krakatau

Video | Sabtu, 05 September 2026 | 18:00 WIB

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

Muncul Kubah Lava Baru di Gunung Anak Krakatau, PVMBG Jawab Kekhawatiran Potensi Tsunami

News | Sabtu, 05 September 2026 | 14:10 WIB

Heboh Dentuman Misterius di Bandung Tengah Malam Bikin Kaca Bergetar, Ternyata Ini Sumbernya!

Heboh Dentuman Misterius di Bandung Tengah Malam Bikin Kaca Bergetar, Ternyata Ini Sumbernya!

News | Sabtu, 05 September 2026 | 12:58 WIB

Terkini

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×