Beras SPHP Tak Lagi Beredar, Namanya Kini Beras Kita Medium

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 07 September 2026 | 18:31 WIB
Beras SPHP Tak Lagi Beredar, Namanya Kini Beras Kita Medium
Pengunjung membeli beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di ritel modern. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Perum Bulog mengubah nama dan kemasan beras SPHP menjadi Beras Kita Medium di Jakarta pada 20 Oktober 2026.
  • Direktur Utama Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan kebijakan tersebut bertujuan agar beras bersubsidi mampu bersaing dengan produk swasta.
  • Bulog berkomitmen meningkatkan mutu isi beras sekaligus berencana menyederhanakan berbagai merek beras premium menjadi Beras Kita Premium.

Suara.com - Pemerintah akan mengubah wajah beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Beras medium bersubsidi tersebut akan menggunakan nama dan kemasan baru, yakni Beras Kita Medium.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, perubahan kemasan tersebut akan mulai diluncurkan pada 20 Oktober 2026.

"Rencana perubahan kemasan ya, SPHP yang lama diubah menjadi kemasannya adalah kemasan SPHP yang baru yaitu Beras Kita Medium ya, Beras Kita Medium," kata Rizal di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Senin (7/9/2026).

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani usai acara tasyakuran di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (3/8/2026). [Suara.com/Fakhri]
Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani usai acara tasyakuran di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin (3/8/2026). [Suara.com/Fakhri]

Menurut dia, penggunaan nama Beras Kita mengikuti pola penamaan sejumlah produk pangan pemerintah lainnya. Kata 'Kita' merupakan singkatan dari Keluarga Indonesia Sejahtera.

"Arti 'Kita' itu adalah Keluarga Indonesia Sejahtera. Jadi Beras Kita adalah Beras Keluarga Indonesia Sejahtera Medium," ujarnya.

Meski menggunakan nama baru, Rizal memastikan keterangan SPHP tetap dicantumkan dalam kemasan. Tulisan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan akan tetap ada, meski ukurannya dibuat lebih kecil.

Perubahan kemasan dilakukan agar produk beras pemerintah memiliki tampilan yang lebih menarik dan mampu bersaing dengan produk beras swasta.

"Tujuannya perubahan ini adalah yang pertama, itu untuk bersaing dengan produk-produk swasta. Karena dengan merubah kemasan ini lebih eye catching dan lebih bisa bersaing dengan pihak swasta," kata dia.

Ahmad Rizal menegaskan, perubahan tidak hanya dilakukan pada kemasan. Bulog juga berkomitmen meningkatkan mutu beras yang dijual kepada masyarakat.

baca juga

"Dengan kita juga tetap meningkatkan dan menjaga mutu isi berasnya. Bukan hanya packaging-nya saja, namun isinya juga diperintahkan untuk ditingkatkan," ucapnya.

Selain Beras Kita Medium, Bulog juga menyiapkan konsep Beras Kita Premium. Ke depan, perusahaan pelat merah itu berencana menyederhanakan sejumlah merek beras premium yang selama ini beredar, seperti Befood dan Punakawan.

"Iya, jadi satu merek aja: Beras Kita Premium, Beras Kita Medium, udah itu aja," ungkap Ahmad Rizal.

Namun, produk dengan merek lama tidak akan langsung ditarik dari peredaran. Bulog masih akan menghabiskan stok kemasan yang tersedia dan melakukan penyesuaian secara bertahap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:41 WIB

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 12:16 WIB

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

PT GMM Pastikan Penyampaian Aspirasi Petani Tebu di Blora Berjalan Tertib dan Kondusif

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 18:38 WIB

Terkini

Kebakaran TPA Galuga Padam, Bupati Bogor: Tinggal Sisa Asap Tebal

Kebakaran TPA Galuga Padam, Bupati Bogor: Tinggal Sisa Asap Tebal

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 18:40 WIB

Dicecar Soal Hubungan dengan Tan Kian, Febrie Bantah Terima Uang di Kasus ASABRI

Dicecar Soal Hubungan dengan Tan Kian, Febrie Bantah Terima Uang di Kasus ASABRI

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:39 WIB

Anak Krakatau Meletus, Kenapa Bandara Soetta Ditutup tapi Kapal Penyeberangan Tetap Buka?

Anak Krakatau Meletus, Kenapa Bandara Soetta Ditutup tapi Kapal Penyeberangan Tetap Buka?

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:37 WIB

Jembatan Bambu Dibongkar, Warga Tegal Alur Keluhkan Akses ke Pasar dan Sekolah

Jembatan Bambu Dibongkar, Warga Tegal Alur Keluhkan Akses ke Pasar dan Sekolah

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:37 WIB

Api TPA Galuga Berhasil Dikendalikan Setelah 17 Jam Membara

Api TPA Galuga Berhasil Dikendalikan Setelah 17 Jam Membara

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 18:35 WIB

Menyelam di Obi, Marischka Prue Terpukau Kejernihan Laut dan Karang yang Padat

Menyelam di Obi, Marischka Prue Terpukau Kejernihan Laut dan Karang yang Padat

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 18:35 WIB

Kemensos Catat 4,5 Juta Keluarga Ajukan Bansos hingga September 2026

Kemensos Catat 4,5 Juta Keluarga Ajukan Bansos hingga September 2026

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:33 WIB

5 HP Realme Mirip iPhone untuk Bujet Rp1-3 Juta, Mana Pilihanmu?

5 HP Realme Mirip iPhone untuk Bujet Rp1-3 Juta, Mana Pilihanmu?

Tekno | Selasa, 08 September 2026 | 18:33 WIB

Besok Siswa di Jakarta Kembali Masuk Sekolah, Tapi Wajib Pakai Masker

Besok Siswa di Jakarta Kembali Masuk Sekolah, Tapi Wajib Pakai Masker

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:30 WIB

Alice in Borderland Season 3: Permainan Terakhir dan Makna di Balik Kartu Joker

Alice in Borderland Season 3: Permainan Terakhir dan Makna di Balik Kartu Joker

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:30 WIB

×