Implementasi B50 Banyak Kendalanya

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 08 September 2026 | 19:02 WIB
Implementasi B50 Banyak Kendalanya
Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra, dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (8/9/2026). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • PT Pertamina Patra Niaga menghadapi kendala jarak pasokan FAME yang jauh saat RDP dengan Komisi XII DPR RI di Jakarta pada 8 September 2026.
  • Perusahaan mengusulkan skema harga tertimbang yang seragam serta fleksibilitas stok tangki penyimpanan tanpa pemisahan subsidi sejak awal penerimaan.
  • Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM dan Pertamina terus berkoordinasi untuk memfinalisasi regulasi guna memperkuat pasokan biosolar B50 kepada masyarakat.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga mengungkapkan implementasi program BBM B50 ternyata temui kendala. Salah satunya dipicu oleh jarak antara lokasi pemasok bahan baku Fatty Acid Methyl Ester (FAME) dengan titik penjualan yang cukup jauh.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra menjelaskan bahwa sebagai penyalur biosolar terbesar di Indonesia, kebutuhan pasokan FAME perusahaan sangat besar dan berasal dari berbagai wilayah. 

"Kami bersama Kementerian ESDM, khususnya Dirjen EBTKE terus mencari solusi karena Pertamina Patra Niaga ini supplier biosolar terbesar, sehingga kebutuhan FAME-nya juga cukup besar, sehingga pasokan FAME yang kami peroleh itu sumbernya juga bervariasi lokasinya. Sehingga antara jarak sumber supplier FAME dengan outlet penjualan kami terkadang jaraknya cukup jauh," kata Mars Ega dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Sejumlah dispenser pengisian Biosolar B50 berjajar di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/bay/kye]
Sejumlah dispenser pengisian Biosolar B50 berjajar di Rest Area KM 57 Tol Jakarta-Cikampek, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/bay/kye]

Mars Ega memberikan contoh bahwa FAME yang diperoleh dari wilayah Sumatera terkadang harus didistribusikan hingga ke Sulawesi dan Kalimantan.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pertamina Patra Niaga mengusulkan adanya skema penetapan tarif atau harga tertimbang (weighted price) yang seragam. 

"Sehingga di sini akan terjadi kompetisi yang fair dari sisi pengadaan FAME," katanya.  

Selain kendala geografis pengadaan FAME, Mars Ega memaparkan tantangan lain seperti keberadaan 17 terminal BBM milik Pertamina Patra Niaga di alur sungai yang rawan pendangkalan, sehingga berpotensi mengganggu pengiriman BBM maupun FAME. 

Di sisi lain, perusahaan juga mengusulkan fleksibilitas stok agar FAME subsidi dan non-subsidi di tangki penyimpanan tidak dipisahkan sejak awal penerimaan.

Pemisahan status dinilai lebih efektif dilakukan saat penyaluran resmi ke konsumen (goods issue), sebagaimana diterapkan pada produk biosolar, guna mengantisipasi fluktuasi permintaan pasar.

baca juga

"Jadi produk biosolar yang masuk di terminal Pertamina Patra Niaga itu belum dipisahkan biosolar yang subsidi maupun biosolar yang non-subsidi. Biosolar subsidi maupun non-subsidi baru akan ketahuan setelah dilakukan good issue atau penjualan di dalam faktur pajak maupun invoice yang dikeluarkan  oleh PT. Pertamina," jelas Mars Ega. 

Guna mengatasi sejumlah tantangan tersebut, Pertamina Patra Niaga terus berkoordinasi dengan Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM untuk memfinalisasi penguatan regulasi dan solusi atas berbagai tantangan operasional tersebut.

"Sehingga dengan adanya kebijakan ini, ini akan memperkuat pasokan biosolar B50 kepada masyarakat karena kami selaku badan usaha mempunyai fleksibilitas dari sisi operasional," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

362 SPBU Masih Jual B40, Pertamina Ungkap Biang Keroknya

362 SPBU Masih Jual B40, Pertamina Ungkap Biang Keroknya

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 18:25 WIB

Distribusi B50 Tembus 3,4 Juta KL, 28 Terminal Masih Transisi

Distribusi B50 Tembus 3,4 Juta KL, 28 Terminal Masih Transisi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 15:27 WIB

Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi

Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 12:04 WIB

Terkini

Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Menko Zulhas Akui MBG Gagal: Anggaran Besar, Dua Tahun Berjalan, Banyak Masalah!

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:00 WIB

Review Novel Last Minute in Manhattan: Romansa Manis Berlatar di California

Review Novel Last Minute in Manhattan: Romansa Manis Berlatar di California

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 19:00 WIB

Harga Motor Honda September 2026: Dari Skutik Lincah hingga Motor Sport Gagah

Harga Motor Honda September 2026: Dari Skutik Lincah hingga Motor Sport Gagah

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 19:00 WIB

6 Fakta Hilangnya Speedboat Jurnalis di Selat Sunda

6 Fakta Hilangnya Speedboat Jurnalis di Selat Sunda

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 18:55 WIB

Ida Nurlaela Kritik Pemerintah Soal Dana Desa untuk Bayar Utang Kopdes: Itu Uang Rakyat

Ida Nurlaela Kritik Pemerintah Soal Dana Desa untuk Bayar Utang Kopdes: Itu Uang Rakyat

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:52 WIB

Others: Ketika Pagar Pemisah Justru Mengajarkan Arti Kemanusiaan

Others: Ketika Pagar Pemisah Justru Mengajarkan Arti Kemanusiaan

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:50 WIB

Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam

Ribuan Penyuling Minyak Muba Tuntut Kepastian Hukum, Usaha Puluhan Tahun Terancam

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 18:48 WIB

Kebakaran TPA Galuga Padam, Bupati Bogor: Tinggal Sisa Asap Tebal

Kebakaran TPA Galuga Padam, Bupati Bogor: Tinggal Sisa Asap Tebal

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 18:40 WIB

Dicecar Soal Hubungan dengan Tan Kian, Febrie Bantah Terima Uang di Kasus ASABRI

Dicecar Soal Hubungan dengan Tan Kian, Febrie Bantah Terima Uang di Kasus ASABRI

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:39 WIB

Anak Krakatau Meletus, Kenapa Bandara Soetta Ditutup tapi Kapal Penyeberangan Tetap Buka?

Anak Krakatau Meletus, Kenapa Bandara Soetta Ditutup tapi Kapal Penyeberangan Tetap Buka?

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:37 WIB

×