362 SPBU Masih Jual B40, Pertamina Ungkap Biang Keroknya

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 08 September 2026 | 18:25 WIB
362 SPBU Masih Jual B40, Pertamina Ungkap Biang Keroknya
PT Pertamina Patra Niaga mencatat sebanyak 362 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) belum mendistribusikan BBM jenis B50 dan masih menyalurkan B40. Foto Yaumal-Suara.com
baca 10 detik
  • 362 SPBU atau 6% masih menyalurkan B40.
  • Sebanyak 6.050 SPBU sudah menyalurkan B50.
  • Permintaan Biosolar subsidi naik akibat disparitas harga.

Suara.com - PT Pertamina Patra Niaga mencatat sebanyak 362 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) belum mendistribusikan BBM jenis B50 dan masih menyalurkan B40. Jumlah tersebut setara dengan 6 persen dari total 6.412 SPBU yang menyalurkan biosolar secara nasional.

"Masih terdapat 362 SPBU yang mendistribusikan B40, ini karena faktor handling dan distribusi khususnya sebagian besar ada di wilayah-wilayah yang remote area," kata Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowo Putra saat rapat dengar pendapat bersama Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Meski demikian, sebanyak 6.050 SPBU atau sekitar 94 persen telah mendistribusikan B50. Dari sisi fasilitas penyimpanan, 120 dari total 121 terminal BBM milik Pertamina Patra Niaga juga telah menyalurkan B50. Satu-satunya fasilitas yang belum menyalurkan B50 adalah Terminal BBM Sintang akibat terkendala musim kemarau.

"Ini karena ada faktor cuaca di mana kami masih ada kesulitan untuk masuk jalur sungai di terminal Sintang karena faktor kendala musim kemarau, sehingga beberapa sungai ini mengalami penyusutan," kata Mars Ega.

Terkait respons konsumen, Mars Ega mengklaim belum menerima keluhan berarti terkait kualitas maupun kuantitas BBM jenis baru tersebut.

"Call center kami terus memonitor atas komplain-komplain yang terjadi dan Alhamdulillah sampai dengan saat ini tidak ada komplain yang signifikan dari sisi pengguna B50 khususnya di sektor retail," katanya .

Secara regional, penyerapan B50 tertinggi berada di wilayah Jawa Bagian Barat yang telah mencapai 99 persen, disusul Jawa Bagian Tengah 98 persen, Sumatera Bagian Utara, Sulawesi, dan Jatimbalinus masing-masing 96 persen, Kalimantan 95 persen, serta Sumbagsel 93 persen. Saat ini Pertamina fokus meningkatkan penyaluran untuk wilayah regional Papua-Maluku.

Di sisi lain, Mars Ega menyoroti adanya peningkatan permintaan biosolar subsidi di lapangan yang dipicu oleh tingginya disparitas harga dengan produk BBM non-subsidi.

"Secara umum kami tidak mengalami kendala distribusi. Namun memang saat ini dengan adanya disparitas harga yang cukup tinggi antara biosolar B50 subsidi dengan produk-produk non-subsidi tentu saat ini ada peningkatan demand dari sektor biosolar subsidi," pungkas Mars Ega.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Distribusi B50 Tembus 3,4 Juta KL, 28 Terminal Masih Transisi

Distribusi B50 Tembus 3,4 Juta KL, 28 Terminal Masih Transisi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 15:27 WIB

Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi

Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 12:04 WIB

Tulus Abadi Nilai Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Masih Wajar

Tulus Abadi Nilai Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Masih Wajar

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:38 WIB

Terkini

Demi Tidak Korupsi Pemerintah Bakal Naikkan Gaji Pejabat Negara, Menteri Kantongi Rp40 M

Demi Tidak Korupsi Pemerintah Bakal Naikkan Gaji Pejabat Negara, Menteri Kantongi Rp40 M

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:21 WIB

Namanya Masuk Daftar Penerima Jatah Kuota Haji Khusus, Ace Hasan Beri Tanggapan Begini

Namanya Masuk Daftar Penerima Jatah Kuota Haji Khusus, Ace Hasan Beri Tanggapan Begini

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:20 WIB

5 Serum Korea Kombinasi PDRN dan Collagen untuk Kulit Kencang dan Glowing

5 Serum Korea Kombinasi PDRN dan Collagen untuk Kulit Kencang dan Glowing

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:20 WIB

9 AC Inverter Paling Hemat Listrik Low Watt Terbaik, Ini Merek yang Bagus

9 AC Inverter Paling Hemat Listrik Low Watt Terbaik, Ini Merek yang Bagus

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 18:15 WIB

Detik-detik Helikopter Ambulans Udara Jatuh di Sarawak Laporan Awal Ungkap Dugaan Tragis

Detik-detik Helikopter Ambulans Udara Jatuh di Sarawak Laporan Awal Ungkap Dugaan Tragis

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:09 WIB

Niat Nikahin Anak, Pria di Bali Malah Gasak Sertifikat Tanah dan BPKB Calon Mertua Senilai Rp83 Juta

Niat Nikahin Anak, Pria di Bali Malah Gasak Sertifikat Tanah dan BPKB Calon Mertua Senilai Rp83 Juta

Bali | Selasa, 08 September 2026 | 18:07 WIB

4 Lip Tint Peptide Lokal di Bawah 100 Ribu: Bikin Bibir Plumpy Anti-Kering!

4 Lip Tint Peptide Lokal di Bawah 100 Ribu: Bikin Bibir Plumpy Anti-Kering!

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:04 WIB

Saat Siswa PJJ akibat Kabut Asap, Mengapa Orang Tua Tetap Ambil MBG di Sekolah?

Saat Siswa PJJ akibat Kabut Asap, Mengapa Orang Tua Tetap Ambil MBG di Sekolah?

Sumsel | Selasa, 08 September 2026 | 18:00 WIB

Wajah Baru Ancol 2030: Ada Rumah Sakit hingga Apartemen di Lahan 65 Hektare

Wajah Baru Ancol 2030: Ada Rumah Sakit hingga Apartemen di Lahan 65 Hektare

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:00 WIB

Gigantic: Paus Kecil yang Membuktikan Keberanian Tak Kenal Ukuran

Gigantic: Paus Kecil yang Membuktikan Keberanian Tak Kenal Ukuran

Your Say | Selasa, 08 September 2026 | 18:00 WIB

×