Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi

Fabiola Febrinastri, RR Ukirsari Manggalani

Selasa, 08 September 2026 | 12:04 WIB
Pertamina Jaga Kecukupan Energi di Wilayah Timur Indonesia, Dukung Pergerakan Ekonomi
Kunjungan berbagai fasilitas Pertamina antara lain ke Aviation Fuel Terminal (AFT) Baabullah yang berada di sekitar Bandara Sultan Babullah, Ternate.(Dok: Pertamina)

Suara.com - Di wilayah kepulauan seperti Maluku Utara, ketersediaan energi bukan sekadar kebutuhan sehari-hari, tetapi menjadi salah satu fondasi untuk mendukung konektivitas dan pergerakan ekonomi masyarakat. Karena itu, Pertamina terus memastikan kesiapan infrastruktur dan distribusi energi, termasuk untuk memenuhi kebutuhan bahan bakar penerbangan dan BBM di wilayah Indonesia Timur.

Upaya tersebut menjadi perhatian dalam kunjungan Direktur Manajemen Risiko PT Pertamina (Persero) Ahmad Siddik Badruddin ke sejumlah fasilitas operasi Pertamina di Ternate, Maluku Utara, Selasa (1/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Siddik meninjau langsung kesiapan operasional sekaligus mengevaluasi kapasitas infrastruktur energi dalam mengantisipasi pertumbuhan kebutuhan energi di wilayah tersebut.

Kunjungan diawali dengan peninjauan Aviation Fuel Terminal (AFT) Baabullah yang berada di sekitar Bandara Sultan Babullah, Ternate. Fasilitas tersebut memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan bahan bakar pesawat atau avtur bagi penerbangan yang beroperasi dari dan menuju Ternate.

“Terminal ini dikhususkan untuk menyuplai avtur untuk sekitar 15 penerbangan pesawat per hari yang masuk dan keluar dari Bandara Babullah,” ujar Siddik.

Menurutnya, pertumbuhan aktivitas perekonomian di Maluku Utara, berpotensi meningkatkan trafik penerbangan di Bandara Sultan Babullah. Kondisi tersebut perlu diantisipasi melalui kesiapan infrastruktur dan pengembangan bisnis yang mampu menjawab pertumbuhan kebutuhan avtur ke depan.

“Kita mengevaluasi apakah AFT Babullah akan mampu memenuhi kebutuhan dari peningkatan penjualan ke depannya dan apa saja opsi-opsi yang bisa dilakukan untuk pengembangan bisnis,” katanya.

Fuel Terminal Ternate untuk menerima pengiriman kargo dari Wayame dievaluasi. (Dok: Pertamina)
Fuel Terminal Ternate untuk menerima pengiriman kargo dari Wayame dievaluasi. (Dok: Pertamina)

Selain avtur, keberlanjutan pasokan BBM untuk masyarakat juga menjadi bagian penting dari sistem ketahanan energi di wilayah kepulauan. Untuk itu, Siddik melanjutkan kunjungan ke Fuel Terminal (FT) Ternate, fasilitas yang berperan dalam mendukung distribusi energi bagi masyarakat Ternate maupun sejumlah wilayah kepulauan di sekitarnya.

Di FT Ternate, evaluasi difokuskan antara lain pada kemampuan terminal dalam menerima pasokan melalui jalur laut dari Wayame untuk berbagai produk energi, serta pengembangan dan peningkatan fasilitas jetty sebagai bagian dari upaya memperkuat keandalan distribusi.

“Kita mengevaluasi kemampuan Fuel Terminal Ternate untuk menerima pengiriman kargo dari Wayame untuk berbagai produk dan juga sedang mereview apa perbaikan-perbaikan dari jetty ke depannya,” ujar Siddik.

baca juga

Siddik menilai, tantangan distribusi energi di wilayah Papua dan Maluku memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan wilayah Indonesia lainnya. Kondisi geografis yang terdiri atas banyak pulau membuat distribusi energi membutuhkan perencanaan yang matang, terutama karena sebagian besar mobilisasi pasokan mengandalkan transportasi laut.

“Region Papua Maluku ini salah satu region yang paling challenging untuk melakukan amanah pendistribusian energi karena terdiri dari berbagai macam pulau di bagian Indonesia Timur,” jelasnya.

Ketergantungan pada transportasi laut juga membuat kelancaran distribusi sangat dipengaruhi oleh kondisi eksternal, termasuk faktor cuaca. Karena itu, menurut Siddik, Pertamina perlu terus mengevaluasi kapasitas infrastruktur, pola distribusi, serta berbagai opsi pengembangan agar pasokan energi tetap terjaga secara efektif dan efisien.

Hal senada disampaikan Direktur Manajemen Risiko Pertamina Patra Niaga Rahman Pramono. Ia menegaskan bahwa pengelolaan energi di wilayah Papua dan Maluku tidak dapat hanya diukur dari aspek keekonomian, tetapi juga harus mempertimbangkan mandat Pertamina dalam menjaga ketahanan dan ketersediaan energi bagi masyarakat.

“Kita tidak bisa melihat hanya dari sisi profit saja. Kita ada tugas bagaimana menjaga ketahanan energi dari masing-masing wilayah, termasuk daerah yang memang butuh kebutuhan khusus,” pungkasnya.

Kesiapan infrastruktur dan distribusi energi di wilayah kepulauan menjadi bagian penting dari upaya Pertamina menjaga kesinambungan pasokan energi nasional. Dengan karakteristik geografis Indonesia Timur yang menantang, penguatan fasilitas penyimpanan, penerimaan, dan penyaluran energi menjadi salah satu kunci agar aktivitas masyarakat, konektivitas antardaerah, serta pertumbuhan ekonomi dapat terus bergerak. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tulus Abadi Nilai Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Masih Wajar

Tulus Abadi Nilai Penyesuaian Harga BBM Non Subsidi Masih Wajar

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:38 WIB

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Pertamina Eco RunFest 2026 Jadi Gerakan untuk Sehatkan Manusia dan Lingkungan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:22 WIB

Kembangkan Bahan Bakar Pesawat Dari Minyak Jelantah, Pertamina Kenalkan Transisi Energi di IdeaFest

Kembangkan Bahan Bakar Pesawat Dari Minyak Jelantah, Pertamina Kenalkan Transisi Energi di IdeaFest

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 14:09 WIB

Pertamina Dorong Generasi Muda Pahami Strategi Pertumbuhan Ganda dan Transisi Energi

Pertamina Dorong Generasi Muda Pahami Strategi Pertumbuhan Ganda dan Transisi Energi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:57 WIB

Elnusa Komitmen Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Bangun Terminal Terpadu Palaran

Elnusa Komitmen Perkuat Ketahanan Energi Nasional dengan Bangun Terminal Terpadu Palaran

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2026 | 14:39 WIB

Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026

Dari Limbah Plastik dan Tekstil, Ini Eco Jersey Pertamina Eco RunFest 2026

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:44 WIB

Terkini

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei

Riau | Sabtu, 12 September 2026 | 20:17 WIB

×