Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional

M Nurhadi

Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB
Tumbuh 7,28 Persen, Ekonomi Batam Melesat Lampaui Angka Nasional
Kepala BP Batam Amsakar Achmad (kanan), Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra (tengah) serta Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis (kiri). [Suara.com]
baca 10 detik
  • Perekonomian Batam pada Triwulan II 2026 tumbuh 7,28 persen dan melampaui angka nasional serta Provinsi Kepulauan Riau.
  • BP Batam berkomitmen mengoptimalkan perizinan serta infrastruktur untuk menjaga momentum investasi global dan daya saing kawasan.
  • Pemerintah daerah memastikan pertumbuhan ekonomi tersebut mampu menciptakan lapangan kerja riil serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Suara.com - Kinerja perekonomian Batam mencatatkan lompatan signifikan pada Triwulan II 2026. Berdasarkan data ekonomi terbaru, wilayah kepulauan strategis ini berhasil tumbuh 7,28 persen secara tahunan.

Angka tersebut menempatkan Batam pada jajaran tiga besar pertumbuhan ekonomi tertinggi antarkabupaten/kota di Kepulauan Riau (Kepri).

Tak hanya itu, angka itu juga juga melampaui laju pertumbuhan ekonomi Kepri yang berada di angka 6,99 persen serta pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen.

Pencapaian ini mempertegas posisi Batam sebagai mesin utama pertumbuhan ekonomi regional yang bertumpu pada industri manufaktur, investasi strategis, sektor perdagangan, hingga jasa logistik internasional.

Menjaga Momentum dan Daya Saing Investasi

Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, menggarisbawahi bahwa lonjakan pertumbuhan ekonomi ini merefleksikan tingginya tingkat kepercayaan pelaku usaha dan investor global terhadap kepastian iklim usaha di Batam.

Kendati demikian, Amsakar mengingatkan jajarannya untuk tidak berpuas diri di tengah tantangan ekonomi makro yang dinamis.

“Pertumbuhan 7,28 persen adalah hasil kerja bersama. Tugas kita sekarang adalah menjaga momentum melalui pelayanan yang semakin cepat, infrastruktur yang semakin baik, dan iklim investasi yang semakin kompetitif,” kata Amsakar, Minggu (13/9/2026).

Peningkatan efisiensi perizinan terpadu dan penyediaan sarana pendukung kawasan industri disebut menjadi fokus utama guna memastikan modal yang masuk dapat berputar optimal di kawasan perdagangan bebas tersebut.

baca juga

Li Claudia Chandra: Efek Berganda Harus Sampai ke Warga

Pertumbuhan angka agregat di atas kertas dipandang belum cukup apabila tidak menyentuh akar rumput.

Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa indikator kesuksesan ekonomi kawasan industri harus diukur dari kesejahteraan masyarakat perkotaan sehari-hari.

“Pertumbuhan yang baik adalah pertumbuhan yang menciptakan pekerjaan, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Claudia.

Komitmen tersebut diwujudkan dengan penguatan alokasi perbaikan layanan dasar perkotaan secara paralel.

Modernisasi jaringan air bersih, pembenahan sistem transportasi publik, serta penyediaan fasilitas infrastruktur kota menjadi agenda prioritas agar ekspansi sektor industri berjalan beriringan dengan kenyamanan hidup warga.

Mengonversi Komitmen Investasi Jadi Lapangan Kerja Riil

Dari perspektif penanaman modal, Deputi Bidang Investasi BP Batam, Fary Djemy Francis, menyoroti pentingnya akselerasi antara izin komitmen penanaman modal dan realisasi di lapangan.

BP Batam tidak ingin sekadar mencatatkan data investasi masuk, melainkan mendorong proyek tersebut segera memasuki tahapan operasional komersial.

“Investasi tidak boleh berhenti pada komitmen. Investasi harus menjadi proyek, proyek menjadi produksi, dan produksi menciptakan lapangan kerja,” jelas Fary.

Fary menambahkan, keberhasilan investasi diukur bukan hanya dari nilai yang masuk, tetapi dari kecepatan realisasi, nilai tambah yang tercipta, dan jumlah pekerjaan yang dihasilkan.

Ke depan, BP Batam secara agresif mengarahkan portofolio investasi pada sektor-sektor manufaktur maju (advanced manufacturing), pusat data (data center), industri digital, energi bersih terbarukan, serta konektivitas logistik internasional guna mewujudkan visi Batam sebagai hub industri dan ekonomi digital Asia Tenggara.

Pertumbuhan 7,28 persen menegaskan bahwa Batam tidak hanya menjadi tujuan investasi, tetapi juga pusat penciptaan nilai ekonomi.

“Target kita bukan sekadar pertumbuhan yang tinggi, tetapi pertumbuhan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bencana Beruntun Hantam RI, Menkeu Ungkap Dampaknya ke Ekonomi

Bencana Beruntun Hantam RI, Menkeu Ungkap Dampaknya ke Ekonomi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 13:54 WIB

Purbaya Akui Kelas Menengah RI Tertekan, Tapi Yakin Bisa Tumbuh 2 Tahun Lagi

Purbaya Akui Kelas Menengah RI Tertekan, Tapi Yakin Bisa Tumbuh 2 Tahun Lagi

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 12:06 WIB

Berburu Kuliner Legendaris di Batam: Kelezatan Mie Tarempa dan Luti Gendang

Berburu Kuliner Legendaris di Batam: Kelezatan Mie Tarempa dan Luti Gendang

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 15:51 WIB

Dugaan E-Waste di Batam: Saat Indonesia Jadi Tempat Transit Sampah Dunia

Dugaan E-Waste di Batam: Saat Indonesia Jadi Tempat Transit Sampah Dunia

Your Say | Minggu, 06 September 2026 | 11:35 WIB

Pemerintah Bakal Reaktivasi Sumur Tua dan Pacu Lifting Minyak 612 Ribu Barel per Hari

Pemerintah Bakal Reaktivasi Sumur Tua dan Pacu Lifting Minyak 612 Ribu Barel per Hari

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 14:04 WIB

Purbaya Target Investasi Masuk RI Tumbuh 7% demi Pertumbuhan Ekonomi 6%

Purbaya Target Investasi Masuk RI Tumbuh 7% demi Pertumbuhan Ekonomi 6%

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 12:36 WIB

Terkini

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Siapkan Dana Pensiun Dengan BRI DPLK, Ada Bonus Saldo Rp81.000

Jakarta | Selasa, 15 September 2026 | 19:25 WIB

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

BRI DPLK di BRImo, Solusi Siapkan Dana Pensiun Lebih Awal

Lampung | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Capek Pantau Medsos tapi Susah Berhenti? Kenali yang Namanya Doomscrolling!

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:20 WIB

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Kisah Pilu Nurul Riyan, ABK Korban Tewas KM Virgo Transport 8 Tinggalkan Istri Hamil 7 Bulan

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 19:17 WIB

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Tragedi Kapal Virgo, IABI Ingatkan Pentingnya Waspadai Arus dan Cuaca Laut

Video | Selasa, 15 September 2026 | 19:15 WIB

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

BRI DPLK: Cara Siapkan Dana Pensiun Sejak Usia Produktif

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 19:14 WIB

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

5 Zodiak Paling Gampang Move On setelah Putus, Gak Mau Larut dalam Kesedihan

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 19:10 WIB

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Menolak Lupa September Hitam: Membedah Rentetan Pelanggaran HAM Indonesia

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 19:08 WIB

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

Karnaval Maulid Berbau Mistis di Pekalongan Berujung Polemik, Mendagri: Bisa Dibubarkan

News | Selasa, 15 September 2026 | 19:06 WIB

×