Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas

Mohammad Fadil Djailani, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Senin, 14 September 2026 | 10:49 WIB
Kelangkaan BBM Meluas, IESR Sebut Ketahanan Energi Cuma di Atas Kertas
Pengendara mengisi bensin untuk kendaraannya di SPBU Pertamina, kawasan Palmerah, Jakarta, Jumat (8/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • IESR sebut kelangkaan BBM bukti buruknya tata kelola energi.
  • Konsumsi Pertalite dan solar melonjak setelah harga Pertamax naik.
  • Pemerintah didesak pulihkan pasokan BBM dalam 7-10 hari.

Suara.com - Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah daerah dinilai menjadi bukti buruknya tata kelola energi nasional. Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai pemerintah juga belum memiliki kapasitas yang memadai untuk menghadapi krisis pasokan.

Kelangkaan BBM, terutama BBM bersubsidi, terjadi di sejumlah wilayah Sulawesi Selatan, Jawa, hingga Sumatra. Kondisi tersebut bahkan berdampak pada aktivitas pendidikan. Pemerintah daerah Jember dan Makassar menerapkan pembelajaran jarak jauh akibat krisis BBM.

CEO IESR Fabby Tumiwa mengatakan kondisi tersebut menunjukkan klaim ketahanan energi nasional masih sebatas di atas kertas.

"Kelangkaan BBM yang terjadi serentak dalam dua minggu terakhir di Sulawesi Selatan, Jawa, dan Sumatra menunjukkan buruknya tata kelola energi nasional dan lemahnya kapasitas institusi menghadapi krisis," ujar Fabby dalam keterangan tertulis, Senin (14/9/2026).

Menurut dia, pemerintah gagal mengantisipasi lonjakan permintaan serta belum serius memperkuat cadangan energi dan sistem logistik. Klaim stok BBM nasional yang aman juga dinilai tidak menyelesaikan persoalan jika pasokan tidak sampai ke SPBU tepat waktu.

Lonjakan konsumsi terjadi setelah disparitas harga BBM nonsubsidi dan subsidi semakin lebar. Harga Pertamax naik menjadi sekitar Rp16.250 per liter pada Juni, sementara Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter.

Data BPH Migas menunjukkan konsumsi Pertalite pada Agustus melonjak menjadi 84.368 kiloliter per hari, atau 11,3% di atas kondisi sebelum kenaikan harga Pertamax. Penyaluran solar juga naik 15,1% menjadi 58.271 kiloliter per hari.

IESR menilai lonjakan konsumsi tersebut kemudian memperparah antrean dan kelangkaan karena keterbatasan armada distribusi serta kapasitas penyimpanan.

IESR mendesak pemerintah segera memulihkan pasokan di wilayah terdampak dalam 7-10 hari melalui tambahan volume sementara, redistribusi antar-terminal, perlindungan masyarakat rentan, transparansi data distribusi, dan penindakan terhadap pelanggaran.

baca juga

Dalam jangka panjang, IESR meminta pemerintah tidak terus menunda reformasi subsidi BBM demi kepentingan popularitas jangka pendek. Penghematan subsidi dinilai perlu dialihkan untuk memperkuat transportasi publik, elektrifikasi kendaraan, cadangan BBM regional, dan energi terbarukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:37 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Penumpang KMP Virgo Transport 8

Kapal Tanker Pertamina Evakuasi 16 Penumpang KMP Virgo Transport 8

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 13:21 WIB

Terkini

Sempat Menguat, IHSG Langsung Melemah ke Level 5.300

Sempat Menguat, IHSG Langsung Melemah ke Level 5.300

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:18 WIB

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Harga Minyak Dunia Melandai Tipis di Tengah Tensi Timur Tengah

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:07 WIB

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Refleksi Mariposa: Pentingnya Orang Tua Memahami Mental dan Hati Anak

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 09:00 WIB

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Infinix GT 50 Pro Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh, Layar AMOLED 144Hz, dan Pendingin Cair

Tekno | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Proyeksi IHSG Hari Ini Usai Asing Borong Saham, Cek 5 Emiten Paling Laris

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:47 WIB

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Data dan Transaksi Digital Terancam, RI Siapkan Teknologi Baru

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:40 WIB

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

5 Tips Memilih Sepatu Lari Maraton yang Nyaman dan Anti Cedera

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:35 WIB

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Belajar Menjalani Hidup dengan Lebih Tenang melalui Hal-Hal yang Boleh dan Tak Boleh Kulakukan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:30 WIB

×