Baterai Kendaraan Listrik Jadi Masalah Baru Konsumen

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Jum'at, 18 September 2026 | 13:23 WIB
Baterai Kendaraan Listrik Jadi Masalah Baru Konsumen
Pemilik kendaraan melakukan pengisian daya kendaraan listrik di SKPLU, Jakarta, Senin (7/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • BPKN prioritaskan keamanan baterai kendaraan listrik pada 2027.
  • Ada 12.156 pengaduan konsumen hingga 15 September 2026.
  • Jasa keuangan jadi sektor dengan pengaduan konsumen terbanyak.

Suara.com - Keamanan baterai kendaraan listrik bakal menjadi salah satu pekerjaan rumah perlindungan konsumen yang mendapat perhatian Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) pada 2027.

BPKN menilai perkembangan kendaraan listrik memunculkan kebutuhan baru dalam perlindungan konsumen, khususnya terkait keamanan baterai kendaraan roda listrik bermotor.

Ketua BPKN Muhammad Mufti Mubarok mengatakan penguatan kebijakan terkait keamanan baterai kendaraan listrik masuk dalam enam prioritas perlindungan konsumen BPKN pada 2027.

"Penguatan kebijakan perlindungan konsumen terkait keamanan baterai kendaraan roda listrik bermotor," kata Mufti dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Perdagangan dan BPKN, dikutip Jumat (18/9/2026).

Masuknya keamanan baterai sebagai agenda prioritas menunjukkan perlindungan konsumen harus mengikuti perkembangan teknologi kendaraan listrik yang semakin berkembang. BPKN tidak hanya ingin menangani persoalan setelah konsumen mengalami kerugian, tetapi juga mengantisipasi potensi masalah baru.

Selain baterai kendaraan listrik, BPKN akan memperkuat perlindungan konsumen dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), ekosistem koperasi desa/kelurahan atau Koperasi Merah Putih, serta transaksi digital untuk mencegah dan menangani scam.

Mufti mengatakan perubahan pola perdagangan dan layanan digital telah memunculkan persoalan baru bagi konsumen. Karena itu, BPKN ingin memperkuat pendekatan pencegahan, bukan sekadar menunggu pengaduan masuk.

"Karena itu, BPKN melihat pentingnya penguatan perlindungan konsumen yang tidak hanya responsif terhadap pengaduan yang sudah terjadi, tetapi juga mengidentifikasi pola permasalahan, memberikan masukan pada pemerintah sebagai bahan perbaikan kebijakan ke depan," ujarnya.

Beban persoalan konsumen sendiri masih cukup besar. Hingga 15 September 2026, BPKN telah menerima 12.156 pengaduan konsumen.

baca juga

Sektor jasa keuangan menjadi penyumbang pengaduan terbesar dengan 4.084 kasus. Selanjutnya sektor perumahan sebanyak 3.637 pengaduan dan perdagangan melalui sistem elektronik sebanyak 1.670 pengaduan.

Data tersebut menjadi salah satu dasar BPKN dalam menyusun kebijakan perlindungan konsumen. Lembaga itu menilai pengaduan, hasil kajian, hingga aspirasi masyarakat perlu diterjemahkan menjadi rekomendasi untuk pemerintah.

"Jadi pengaduan yang diterima, kajian yang dilakukan sampai dengan pelaksanaan kegiatan di daerah, BPKN terus berupaya memastikan data dan aspirasi konsumen (ini adalah rakyat) dapat diterjemahkan menjadi masukan bagi pemerintah," kata Mufti.

Untuk menjalankan agenda tersebut, BPKN mengusulkan anggaran 2027 sebesar Rp28,746 miliar.

Anggaran tersebut terdiri dari Rp19,8 miliar untuk program perdagangan dalam negeri, Rp5,3 miliar untuk dukungan manajemen, serta Rp3,5 miliar untuk belanja operasional.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

BPKN Soroti Celah Perlindungan Konsumen di Program MBG

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:04 WIB

Putusan MK soal Kuota Hangus: Konsumen Untung atau Buntung?

Putusan MK soal Kuota Hangus: Konsumen Untung atau Buntung?

Video | Selasa, 01 September 2026 | 15:30 WIB

Pabrik Baterai PT CATIB di Karawang Sudah Beroperasi Meski Belum Diresmikan Presiden Prabowo

Pabrik Baterai PT CATIB di Karawang Sudah Beroperasi Meski Belum Diresmikan Presiden Prabowo

Otomotif | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 16:05 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×