OJK Tanggapi Wacana Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Himbara, Ganggu Likuiditas?

M Nurhadi, Rina Anggraeni

Senin, 21 September 2026 | 14:42 WIB
OJK Tanggapi Wacana Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Himbara, Ganggu Likuiditas?
Seragam ASN baru di Sumatera Selatan
baca 10 detik
  • OJK di Jakarta pada Senin, 21 September 2026, meminta perencanaan matang terkait wacana pemindahan gaji ASN dari BPD ke Himbara.
  • Pemindahan rekening gaji ASN berpotensi memengaruhi likuiditas dan intermediasi kredit BPD yang selama ini mengandalkan dana tersebut.
  • OJK mendesak BPD memperkuat mitigasi risiko serta mendiversifikasi sumber pendanaan di luar sektor ASN demi menjaga stabilitas perbankan.

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut merespons wacana pemindahan rekening gaji (payroll) Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke bank-bank milik negara yang tergabung dalam Himbara. OJK menekankan perlunya perencanaan yang terukur jika kebijakan tersebut benar-benar akan direalisasikan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyatakan bahwa transisi tersebut berpotensi memengaruhi dinamika likuiditas perbankan di daerah.

“OJK memandang bahwa dalam hal (kebijakan) akan dilaksanakan, maka diperlukan adanya perencanaan yang matang dan terukur guna menjaga stabilitas sistem perbankan secara keseluruhan,” ujar Dian dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Kondisi Likuiditas BPD Masih Solid Meski wacana tersebut bergulir, OJK mencatat kondisi likuiditas BPD hingga Juli 2026 masih terjaga dengan sangat baik. Berbagai indikator likuiditas BPD dilaporkan berada di atas ambang batas ketentuan pengawasan.

Tercatat, rasio Liquidity Coverage Ratio (LCR) BPD menyentuh angka 174,55 persen. Indikator lainnya seperti rasio alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) berada di level 106,04 persen, sedangkan rasio alat likuid terhadap dana pihak ketiga (AL/DPK) mencapai 22,29 persen.

“Meskipun OJK mencermati adanya tren perlambatan pertumbuhan fungsi intermediasi BPD, levelnya masih dalam batas yang aman dan wajar serta didukung dengan tingkat permodalan yang memadai,” jelas Dian.

Dampak Pergeseran Payroll ASN Dian tidak menampik bahwa segmen ASN merupakan mitra strategis sekaligus basis nasabah penyumbang pendanaan yang stabil bagi BPD. Jika payroll ASN dipindahkan ke Himbara, setiap BPD harus segera melakukan penyesuaian strategi pengelolaan likuiditas agar rasio keuangan tetap berada di jalur aman.

Tingkat dampak dari pergeseran ini diproyeksikan akan bervariasi pada masing-masing BPD, sangat bergantung pada struktur sumber pendanaan dan kapasitas manajemen risiko bank daerah bersangkutan. Padahal, dana payroll ASN selama ini menjadi salah satu ruang intermediasi bagi BPD untuk menyalurkan kredit yang menggerakkan roda ekonomi daerah.

Langkah Mitigasi dan Transformasi Untuk mengantisipasi berbagai skenario kebijakan dan dinamika pasar, OJK secara rutin melakukan kajian serta uji ketahanan (stress test) terhadap seluruh BPD.

baca juga

Sebagai langkah strategis jangka panjang, OJK mendesak BPD untuk segera mengakselerasi transformasi bisnis yang adaptif, sejalan dengan Roadmap Penguatan BPD 2024–2027. Bank daerah didorong untuk tidak lagi hanya bergantung pada dana pemerintah daerah maupun ASN, melainkan mulai mendiversifikasi basis pendanaan ke sektor ritel non-ASN, korporasi lokal, dan masyarakat umum.

Percepatan digitalisasi layanan juga menjadi kunci utama agar BPD mampu bersaing menghimpun dana murah dari nasabah umum secara organik.

“OJK secara konsisten meminta BPD untuk terus memperkuat pengelolaan likuiditas, menjaga kualitas aset, dan memelihara kecukupan permodalan,” pungkas Dian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Kuliah Makin Mahal, tapi Kenapa Gaji Fresh Graduate Tetap Segitu-gitu Aja?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 08:30 WIB

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Gajian Tiap Bulan, tapi Takut Kehabisan Uang: Inikah Realitas Dunia Kerja?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 17:20 WIB

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat

News | Jum'at, 18 September 2026 | 22:06 WIB

Bahaya Kalimat 'Mumpung Gajian' yang Bisa Bikin Dompet Cepat Menipis

Bahaya Kalimat 'Mumpung Gajian' yang Bisa Bikin Dompet Cepat Menipis

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 13:30 WIB

Gaji PPPK Ditanggung Pusat Mulai 2027, Pemda Bakal Punya 'Gunung Uang' Baru atau Malah Kalap Belanja

Gaji PPPK Ditanggung Pusat Mulai 2027, Pemda Bakal Punya 'Gunung Uang' Baru atau Malah Kalap Belanja

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 11:40 WIB

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

6 Cara Mengelola Gaji Rp3 Juta agar Bisa Nabung dan Investasi

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 19:39 WIB

Terkini

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak

Banten | Senin, 21 September 2026 | 14:40 WIB

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas

Jogja | Senin, 21 September 2026 | 14:38 WIB

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

Markas Judi Superketat di Malaysia Digerebek: 9 WNI Ikut Diciduk, 7 Paspor Indonesia Disita

News | Senin, 21 September 2026 | 14:35 WIB

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Viral Aksi Tak Senonoh Dua Pria di Perbukitan Purasari, Polres Bogor Amankan Pelaku

Bogor | Senin, 21 September 2026 | 14:34 WIB

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Hujan Guyur Pekanbaru yang Tengah Dikepung Kabut Asap

Riau | Senin, 21 September 2026 | 14:33 WIB

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

Hasil Ekshumasi Sutrimo Diumumkan Pekan Ini!

News | Senin, 21 September 2026 | 14:32 WIB

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

Badai Dujuan Sapu Pesisir Jepang Hingga Lumpuhkan Penerbangan dan Kereta Api

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

Nusron Wahid Buka Suara Soal Isu Mundur dari Kepengurusan Golkar, Begini Katanya

News | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Saat Pakar Disebut 'Goblok': Mengapa Pemimpin Negara Harus Berbicara Berbasis Data?

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:31 WIB

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Merangkul Keragaman dengan Komedi di Buku Pahlawan Tanpa Tanda Tangan

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 14:30 WIB

×