- Indeks Harga Saham Gabungan ditutup melemah 0,88 persen ke level 6.384 pada perdagangan Senin.
- Pelemahan pasar dipicu oleh minimnya katalis positif serta tekanan dari pergerakan nilai tukar rupiah.
- Phintraco Sekuritas memperkirakan indeks berpotensi menguji level 6.300 hingga 6.350 pada perdagangan hari Selasa.
Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terperosok ke zona merah pada penutupan perdagangan Senin, 21 September 2026. IHSG turun 56,43 poin atau 0,88 persen ke level 6.384.
Berdasarkan riset Phintraco Sekuritas, pelemahan IHSG terjadi di tengah minimnya katalis positif baru yang cukup kuat bagi pasar.
Pada perdagangan hari ini, IHSG dibuka di level 6.447. Indeks sempat bergerak ke level tertinggi 6.451, sebelum menyentuh level terendah 6.382.
Nilai transaksi perdagangan saham mencapai Rp11,65 triliun, dengan volume transaksi sebanyak 25,52 miliar saham. Sementara frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1.792.895 kali.
![OJK sedang memproses seleksi jajaran direksi Bursa Efek Indonesia periode mendatang melalui mekanisme penilaian kemampuan dan kepatutan. [Antara]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/05/13/29742-bursa-efek-indonesia-ihsg.jpg)
Phintraco Sekuritas menyebut indeks futures di bursa Wall Street bergerak menguat. Investor masih mencermati perkembangan berita seputar kecerdasan buatan (AI) dan pergerakan harga minyak.
Di sisi lain, gejolak di Timur Tengah masih menjadi perhatian pasar. Pertempuran antara Houthi yang didukung Iran dengan pasukan Arab Saudi disebut menimbulkan ketidakpastian terkait kendali Selat Bab el-Mandeb.
Meski demikian, harga minyak justru melanjutkan pelemahan lebih dari 1 persen.
Sementara itu, Menteri Keuangan AS menyatakan telah melakukan pertemuan yang produktif dengan Wakil Perdana Menteri Tiongkok menjelang kunjungan Presiden Xi ke AS pada pekan ini. Pembicaraan tersebut terutama mencakup isu AI dan perdagangan.
Tekanan juga datang dari pergerakan nilai tukar rupiah. Mata uang Garuda ditutup melemah 0,54 persen ke level Rp17.825 per dolar AS.
Phintraco Sekuritas menilai kondisi pasar masih perlu dicermati dari sisi teknikal.
"Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas level MA100, namun terjadi pelebaran histogram negative MACD dan Stochastic RSI berpotensi membentuk Death Cross di area oversold," tulis Phintraco dalam risetnya.
Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan berpotensi menguji level 6.300-6.350 pada perdagangan Selasa (22/9).
Data Perdagangan IHSG
- IHSG: 6.384, turun -56,43 poin atau -0,88 persen
- Pembukaan: 6.447
- Tertinggi hari ini: 6.451
- Terendah hari ini: 6.382
- Nilai transaksi: Rp11,65 triliun
- Volume transaksi: 25,52 miliar saham
- Frekuensi: 1.792.895 kali
Top Value
- AMMN: 4.660, turun 20 poin (-0,43 persen)
- BBCA: 6.225, turun 75 poin (-1,19 persen)
- ANTM: 3.240, turun 100 poin (-2,99 persen)
Top Volume