Kebakaran Kontainer Berbahaya, NPCT1 Minta Maaf

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 22 September 2026 | 10:31 WIB
Kebakaran Kontainer Berbahaya, NPCT1 Minta Maaf
Kebakaran melanda area New Priok Container Terminal One (NPCT1), Jalan Terminal Kalibaru Raya Kavling B Nomor 1, Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/9/2026). (Foto dok. BPBD DKI)
baca 10 detik
  • NPCT1 minta maaf atas gangguan layanan akibat kebakaran.
  • Api dipadamkan dalam 59 menit tanpa korban jiwa.
  • Penyebab kebakaran masih dalam proses investigasi.

Suara.com - PT New Priok Container Terminal One (NPCT1) menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang terjadi setelah kebakaran melanda sejumlah kontainer barang berbahaya (dangerous goods) di salah satu area terminal, Senin (21/9/2026).

Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 15.28 WIB. Tim NPCT1 kemudian menjalankan prosedur tanggap darurat dan mengerahkan fasilitas pemadam kebakaran. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.27 WIB.

NPCT1 memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Corporate Planning Manager NPCT1 Christine Margaretha Manasseh mengatakan keselamatan personel dan pengamanan area menjadi prioritas sejak awal kejadian.

“Begitu insiden diketahui, tim kami langsung menjalankan prosedur tanggap darurat, mengamankan area terdampak, serta berkoordinasi dengan pihak terkait dalam proses pemadaman,” ujar Christine dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan proses pendinginan, pengamanan, serta pemantauan di area terdampak guna memastikan tidak ada potensi munculnya kembali titik api.

Kegiatan operasional terminal kemudian mulai dipulihkan secara bertahap. NPCT1 menyebut pemulihan dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi lapangan dan memastikan aspek keselamatan serta keamanan terpenuhi.

“Kegiatan operasional mulai kami pulihkan secara bertahap. Seluruh proses dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan mempertimbangkan kondisi di lapangan,” kata Christine.

NPCT1 meminta maaf kepada pengguna jasa dan pihak lain yang terdampak atas ketidaknyamanan maupun gangguan layanan akibat insiden tersebut.

baca juga

“NPCT1 menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan maupun gangguan layanan yang dialami pengguna jasa dan pihak lain yang terdampak akibat kejadian tersebut,” demikian pernyataan perusahaan.

Di sisi lain, NPCT1 bersama pihak terkait masih melakukan pemeriksaan dan investigasi untuk mengungkap kronologi serta penyebab kebakaran. Perusahaan menyatakan informasi mengenai penyebab insiden akan disampaikan berdasarkan hasil investigasi dan fakta yang telah terverifikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

Api Hanguskan Deretan Kontainer ISO Tank di Terminal NPCT 1 Priok, 14 Unit Damkar Diterjunkan

News | Senin, 21 September 2026 | 18:34 WIB

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

Karhutla Picu 151 Ribu Kasus ISPA, Kemenkes Kerahkan 1.898 Tenaga Kesehatan

News | Senin, 21 September 2026 | 15:32 WIB

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

Media Asing: Karhutla Bikin Kas Indonesia Jebol Rp123,1 Triliun, Rp93,56 T Habis untuk Ini

News | Senin, 21 September 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Review Novel Bek: Kisah Anak Kampung yang Bertahan di Lapangan Kehidupan

Review Novel Bek: Kisah Anak Kampung yang Bertahan di Lapangan Kehidupan

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 10:30 WIB

Amerika Serikat Pakai Senjata Nuklir Bela Jepang dan Korsel Kalau Terjadi Perang

Amerika Serikat Pakai Senjata Nuklir Bela Jepang dan Korsel Kalau Terjadi Perang

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:26 WIB

Mau Cari Emas Secara Legal? Begini Cara Urus Izin Pertambangan Rakyat di Riau

Mau Cari Emas Secara Legal? Begini Cara Urus Izin Pertambangan Rakyat di Riau

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 10:24 WIB

Acne Patch Dipakai Berapa Lama? Ini Cara Kerja dan Durasi Penggunaannya

Acne Patch Dipakai Berapa Lama? Ini Cara Kerja dan Durasi Penggunaannya

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 10:24 WIB

Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa

Pakar Bisa Jadi Goblok? Menelaah Kebenaran Kalimat Prabowo dari Sudut Pandang Masyarakat Jawa

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 10:20 WIB

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Kasus Influenza A Meningkat, Apa Bedanya dengan Flu Biasa? Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 22 September 2026 | 10:16 WIB

Bus Transjakarta Jadi Tempat 'Nginep' Tunawisma: Penumpang Keluhkan Bau Pesing

Bus Transjakarta Jadi Tempat 'Nginep' Tunawisma: Penumpang Keluhkan Bau Pesing

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:11 WIB

Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

Houthi Tuduh Arab Saudi Nodai Kesucian Makkah: Dari Konser Hiburan hingga Corong Zionis

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:04 WIB

5 Sunscreen Mengandung Vitamin C dan Niacinamide, Ampuh Atasi Wajah Kusam dan Cegah Flek

5 Sunscreen Mengandung Vitamin C dan Niacinamide, Ampuh Atasi Wajah Kusam dan Cegah Flek

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 10:03 WIB

Banjir Bandang Solok: 4 Warga Luka, 11 Kantor Pemerintahan dan Puluhan Kendaraan Rusak Parah

Banjir Bandang Solok: 4 Warga Luka, 11 Kantor Pemerintahan dan Puluhan Kendaraan Rusak Parah

News | Selasa, 22 September 2026 | 10:00 WIB

×