Keluarnya RKAB BYAN Diklaim Bukan Karena Haji Isam

Achmad Fauzi, Yaumal Asri Adi Hutasuhut

Selasa, 22 September 2026 | 14:42 WIB
Keluarnya RKAB BYAN Diklaim Bukan Karena Haji Isam
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia (kedua dari kanan). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut].
baca 10 detik
  • Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan persetujuan RKAB tiga anak usaha Bayan Resources tidak terkait peralihan saham.
  • Kementerian ESDM menerbitkan RKAB setelah perusahaan mengajukannya sejak awal dan menetapkan kondisi force majeure.
  • Tiga anak usaha Bayan Resources mendapatkan tambahan kuota produksi batubara sekitar 15 hingga 20 juta ton.

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan disetujuinya Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tiga anak perusahaan PT Bayan Resources Tbk (BYAN) tidak berkaitan dengan peralihan kepemilikan saham. 

Sebelumnya, pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam dilaporkan telah membeli saham dari ketiga anak usaha Bayan tersebut, yang kemudian disusul oleh penerbitan RKAB oleh Kementerian ESDM.

"Enggak ada, itu-kan berproses saja. Persoalan transaksi itu kan B2B, urusan RKAB kan urusan proses," ujar Bahlil saat ditemui wartawan di ICE BSD, Tangerang, Banten pada Selasa (22/9/2026). 

Adapun, tiga anak usaha Bayan tersebut PT Tiwa Abadi, PT Tanur Jaya, dan PT Fajar Sakti Prima.

Bayan Resources
Bayan Resources

Bahlil pun menegaskan bahwa penerbitan RKAB setelah terjadinya peralihan saham semata-mata merupakan persoalan waktu karena pengajuannya telah dilakukan sejak awal dan terus berproses.

"Ya kan sudah diajukan dari awal, terus berproses," kata Bahlil. 

Sebelumnya, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno mengkonfirmasi telah menerbitkan RKAB ketiga anak perusahaan Bayan.

RKAB tersebut akhirnya terbit setelah Bayan menetapkan keadaan  kahar atau force majeure. 

"Sudah, sudah (terbit)," kata Tri di Jakarta pada Senin (21/9/2026).

baca juga

Adapun total kuota tambahan produksi untuk ketiga anak usaha tersebut berkisar antara 15 juta hingga 20 juta ton. 

"Total untuk tiga itu kayaknya (sekitar) 15 sampai 20 juta," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ucapan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara Belum Jelas, ESDM Masih Cari Teknologi

Ucapan Prabowo soal Bensin dari Batu Bara Belum Jelas, ESDM Masih Cari Teknologi

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 10:54 WIB

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Produksi Batu Bara Turun, Bahlil Klaim PNBP Justru Meningkat

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 18:51 WIB

Begini Kisi-kisi RUU Migas yang Mau Dibahas Pemerintah

Begini Kisi-kisi RUU Migas yang Mau Dibahas Pemerintah

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 16:40 WIB

Terkini

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

APBD Jakarta Menyusut Rp1,7 T! Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipastikan Tetap Aman

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Local Pride vs Made in Vietnam: Mending Indomobil Sprinto atau VinFast Viper?

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:39 WIB

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:35 WIB

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:28 WIB

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

×