Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 23 September 2026 | 17:18 WIB
Efek BI Rate Ditahan, Rupiah Bangkit ke Level Rp17.818
Nilai tukar rupiah semringah pada hari ini. [Antara].
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah ditutup menguat ke level Rp17.818 per dolar AS pada Rabu, 23 September 2026.
  • Penguatan rupiah tersebut didorong oleh keputusan Bank Indonesia menahan suku bunga serta langkah intervensi pasar.
  • Sebagian besar mata uang Asia lainnya mengalami pelemahan terhadap dolar AS pada penutupan perdagangan sore itu.

Suara.com - Nilai tukar rupiah masih terus melesat hingga akhir perdagangan, Rabu, 23 September 2026. Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp17.818 per dolar AS,menguat 66 poin atau naik 0,37 persen dibandingkan pekan sebelumnya yang ada di Rp17.884 per dolar AS. 

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan penguatan rupiah ini dipengaruhi keputusan Bank Indonesia yang menahan suku bunga di level 5,75 persen.

"Rupiah ditutup di level 17.818 per dolar, rebound tajam setelah beberapa sesi melemah, meski hasil Rapat Dewan Gubernur BI relatif sesuai ekspektasi," ujarnya saat dihubungi Suara.com.

Lukman melanjutkan, rupiah menguat ini kemungkinan lebih dipengaruhi intervensi BI dan posisi dolar setelah tidak ada kejutan dalam rapat tersebut.

Bank Indonesia, Jakarta. [Antara//M Risyal Hidayat/wsj]
Bank Indonesia, Jakarta. [Antara//M Risyal Hidayat/wsj]

"Dengan absennya data ekonomi penting sepekan ini, perhatian investor tertuju pada hasil perundingan AS-Iran dan pertemuan Xi-Trump. Rupiah diperkirakan bekisar Rp17.750- Rp17.850," jelasnya.

Sementara itu, rupiah menguat Bersama peso Filipina dan dolar Hong Kong. Rupiah menguat 0,37 persen, peso Filipina menguat 0,13% dan dolar Hong Kong menguat 0,001 persen terhadap dolar AS.

Sedangkan, mata uang Asia lainnya melemah terhadap dolar AS sore ini. Won Korea mencatat pelemahan terdalam yakni 1,02 persen disusul baht Thailand yang melemah 0,29 persen. 

Lalu, yen Jepang melemah 0,24 persen dolar Singapura melemah 0,18 persen, rupee India melemah 0,13 persen, yuan China melemah 0,12 persen ringgit Malaysia melemah 0,10 persen dan dolar Taiwan melemah 0,01 persen terhadap dolar AS.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:53 WIB

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Rupiah Masih Lemas Lawan Dolar AS, Ditutup di level Rp17.884

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 16:06 WIB

Hanya 1 Tahun Menjabat, Uang Bertanda Tangan Purbaya Jadi Buruan Kolektor, BI Ungkap Fakta Ini

Hanya 1 Tahun Menjabat, Uang Bertanda Tangan Purbaya Jadi Buruan Kolektor, BI Ungkap Fakta Ini

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 15:33 WIB

Terkini

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Sulap Sampah Plastik Menjadi Kostum Jutaan Rupiah, Kisah Gotong Royong Kampung Pancasila Gunungsari

Jatim | Sabtu, 07 November 2026 | 19:02 WIB

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Kemiskinan Struktural Punya Dampak ke Anak dan Pendapatan Keluarga

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 19:00 WIB

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Kenapa Polo Indonesia Murah? Ini 5 Hal yang Membedakan dari Ralph Lauren

Lifestyle | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Rosiade Padel Tournament 2026 Sabet Dua Rekor MURI, Erick Thohir: Menpora Saja Susah Dapat

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:59 WIB

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Rosiade Padel Tournament Seri 3, Tetap Gratis Demi Lahirkan Atlet Berprestasi

Sport | Sabtu, 07 November 2026 | 18:54 WIB

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Hyundai Siapkan Lebih Banyak Model Hybrid Manfaatkan Insentif Pemerintah

Otomotif | Sabtu, 07 November 2026 | 18:50 WIB

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Peran Satwa Surili Jawa pada Ekologis Lingkungan dari Ancaman Deforestasi

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 18:45 WIB

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Menakar Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres: Peta Koalisi dan Tantangan Politiknya

Video | Sabtu, 07 November 2026 | 18:40 WIB

Bulog Raih CNN Indonesia Awards 2026, Bukti Keberhasilan Stabilisasi dan Distribusi Pangan Nasional

Bulog Raih CNN Indonesia Awards 2026, Bukti Keberhasilan Stabilisasi dan Distribusi Pangan Nasional

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 18:39 WIB

Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana

Ancaman Cuaca Ekstrem Mengintai, Polres Malang Siagakan 800 Personel Kepung 4 Zona Rawan Bencana

Malang | Sabtu, 07 November 2026 | 18:37 WIB

×