Pengusaha Bisa Tersenyum, Insentif Pajak 2026 Tembus Rp576 Triliun

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 23 September 2026 | 18:26 WIB
Pengusaha Bisa Tersenyum, Insentif Pajak 2026 Tembus Rp576 Triliun
Menteri Keuangan Suahasil Nazara. [Suara.com/Novian]
baca 10 detik
  • Menteri Keuangan Suahasil Nazara memperkirakan nilai insentif pajak Indonesia sepanjang tahun 2026 mencapai Rp576 triliun.
  • Pemerintah memberikan berbagai kebijakan perpajakan tersebut di Jakarta untuk menjaga daya beli serta memperkuat investasi nasional.
  • Pemberian fasilitas perpajakan ini berdampak pada peredaran dana di masyarakat sehingga mendongkrak rasio pajak hingga 12,3 persen.

Suara.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkap pemerintah memperkirakan nilai insentif pajak yang diberikan sepanjang 2026 mencapai Rp576 triliun.

Angka tersebut setara dengan sekitar 2,2 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Insentif tersebut diberikan melalui berbagai kebijakan perpajakan, seperti pembebasan pajak, pengurangan pajak, hingga penerapan tarif khusus untuk kelompok dan sektor tertentu.

"Secara global kalau kita lihat grafiknya ini, saat tahun 2026 ini kita perkirakan 2,2 persen dari produk domestik bruto," ujar Suahasil dalam acara ANTARA Business Forum di Jakarta, Rabu (23/9/2026).

Suahasil menjelaskan insentif pajak merupakan bagian dari fungsi perpajakan yang tidak hanya ditujukan untuk mengumpulkan penerimaan negara.

ilustrasi Pajak. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)
ilustrasi Pajak. (Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay)

Pemerintah juga menggunakan kebijakan pajak untuk menjaga daya beli masyarakat, mendorong investasi, dan meningkatkan daya saing.

"Salah satu peran penting pajak adalah memberikan insentif pajak. Yang tujuannya adalah menjaga daya beli, memperkuat investasi, dan memperkuat daya saing," katanya.

Menurut Suahasil, insentif pajak diberikan secara sengaja melalui sejumlah ketentuan agar kelompok atau sektor tertentu mendapatkan perlakuan perpajakan yang berbeda.

"Caranya adalah memang secara sengaja kita mengeluarkan peraturan sehingga ada pembebasan pajak, ada pengurangan pajak, ada tarif khusus pajak untuk berbagai macam kelompok. Untuk UMKM, untuk kelompok yang sebelah kanan. Di sebelah kanan itu untuk sektor manufaktur, untuk pertanian, perdagangan, jasa lainnya, dan berbagai macam," imbuhnya.

Ia menyebut nilai pajak yang tidak dipungut melalui insentif tersebut bukan berarti uang tersebut hilang dari perekonomian. Dana tersebut tetap beredar di masyarakat dan diharapkan memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi.

baca juga

"Tahun 2026 kita estimasi 576 triliun yang tidak dikumpulkan, tidak dimasukkan, tidak diambil oleh otoritas pajak kita. Namun dia terus beredar di tengah-tengah masyarakat dan memperkuat konsumsi maupun investasi maupun kegiatan utama," ujarnya.

Suahasil kemudian membandingkan nilai insentif pajak tersebut dengan rasio pajak Indonesia. Ia menyebut tax ratio saat ini berada di level 10,1 persen.

"Jadi Ibu Bapak sekalian, kalau tax ratio kita adalah 10,1, berarti sebenarnya dengan insentif yang ada tidak dipungut, berarti sebenarnya tax ratio kita itu sekitar 12,3 persen," kata Suahasil.

Ia mengatakan penerima manfaat insentif pajak berasal dari berbagai sektor. Manufaktur dan pertanian termasuk sektor yang memperoleh insentif, sementara rumah tangga menjadi salah satu penerima manfaat terbesar melalui berbagai fasilitas perpajakan.

"Kalau kita lihat sektornya ada di sebelah kanan, yang paling utama yang menerima ini adalah sektor manufaktur, sektor pertanian, dan seterusnya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belanja Negara Bisa Cetak Rekor Rp4.000 Triliun, Ini Sektor yang Jadi Prioritas

Belanja Negara Bisa Cetak Rekor Rp4.000 Triliun, Ini Sektor yang Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 16:44 WIB

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Menkeu Suahasil Mau RI Belajar dari Korea Selatan demi Jadi Negara Maju

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 15:17 WIB

Menkeu Suahasil Proyeksi Insentif Pajak Tembus Rp 576 T di 2025, Setara 2,2% PDB

Menkeu Suahasil Proyeksi Insentif Pajak Tembus Rp 576 T di 2025, Setara 2,2% PDB

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 13:43 WIB

Terkini

Menjelajah Kemegahan Heydar Aliyev Center, Ikon Arsitektur Kota Baku

Menjelajah Kemegahan Heydar Aliyev Center, Ikon Arsitektur Kota Baku

Foto | Rabu, 23 September 2026 | 18:23 WIB

BUMN Dana Pensiun Mulai Investasi SDM dari Anak Peserta

BUMN Dana Pensiun Mulai Investasi SDM dari Anak Peserta

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:22 WIB

Psywar Ala Bintang Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kami Tak Takut

Psywar Ala Bintang Malaysia Jelang Lawan Timnas Indonesia: Kami Tak Takut

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 18:13 WIB

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Harga BBM Pertalite Tetap Hingga Akhir Tahun Dibanderol Rp10.000/Liter

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 18:12 WIB

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan 15 Desember 2026

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:09 WIB

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

Viral Kakek Jepang 90 Tahun Punya Badan Berotot: Rahasianya Susah Susah Gampang

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:08 WIB

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 18:06 WIB

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Ketika Skuad Rp400 Miliar Jadi Beban: Menatap Efek Etalase Timnas Indonesia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:05 WIB

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Little Bee and the Bloom: Petualangan Lebah Kecil Mengenal Keajaiban Alam

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 18:00 WIB

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 17:59 WIB

×