Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB
Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar
Uang rupiah bertandatangan Purbaya [Tangkapan layar]
baca 10 detik
  • Deputi Gubernur BI Ricky P Gozali menyatakan masyarakat memburu uang berdasarkan tanda tangan pejabat di Gedung BI pada Rabu (23/9/2026).
  • Aktivitas koleksi uang atau numismatik tersebut merupakan bentuk minat masyarakat dan tidak salah dilakukan.
  • BI menegaskan pergantian pejabat tidak memengaruhi keabsahan uang serta nilainya tetap sesuai nominal yang tercantum.

Suara.com - Fenomena masyarakat yang memburu uang kertas rupiah dengan tanda tangan pejabat tertentu menjadi bagian dari aktivitas koleksi atau numismatik. 

Bank Indonesia (BI) menyebut kegiatan tersebut merupakan bentuk minat masyarakat terhadap koleksi uang dan tidak memengaruhi keabsahan uang sebagai alat pembayaran yang sah.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Ricky P Gozali menjelaskan, masyarakat memiliki beragam alasan dalam mengoleksi uang rupiah. Mulai dari tahun emisi, tahun cetak yang dianggap memiliki keterkaitan dengan tahun kelahiran, desain uang, nomor seri, hingga tanda tangan pejabat yang tercantum pada uang kertas.

"Jadi kegiatan mengkoleksi uang seperti ini kita kenal secara luas dengan namanya numismatik. Ini tidak salah, ini bagian dari nota pilihan. Ini merupakan salah satu cabang yang berkaitan dengan koleksi uang kertas yang dilakukan oleh masyarakat sekarang. Kalau itu memang terjadi di masyarakat," ujar Ricky di Gedung BI, Rabu (23/9/2026).

Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti (ketiga kiri) didampingi Deputi Gubernur Senior Aida S Budiman (ketiga kanan) dan para Deputi Gubernur Thomas Djiwandono (kiri), Filianingsih Hendarta (kedua kiri), Solikin M Juhro (kanan) dan Ricky Gozali (kedua kanan) saat mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (23/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti (ketiga kiri) didampingi Deputi Gubernur Senior Aida S Budiman (ketiga kanan) dan para Deputi Gubernur Thomas Djiwandono (kiri), Filianingsih Hendarta (kedua kiri), Solikin M Juhro (kanan) dan Ricky Gozali (kedua kanan) saat mengumumkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Bank Indonesia, Jakarta, Rabu (23/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]

Menurut dia, ketertarikan terhadap karakteristik tertentu pada uang rupiah merupakan bagian dari kegiatan numismatik yang berkembang di masyarakat. BI pun menghargai aktivitas tersebut selama tetap berada dalam konteks koleksi.

"Ada yang senang karena berdasarkan tahun emisi, ada yang senang tahun cetaknya sesuai dengan tahun lahirnya, terus kemudian desainnya, ada yang senang karena nomor serinya, maupun juga tanda tangan pejabat. Mungkin juga itu bisa terjadi seperti sekarang yang tercantum pada uang tersebut," ujarnya.

Ricky menegaskan, uang rupiah yang masih berlaku tetap memiliki nilai sesuai nominal yang tercantum pada uang tersebut. Selain itu, uang tersebut tetap berfungsi sebagai alat pembayaran yang sah.

"Yang perlu dipahami adalah sepanjang uang tersebut masih berlaku, nilainya tetap sesuai dengan nominal yang tercantum dan fungsinya tetap sebagai alat pembayaran yang sah," kata Ricky.

Ia menambahkan, masyarakat tetap diperbolehkan melakukan kegiatan koleksi terhadap uang rupiah. Namun, aktivitas koleksi tersebut tidak mengubah status dan fungsi uang selama uang tersebut masih dinyatakan berlaku.

baca juga

"Terkait dengan ini, tanda tangan yang tercantum di dalam uang kertas rupiah kita, ini merupakan tanda tangan dari Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia yang menjabat sesuai saat proses penetapan dan produksi uang rupiah pada tahun cetak," jelasnya.

Ricky juga menjelaskan bahwa pergantian Menteri Keuangan maupun Gubernur Bank Indonesia tidak memengaruhi keabsahan uang rupiah yang telah dicetak dan diedarkan.

"Terkait dengan pergantian Menteri Keuangan maupun Gubernur Bank Indonesia, ini tidak mempengaruhi keabsahan uang yang telah dicetak dan diedarkan. Ya, itu kita tegaskan," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Ke Depan Bunga Kredit Tak Naik, BI Tahan BI-Rate di Level 5,75%

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 14:52 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Duel 8 Hari Menkeu: IHSG Purbaya Naik 3 persen, Era Suahasil Tertekan

Duel 8 Hari Menkeu: IHSG Purbaya Naik 3 persen, Era Suahasil Tertekan

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:26 WIB

Terkini

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:04 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

BRI Sabet 3 Gelar Sekaligus dan Kukuhkan Puncak Fortune Indonesia 5 Tahun Beruntun

BRI Sabet 3 Gelar Sekaligus dan Kukuhkan Puncak Fortune Indonesia 5 Tahun Beruntun

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 18:57 WIB

Auman Singa Mesopotamia, Presiden Iran Ubah Sidang Umum PBB Jadi Arena Lawan AS

Auman Singa Mesopotamia, Presiden Iran Ubah Sidang Umum PBB Jadi Arena Lawan AS

News | Rabu, 23 September 2026 | 18:53 WIB

×