Industri Furnitur Global Bisa Tembus USD 1,1 Triliun di 2034, Tapi RI Baru Kuasai 4% Pasar AS

Dicky Prastya

Kamis, 24 September 2026 | 15:06 WIB
Industri Furnitur Global Bisa Tembus USD 1,1 Triliun di 2034, Tapi RI Baru Kuasai 4% Pasar AS
Ilustrasi industri furnitur. (Freepik)
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia memproyeksikan pasar furnitur global akan melampaui 1,1 triliun dolar AS pada tahun 2034 mendatang.
  • Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan neraca perdagangan industri furnitur Indonesia berhasil mencatatkan surplus berkelanjutan sejak tahun 2021.
  • Deputi Edi Prio Pambudi mengungkapkan pangsa pasar furnitur Indonesia di Amerika Serikat baru mencapai empat persen saja.

Suara.com - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian memproyeksikan pasar furnitur global bakal mengalami lonjakan nilai signifikan dalam satu dekade ke depan.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi mengungkapkan bahwa sekitar 62 persen dari pasar mebel dunia merupakan furnitur berbahan dasar kayu, yang mana ini sebuah sektor yang menjadi salah satu keunggulan utama Indonesia.

"Kami memperkirakan pasar furnitures dunia sekarang nilainya kurang lebih 736 miliar dolar AS pada tahun 2025 dan akan diproyeksi melampaui 1,1 triliun dolar pada tahun 2034 nanti. Nah, sekitar 62 persen di antaranya adalah furnitures kayu, di mana ini adalah bagian yang kita unggul," ujar Edi dalam konferensi pers yang digelar di Tangerang, Kamis (24/9/2026).

Meskipun potensi pasar luar negeri sangat luas, porsi ekspor furnitur Indonesia di negara-negara tujuan utama tercatat masih relatif kecil. Di Amerika Serikat misalnya, furniture Indonesia baru menguasai 4 persen pasar.

"Untuk Amerika Serikat sendiri impor furnitures itu mencapai 55, 52 miliar US Dollar dan kita baru mengisinya 4%. Jadi ruang untuk tumbuh itu masih sangat besar," lanjut Edi.

Sementara itu Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa kinerja neraca perdagangan industri furnitur Indonesia mencatatkan surplus berkelanjutan.

Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi dalam konferensi pers di Tangerang, Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Kemenko Perekonomian, Edi Prio Pambudi dalam konferensi pers di Tangerang, Kamis (24/9/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

"Neraca perdagangan industri furniture telah surplus sejak tahun 2021. Nilai ekspor tahun lalu sebesar 2,2 miliar (Dolar AS) dan impor sebesar 1,9 miliar (Dolar AS), sehingga terjadi surplus sebesar 473 juta dolar AS," terang Airlangga di sesi yang sama

Airlangga menambahkan, pencapaian tersebut menempatkan Indonesia di peringkat ke-25 sebagai negara eksportir furnitur dunia, dengan Amerika Serikat sebagai pasar serapan terbesar.

"Indonesia menempati peringkat ke-25 sebagai eksportir furniture dunia di tahun lalu dan pangsa pasar di Amerika sebesar 0,77 persen dan juga serapannya adalah 60 persen daripada ekspor furniture Indonesia," kata Menko Airlangga.

baca juga

Pemerintah pun optimistis peluang ekspansi ekspor mebel Indonesia akan semakin deras seiring makin terbukanya jalan diplomasi perdagangan internasional dengan berbagai negara mitra.

"Pintu pasar dunia sekarang sudah terbuka. Paling tidak kami mencatat ada 50 negara yang sekarang sudah terbuka untuk kita. Februari lalu kita sudah membuka pasar dengan Amerika Serikat, kemudian dengan Eropa yang sebentar lagi akan diselesaikan, dan ini sudah mencerminkan seluruh pasar dunia. Bahkan tarifnya pun sudah mendekati nol," jelas Edi.

Untuk mengoptimalkan peluang tersebut, pemerintah mendorong para pelaku industri nasional untuk meningkatkan nilai tambah produk melalui desain, inovasi, serta kepatuhan pada standar keberlanjutan global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

AS Blokir Visa Presiden Mahmoud Abbas, Isu Palestina Tetap Bergema di Sidang PBB

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:43 WIB

AS dan Eropa Mau Rekayasan Iklim Global, Kurangi Sinar Matahari Jatuh ke Bumi

AS dan Eropa Mau Rekayasan Iklim Global, Kurangi Sinar Matahari Jatuh ke Bumi

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:28 WIB

Keamanan Industri Kripto Terancam Komputer Kuantum, Apa Itu?

Keamanan Industri Kripto Terancam Komputer Kuantum, Apa Itu?

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:27 WIB

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

Iran Patok Syarat Tinggi untuk Buka Kembali Negosiasi dengan Amerika Serikat, Apa Saja?

News | Kamis, 24 September 2026 | 11:05 WIB

BUMN RI Bawa Isu Transformasi Hijau ke PBB, Ada Ancaman Baru Industri

BUMN RI Bawa Isu Transformasi Hijau ke PBB, Ada Ancaman Baru Industri

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 09:25 WIB

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

Iran Tolak Buka Selat Hormuz Jika Perang Berlanjut: Ogah Tunduk ke Amerika Serikat

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:03 WIB

Terkini

Fadia Dituntut 5 Tahun, KPK Justru Buka Penyidikan Baru dari Kasus Pekalongan

Fadia Dituntut 5 Tahun, KPK Justru Buka Penyidikan Baru dari Kasus Pekalongan

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 15:05 WIB

Cara Ampuh Pudarkan Flek Hitam dalam 1-2 Minggu ala Dokter Gio, Wajib Coba Urutan Skincare Ini!

Cara Ampuh Pudarkan Flek Hitam dalam 1-2 Minggu ala Dokter Gio, Wajib Coba Urutan Skincare Ini!

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:05 WIB

Pemilik Makin Hemat, Penggantian Ban Mobil Banyak Ditunda Akibat Daya Beli Melemah

Pemilik Makin Hemat, Penggantian Ban Mobil Banyak Ditunda Akibat Daya Beli Melemah

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 15:04 WIB

Air Menetes di Bawah Kulkas dan Dalam Rak Penampungan? Ini Solusinya

Air Menetes di Bawah Kulkas dan Dalam Rak Penampungan? Ini Solusinya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:04 WIB

Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali? Ini Penjelasannya

Apakah Rambut Rontok karena Stres Bisa Tumbuh Kembali? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:03 WIB

Kejagung Geledah Rumah Eks Bupati Nunukan Terkait Kasus Batubara di Kaltara

Kejagung Geledah Rumah Eks Bupati Nunukan Terkait Kasus Batubara di Kaltara

News | Kamis, 24 September 2026 | 15:01 WIB

Review Film Daayra: Hadirkan Realita Pahit Penegakan Hukum yang Dilematis!

Review Film Daayra: Hadirkan Realita Pahit Penegakan Hukum yang Dilematis!

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 15:00 WIB

5 Cara Memilih Sneakers dengan Bantalan Terbaik agar Nyaman untuk Jalan Jauh

5 Cara Memilih Sneakers dengan Bantalan Terbaik agar Nyaman untuk Jalan Jauh

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 15:00 WIB

YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah

YGMD Laporkan Kemendikdasmen ke APH Terkait Dugaan KKN Proyek Digitalisasi Sekolah

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 14:58 WIB

BYAN Cabut Force Majeure Usai RKAB Terbit

BYAN Cabut Force Majeure Usai RKAB Terbit

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 14:57 WIB

×