6.870 Pasar Rakyat Mulai Masuk Ekosistem Digital, 300 Ribu Pedagang Difasilitasi

Dythia Novianty, Fakhri Fuadi Muflih

Sabtu, 26 September 2026 | 13:29 WIB
6.870 Pasar Rakyat Mulai Masuk Ekosistem Digital, 300 Ribu Pedagang Difasilitasi
Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag), Dyah Roro Esti [ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/YU]
baca 10 detik
  • Kementerian Perdagangan menargetkan fasilitasi digital bagi ribuan pasar rakyat dan ratusan ribu pedagang di Indonesia.
  • Wamendag Dyah Roro Esti menyatakan program tersebut mencakup penerapan pembayaran QRIS serta pelatihan penjualan secara daring.
  • Penerapan teknologi digital di pasar rakyat diharapkan mampu memperluas jangkauan pasar serta menciptakan efek pengganda ekonomi.

Suara.com - Digitalisasi mulai diterapkan dalam aktivitas perdagangan di pasar rakyat di berbagai daerah. Kementerian Perdagangan mencatat sekitar 6.870 pasar rakyat dan lebih dari 300.000 pedagang telah mendapatkan fasilitasi digital. 6.870 Pasar Rakyat dan 300 Ribu Pedagang Telah Difasilitasi Digital

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag),Dyah Roro Esti mengatakan, fasilitasi tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai instansi. Bentuknya antara lain penggunaan sistem pembayaran digital serta pelatihan bagi pedagang.

"Kalau tercatat di data kita, ada sekitar, di tahun 2025 (target), ada sekitar 6.870 pasar rakyat dan lebih dari 300.000 pedagang yang sudah kita berikan fasilitasi digital," kata Roro di Jakarta, dikutip Sabtu (26/9/2026).

Menurut Roro, salah satu bentuk digitalisasi yang diterapkan di pasar rakyat adalah penggunaan sistem pembayaran secara daring, termasuk QRIS. Pedagang juga mendapatkan pelatihan untuk menggunakan kanal digital dalam aktivitas penjualan.

"Baik itu melalui online payment system, jadi QRIS itu sudah masuk ke pasar-pasar. Payment system online itu sudah masuk ke pasar-pasar. Hingga kemudian memberikan pelatihan untuk para pedagang, selain mereka bisa berjualan seperti biasa, tapi mereka juga bisa berjualan secara online," ujarnya.

Roro mengatakan, pemanfaatan kanal digital memberikan pilihan tambahan bagi pedagang untuk menjangkau konsumen. Aktivitas perdagangan dapat dilakukan secara langsung di pasar maupun melalui kanal online.

Ilustrasi ekosistem digital. [Unsplash]
Ilustrasi ekosistem digital. [Unsplash]

"Sehingga mereka bisa menembus berbagai jenis pasar (they're tapping into the different types of markets), baik itu di pasar rakyatnya, tapi juga secara online mereka bisa berdagang," ungkapnya.

Ia menilai, perkembangan teknologi membuat pelaku usaha perlu melakukan penyesuaian dalam menjalankan aktivitas perdagangan. Pemanfaatan teknologi juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.

"Memang ini adalah suatu hal yang suka tidak suka kita memang harus beradaptasi dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Harapannya, ini juga bisa menciptakan efek pengganda (multiplier effect) yang tentunya dibutuhkan," jelas Roro.

baca juga

Selain digitalisasi pasar rakyat, Kementerian Perdagangan juga memiliki sejumlah program yang berkaitan dengan pemanfaatan teknologi bagi pelaku usaha. 

Salah satunya Export Coaching Program yang ditujukan untuk membantu pelaku usaha mengakses pasar internasional.

Roro mengatakan, pemanfaatan teknologi juga perlu disertai dengan upaya mengurangi kesenjangan akses dan kemampuan masyarakat dalam menggunakannya.

"Dan kita akan selalu berupaya di pemerintah untuk kemudian memastikan bahwa AI dan teknologi yang semakin berkembang tidak membuat kesenjangan itu semakin lebar," tuturnya.

Menurutnya, pelatihan menjadi salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membantu masyarakat dan pelaku usaha mengikuti perkembangan teknologi.

"Lalu kemudian, kita juga harus bisa memanfaatkannya untuk kemudian memastikan kesenjangan yang tadi disampaikan itu bisa semakin kecil. Melalui pelatihan-pelatihan yang kita bisa tawarkan," pungkas Roro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PMSol Mantap Ekspansi Solusi Maritim Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi

PMSol Mantap Ekspansi Solusi Maritim Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi

Bisnis | Selasa, 13 Januari 2026 | 21:59 WIB

Wamendag Cek Minyakita di Pasar Jakarta, Harga Dijual di Bawah HET

Wamendag Cek Minyakita di Pasar Jakarta, Harga Dijual di Bawah HET

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 14:29 WIB

Penolakan Pembayaran Tunai, Wamendag Tegaskan Uang Cash Masih Berlaku di Pasar

Penolakan Pembayaran Tunai, Wamendag Tegaskan Uang Cash Masih Berlaku di Pasar

Bisnis | Kamis, 01 Januari 2026 | 12:57 WIB

Ambisi Bank Jakarta Perluas Ekosistem Digital

Ambisi Bank Jakarta Perluas Ekosistem Digital

Bisnis | Senin, 27 Oktober 2025 | 07:52 WIB

Bertujuan Jadi Penggerak Ekosistem Digital yang Berdaya Saing Global, Telkom Terus Perkuat Posisi

Bertujuan Jadi Penggerak Ekosistem Digital yang Berdaya Saing Global, Telkom Terus Perkuat Posisi

Bisnis | Rabu, 18 Juni 2025 | 18:30 WIB

BytePlus Resmi Masuk Indonesia, Dorong Ekosistem Digital RI

BytePlus Resmi Masuk Indonesia, Dorong Ekosistem Digital RI

Bisnis | Jum'at, 25 April 2025 | 07:15 WIB

Terkini

John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat

John Herdman Paham Duel Timnas Indonesia vs Malaysia Punya Arti Lebih, 3 Poin Wajib Didapat

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 13:27 WIB

Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas

Niat Tambah Nafkah Berujung Duka, Guru SDN 6 Kare Korban Tragedi KM Virgo Ditemukan Tewas

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 13:24 WIB

Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

Wakili Keluarga di Pemakaman Guruh Soekarnoputra, Rano Karno: Mas Guruh Cinta Indonesia Tanpa Gaduh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:23 WIB

Menjaga RUU Perampasan Aset Tetap pada Tujuannya

Menjaga RUU Perampasan Aset Tetap pada Tujuannya

Opini | Sabtu, 26 September 2026 | 13:18 WIB

Menang Telak di Mahkamah Agung, Ki Kusumo Siap 'Bersih-bersih' dan Rangkul Anggota PARFI

Menang Telak di Mahkamah Agung, Ki Kusumo Siap 'Bersih-bersih' dan Rangkul Anggota PARFI

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 13:18 WIB

Akhirnya PBB Turun Tangan di Perang AS - Iran, Minta Rampungkan Konflik Selat Hormuz

Akhirnya PBB Turun Tangan di Perang AS - Iran, Minta Rampungkan Konflik Selat Hormuz

News | Sabtu, 26 September 2026 | 13:16 WIB

7 Inspirasi Lipstik OMG Ombre, dari Natural hingga Bold

7 Inspirasi Lipstik OMG Ombre, dari Natural hingga Bold

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:16 WIB

Mengapa Zodiak Gemini dan Scorpio Sering Mengalami Konflik dalam Pertemanan Jangka Panjang?

Mengapa Zodiak Gemini dan Scorpio Sering Mengalami Konflik dalam Pertemanan Jangka Panjang?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:15 WIB

Volkswagen Recall 2,8 Juta Mobil Akibat Masalah Baut

Volkswagen Recall 2,8 Juta Mobil Akibat Masalah Baut

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 13:14 WIB

Covering Cream Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Penggunanya

Covering Cream Viva untuk Apa? Ini Manfaat, Harga, dan Review Penggunanya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 13:05 WIB

×