Rupiah Balik Rp18.000, Warga Mulai Ramai-Ramai Jual Dolar

Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 29 September 2026 | 17:41 WIB
Rupiah Balik Rp18.000, Warga Mulai Ramai-Ramai Jual Dolar
Rupiah kembali tertekan mendekati level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (29/9/2026). Pelemahan mata uang Garuda mulai tercermin dari perubahan aktivitas transaksi di gerai penukaran valuta asing. Foto Suara-Esther Nadya.
baca 10 detik
  • Rupiah kembali mendekati Rp18.000 per dolar AS.
  • Penjual dolar di money changer kini lebih banyak dari pembeli.
  • Transaksi meningkat, tetapi belum menunjukkan kepanikan.

Suara.com - Rupiah kembali tertekan mendekati level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (29/9/2026). Pelemahan mata uang Garuda mulai tercermin dari perubahan aktivitas transaksi di gerai penukaran valuta asing.

Pedagang valas mengungkapkan jumlah pelanggan yang menjual dolar AS kini lebih banyak dibandingkan mereka yang membeli. Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat mulai memanfaatkan tingginya kurs dolar untuk melepas simpanan valuta asing.

"Sekarang yang jual dolar lebih banyak daripada yang beli," kata pedagang valas yang enggan disebutkan namanya di Aseva Money Changer, Plaza Pondok Gede saat ditemui Suara.com Selasa (29/9/2026).

Berdasarkan papan kurs beli, rupiah berada di sekitar Rp17.850 per dolar AS pada Jumat (25/9/2026). Level tersebut kembali mendekati kondisi pada awal Juni, ketika rupiah pertama kali menembus Rp18.000 dan mencatat rekor terlemah sepanjang sejarah pada 4 Juni 2026.

Menurut pedagang tersebut, perubahan pola transaksi mulai terasa sejak rupiah menembus Rp18.000 pada awal Juni. Aktivitas sempat mereda ketika rupiah kembali menguat, tetapi transaksi jual dolar kembali meningkat dalam beberapa hari terakhir.

Rupiah kembali tertekan mendekati level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (29/9/2026). Pelemahan mata uang Garuda mulai tercermin dari perubahan aktivitas transaksi di gerai penukaran valuta asing. Foto Suara-Esther.
Rupiah kembali tertekan mendekati level Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Selasa (29/9/2026). Pelemahan mata uang Garuda mulai tercermin dari perubahan aktivitas transaksi di gerai penukaran valuta asing. Foto Suara-Esther.

Dibandingkan sebulan sebelumnya, aktivitas di gerai penukaran valas tersebut kini terlihat lebih ramai. Namun, intensitasnya masih belum seperti ketika rupiah mencetak rekor pelemahan pada awal Juni.

"Dulu orang datang serempak. Sekarang lebih bertahap," ujarnya.

Tak hanya pelanggan yang langsung menjual dolar, sebagian masyarakat juga datang sekadar mencari informasi mengenai perkembangan kurs. Setelah mengetahui harga, mereka memilih pergi untuk mempertimbangkan kembali keputusan transaksi.

"Ada yang tanya dulu, lalu pergi untuk menimbang-nimbang," katanya.

baca juga

Sementara itu, pelanggan yang membeli dolar AS disebut lebih banyak datang karena kebutuhan tertentu. Salah satunya untuk keperluan perjalanan ke luar negeri, bukan untuk sekadar menyimpan dolar sebagai aset.

Meski transaksi mulai meningkat, pedagang tersebut belum melihat adanya kepanikan di kalangan pelanggan. Aktivitas jual beli masih berlangsung secara bertahap dan belum menunjukkan lonjakan serentak seperti yang terjadi ketika rupiah mencetak rekor pelemahan pada Juni lalu.

Reporter: Esther Nadya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Rupiah Makin Tertekan, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Rupiah Makin Tertekan, Pasar Tunggu Data Tenaga Kerja AS

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:21 WIB

Terkini

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Direproduksi Antar Generasi, 200 Lebih Kasus Bullying Terjadi di Kota Jogja

Jogja | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

AI Bikin Produk Digital Makin Cepat, Tapi Berguna bagi Bisnis?

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:37 WIB

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

BRIN Ungkap Dampak Buruk Vape: Masalah Diabetes sampai Celah Penyebaran Narkoba

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:36 WIB

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Sempat Tembus Rp18.000, Rupiah Ditutup di Rp17.981 per Dolar AS

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Diumumkan Meninggal Lewat Pengeras Suara Masjid, Pria di Sampang Tiba-tiba Pulang Segar Bugar

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 17:34 WIB

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

Tak Hanya Fasilitas Mewah, Ombudsman Juga Temukan Indikasi Pungli di Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:32 WIB

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Kuota LPG 3Kg Dikurangi, Pemerintah Harus Hati-hati

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

ASN Gugur di Latsarmil, Masih Perlukah Bela Negara Gaya Militeristik?

News | Selasa, 29 September 2026 | 17:31 WIB

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

IHSG Masih Tertekan, Saham Teknologi Masih Jadi Beban

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

×