Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 29 September 2026 | 19:30 WIB
Manajer Kopdes Diminta Legowo dan Tak Protes Soal Penempatan Lokasi Kerja
Potret sebagian KDMP Tamanmartani. (Suara.com/Irwan Febri)
baca 10 detik
  • Pemerintah meminta calon manajer KDMP menerima penempatan kerja jauh agar status pegawai kontrak tidak gugur.
  • Menteri Koperasi menyatakan sekitar 1.900 manajer ditempatkan lintas provinsi untuk mengisi kekurangan SDM di daerah tertentu.
  • Pemerintah berjanji akan memindahkan lokasi tugas pegawai ke koperasi terdekat setelah bangunan selesai dibangun.

Suara.com - Pemerintah meminta para calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) legowo terkait penempatan lokasi yang disudah ditetapkan, meskipun jauh dari domisili.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas mengatakan penerimaan penempatan menjadi penting agar status calon manajer sebagai pegawai tidak gugur.

Para manajer akan berstatus sebagai pegawai dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun di bawah Agrinas Pangan.

"Yang paling penting sekarang, dari manajer-manajer itu ditempatkan, diterima dulu. Agar statusnya tetap sebagai pegawai PKWT. PKWT itu pegawai waktu tertentu. Kontrak dua tahun. Jadi pegawai kontrak waktu tertentu selama 2 tahun," ujar Zulhas di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Selasa (29/9/2026).

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Cirebon. [Suara.com/Dythia]
Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. [Suara.com/Dythia]

Zulhas menjelaskan pemerintah memahami adanya calon manajer yang memperoleh penempatan jauh dari tempat tinggalnya. Namun, mereka diminta terlebih dahulu menerima penempatan yang diberikan.

"Di bawah Agrinas Pangan. Nah, ditempatkan dulu, diterima. Nah, kalau ternyata jauh dari domisilinya, tadi sudah disampaikan oleh Pak Joa, ya, setelah diterima artinya statusnya tetap kan sebagai manajer koperasi. Kalau enggak diterima, enggak dianu-kan, gugur. Yang penting terima dulu," jelasnya.

Setelah koperasi di wilayah yang lebih dekat dengan domisili manajer selesai dibangun, pemerintah akan menyesuaikan penempatan tersebut.

"Nah, setelah itu nanti disesuaikan. Di mana nanti domisili dengan koperasi yang terdekat, akan disesuaikan tempatnya. Jadi itu menjawab eh berita-berita di luar yang jauh dan sebagainya itu, itu jawabannya. Jadi setelah diterima akan disesuaikan di mana domisilinya, di mana nanti eh koperasi yang terdekat, dia akan ditempatkan di situ," tuturnya.

Zulhas mencontohkan calon manajer yang berdomisili di Depok tetapi mendapat penempatan di Gorontalo. Menurut dia, kondisi tersebut dapat disesuaikan setelah koperasi yang lebih dekat dengan domisili manajer tersedia.

baca juga

"Misalnya ada satu contoh tinggal di Depok ditaruhnya di Gorontalo, ya tentu kejauhan kan. Nah, itu nanti akan disesuaikan, yang penting tempatnya di sekarang dia take it, terima dulu. Agar status enggak gugur kan, nanti disesuaikan tempat yang terdekat," jelasnya.

Sementara itu, Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan sekitar 1.900 manajer atau sekitar 11 persen dari total manajer yang lolos seleksi ditempatkan lintas provinsi. Penempatan tersebut dilakukan untuk mengisi kebutuhan sumber daya manusia di daerah tertentu.

"Yang jumlahnya tadi disampaikan oleh Pak Menko, jumlahnya kurang lebih 1.900 atau sekitar 11 persen dari manajer Kopdes yang ditempatkan lintas apa, provinsi. Tapi pengertian penempatan lintas provinsi itu dimaksudkan semata-mata untuk mengisi kekurangan apa, SDM di daerah-daerah yang eh perlu ada apa, penempatan," bebernya.

Ferry mengatakan pemerintah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara tetap mempertahankan status para manajer yang masuk dalam penempatan lintas provinsi.

"Tapi kami kemarin juga sudah bersama PT Agrinas Pangan Nusantara akan tetap mempertahankan statusnya, dan kemudian tidak kita diskualifikasi, dan dipertahankan sambil menunggu bangunan koperasi desa kelurahannya selesai, pokoknya kita carikan solusinya," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Manajer Kopdes Digaji Rp8,3 Juta, Setara Profesi Software Engineer di Jakarta

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 18:06 WIB

1.900 Manajer KDMP Ditempatkan Secara Acak, Ini Detailnya

1.900 Manajer KDMP Ditempatkan Secara Acak, Ini Detailnya

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 16:50 WIB

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Mohon Maaf Manajer Kopdes, Pemerintah Tak Bisa Kabulkan Permintaan Lokasi Kerja

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 19:58 WIB

Terkini

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Pilu! Korban KM Virgo Transport 8 Dimakamkan di Madiun, Tinggalkan Istri dan Empat Anak

Jatim | Selasa, 29 September 2026 | 19:29 WIB

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Fotonya Ada, Ombudsman Duga Jimmy Masrin Nikmati Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:26 WIB

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Klaim Karhutla Sudah Lenyap, BPBD: Asap di Riau dari Provinsi Tetangga

Riau | Selasa, 29 September 2026 | 19:24 WIB

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Main Bareng Lydi Kandou di Kuasa Gelap: Perjanjian Darah, Lukman Sardi Grogi Setengah Mati

Entertainment | Selasa, 29 September 2026 | 19:23 WIB

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

Dulu Atapnya Ambruk, SDN Kebayoran Lama Selatan Kini Dibangun 4 Lantai Lengkap Fasilitas Lift

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:17 WIB

Pesan DPR ke Ombudsman Usai Bongkar Fasilitas Mewah Lapas: Jaga Diri, Jangan Kalian Kena Santet

Pesan DPR ke Ombudsman Usai Bongkar Fasilitas Mewah Lapas: Jaga Diri, Jangan Kalian Kena Santet

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:14 WIB

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Tahun Depan, Menkeu Bisa Audit Khusus

Pemerintah Perketat Restitusi Pajak Tahun Depan, Menkeu Bisa Audit Khusus

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 19:13 WIB

Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison

Sidang Korupsi Chromebook Muara Enim: Saksi Ungkap Skema Fee, 5 Persen untuk Bupati Edison

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 19:12 WIB

Kejar Amanat MK, DPR Targetkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung 8 Oktober

Kejar Amanat MK, DPR Targetkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Rampung 8 Oktober

News | Selasa, 29 September 2026 | 19:10 WIB

Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum

Massa Pemulung Nilai PT DPM Tak Hormati Proses Hukum

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 19:09 WIB

×