Kinerja BSI Makin Solid, Laba hingga Agustus 2026 Capai Rp5,30 Triliun

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:09 WIB
Kinerja BSI Makin Solid, Laba hingga Agustus 2026 Capai Rp5,30 Triliun
Ilustrasi BSI. (Dok: BSI)
baca 10 detik
  • PT Bank Syariah Indonesia membukukan laba Rp5,30 triliun dengan pertumbuhan 10,07 persen hingga Agustus 2026.
  • Dana Pihak Ketiga BSI meningkat 17,71 persen menjadi Rp389 triliun yang memperkuat struktur pendanaan perseroan.
  • Pembiayaan BSI mencapai Rp344 triliun dengan kualitas terjaga serta ditopang kenaikan pendapatan berbasis biaya.

Suara.com - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk atau BSI membukukan laba sebesar Rp5,30 triliun hingga Agustus 2026. Capaian tersebut tumbuh 10,07 persen secara tahunan atau year on year (yoy).

Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh ekspansi bisnis, penguatan dana murah, akselerasi pembiayaan, serta meningkatnya kontribusi bisnis emas dan fee based income.

Dalam hal ini, Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, kinerja hingga Agustus 2026 menunjukkan transformasi bisnis perseroan mulai menghasilkan pertumbuhan yang lebih seimbang, baik dari sisi funding, financing maupun non-financing income.

“Kami melihat fundamental BSI semakin kuat. Pertumbuhan laba dua digit berjalan beriringan dengan penguatan CASA, pertumbuhan pembiayaan yang lebih tinggi, penurunan cost of fund, serta akselerasi fee based income. Ini menunjukkan mesin pertumbuhan BSI semakin terdiversifikasi dan memiliki ruang untuk terus berkembang,” terang Anggoro dalam siaran pers yang diterima, Senin (5/10/2026).

Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) BSI tumbuh 17,71 persen secara tahunan menjadi Rp389 triliun. Sementara itu, dana murah atau current account savings account (CASA) mencapai Rp246 triliun.

Penguatan CASA terutama didorong pertumbuhan tabungan yang mencapai Rp171 triliun. Kondisi tersebut turut memperkuat struktur pendanaan sekaligus meningkatkan efisiensi biaya dana perseroan.

Tabungan Haji BSI yang hingga Juli 2026 telah mencapai 7,8 juta nasabah, dengan sekitar 45% di antaranya merupakan generasi Z dan kelompok usia muda. (Dok: BSI)
Ilustrasi BSI. (Dok: BSI)

Efisiensi tercermin dari cost of fund (CoF) yang turun 37 basis poin dibandingkan posisi tahun sebelumnya menjadi 2,30 persen. Penurunan biaya dana tersebut memberikan ruang bagi BSI untuk menjaga daya saing pembiayaan sekaligus mempertahankan profitabilitas.

Di sisi intermediasi, pembiayaan BSI hingga Agustus 2026 mencapai Rp344 triliun atau tumbuh 16,21 persen secara tahunan. Pertumbuhan pembiayaan tersebut lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan DPK.

Meski tumbuh dua digit, perseroan tetap menjaga kualitas pembiayaan. Hal itu tercermin dari tingkat non-performing financing (NPF) gross yang berada di level 1,8 persen.

baca juga

Selain pembiayaan, pertumbuhan bisnis BSI juga ditopang pendapatan berbasis biaya atau fee based income (FBI). Hingga Agustus 2026, FBI tumbuh 36,27 persen menjadi Rp5,6 triliun.

Peningkatan tersebut terutama berasal dari bisnis treasury dan emas. Kontribusi pendapatan berbasis biaya yang semakin besar turut mendorong fee based ratio BSI menjadi 23,07 persen.

Memasuki akhir kuartal III dan kuartal IV 2026, BSI akan terus memperkuat sumber dana murah. Salah satu strategi yang disiapkan adalah pengembangan ekosistem haji dan umrah, sekaligus memperluas pembiayaan ritel dan konsumer berbasis underlying.

BSI juga akan mendorong pertumbuhan bisnis ekosistem syariah dan emas, memperkuat transaksi serta layanan berbasis digital, dan tetap menjaga kualitas pembiayaan.

“Ke depan, fokus kami bukan hanya tumbuh lebih besar, tetapi memastikan pertumbuhan tersebut menghasilkan kualitas dan profitabilitas yang semakin kuat. Kami optimistis kinerja kuartal III dan hingga akhir tahun tetap berada di jalur yang telah ditetapkan,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Laba MSIG Life Melonjak 69% Jadi Rp181 Miliar di Semester I-2026

Laba MSIG Life Melonjak 69% Jadi Rp181 Miliar di Semester I-2026

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 18:24 WIB

Diperintah Prabowo, Purbaya Akui Pembukaan Rekening Massal BRI-BSI biar Warga Kebagian Bansos

Diperintah Prabowo, Purbaya Akui Pembukaan Rekening Massal BRI-BSI biar Warga Kebagian Bansos

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 12:28 WIB

Di Balik Rencana Prabowo Wajibkan Warga RI Umur 17 Tahun Punya Rekening Bank

Di Balik Rencana Prabowo Wajibkan Warga RI Umur 17 Tahun Punya Rekening Bank

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 12:17 WIB

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:37 WIB

Demi Bansos Tunai, Pemerintah Siapkan Pembukaan Rekening Massal Warga RI di BRI dan BSI

Demi Bansos Tunai, Pemerintah Siapkan Pembukaan Rekening Massal Warga RI di BRI dan BSI

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 16:53 WIB

DPR Dorong RUU Perampasan Aset Juga Bidik Kejahatan Perbankan, Harris Turino: Itu Juga Sadis

DPR Dorong RUU Perampasan Aset Juga Bidik Kejahatan Perbankan, Harris Turino: Itu Juga Sadis

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:44 WIB

Terkini

Kinerja BSI Makin Solid, Laba hingga Agustus 2026 Capai Rp5,30 Triliun

Kinerja BSI Makin Solid, Laba hingga Agustus 2026 Capai Rp5,30 Triliun

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:09 WIB

Prediksi Line Up Indonesia vs Thailand, Skema Serang Skuad Garuda

Prediksi Line Up Indonesia vs Thailand, Skema Serang Skuad Garuda

Bola | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:08 WIB

Istirahat Bagian dari Produktivitas: Belajar Berhenti Tanpa Merasa Bersalah

Istirahat Bagian dari Produktivitas: Belajar Berhenti Tanpa Merasa Bersalah

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Djamari Chaniago dan Sjafrie Samsudin Dapat Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

Djamari Chaniago dan Sjafrie Samsudin Dapat Bintang Mahaputera Adipurna dari Prabowo

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:02 WIB

Skin Barrier Rusak? 5 Cleanser dengan Cholesterol Ini Bikin Kulit Lembap

Skin Barrier Rusak? 5 Cleanser dengan Cholesterol Ini Bikin Kulit Lembap

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 10:00 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik Lagi Jadi Rp2,58 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.918

Rupiah Kembali Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.918

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:54 WIB

Pedagang Wanti-wanti Efek Domino Larangan Perisa Rokok, Omzet Bisa Anjlok 30 Persen

Pedagang Wanti-wanti Efek Domino Larangan Perisa Rokok, Omzet Bisa Anjlok 30 Persen

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor

Dua Meninggal dan Lima Luka-Luka Usai Motor Roda Tiga Nekat Salip Truk di Cileungsi Bogor

Bogor | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Cara Cek Penerima BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja

Cara Cek Penerima BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 09:52 WIB

×