Jurus Genjot Ekonomi Digital Daerah, Pangkas Harga Internet hingga Naikkan Bandwidth

Dicky Prastya

Rabu, 07 Oktober 2026 | 15:05 WIB
Jurus Genjot Ekonomi Digital Daerah, Pangkas Harga Internet hingga Naikkan Bandwidth
Ilustrasi internet. (Pixabay/foundry)
baca 10 detik
  • Biznet menurunkan tarif dan menaikkan kapasitas internet di kota kecil untuk mengurangi ketimpangan digital Indonesia.
  • Penyelesaian infrastruktur kabel laut BNCS 1 membuat distribusi jaringan fiber optik ke daerah menjadi lebih efisien.
  • Inisiatif internet murah ini berhasil mendongkrak transaksi nontunai serta aktivitas perdagangan digital di kawasan pesisir.

Suara.com - Upaya mengikis jurang digital di kawasan pedesaan dan pesisir Indonesia kian agresif lewat peningkatan kapasitas layanan broadband rumah tangga secara masif. Tanpa perlu membayar mahal, masyarakat di kota-kota kecil kini dapat menikmati koneksi internet setara dengan kualitas jaringan di kota besar.  

Strategi ini dilakukan oleh penyedia layanan internet Biznet. Mereka memutuskan pangkas tarif layanan sekaligus peningkatan kapasitas (bandwidth) secara masif demi mendorong pemerataan ekonomi digital di luar kota besar.

Senior Manager Marketing Biznet, Adrianto Sulistyo, mengungkapkan bahwa pemangkasan harga serta penambahan kapasitas ini menjadi fokus utama dalam momentum ulang tahun ke-26 Biznet. Perusahaan berupaya mengikis ketimpangan digital (digital gap) antara kota besar dan daerah.

"Kalau boleh dibilang mungkin 10-15 tahun yang lalu, kita cari bandwidth besar tuh masih harus ke kota besar gitu. Jadi kalau sekarang tuh berapa kota sekolah bisa di kota kecil pun sudah bisa. Sudah bisa menikmati," ujar Adrianto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Sebagai contoh, Biznet menyesuaikan skema tarifnya untuk wilayah Manado, Sulawesi Utara. Layanan yang sebelumnya dimulai dari kecepatan 50 Mbps seharga Rp200.000 per bulan kini ditingkatkan menjadi 100 Mbps dengan harga lebih murah menjadi Rp175.000 per bulan.

Bahkan untuk beberapa kota kategori tier 3 di wilayah Sumatera dan Jawa, paket internet berkecepatan 100 Mbps ditawarkan mulai dari harga Rp150.000 per bulan. Harga ini lebih murah dibandingkan tarif standar kota besar seperti Jakarta yang berada di kisaran Rp250.000 untuk kecepatan 200 Mbps.

Senior Manager Marketing Biznet Adrianto Sulistyo dan Vice President Territory Jakarta Biznet Yasmin Unsulangi saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/10/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]
Senior Manager Marketing Biznet Adrianto Sulistyo dan Vice President Territory Jakarta Biznet Yasmin Unsulangi saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (7/10/2026). [Suara.com/Dicky Prastya]

Penyesuaian tarif di wilayah tier 2 dan 3 ini didukung oleh rampungnya pembangunan infrastruktur kabel laut Biznet Nusantara Cable System (BNCS) 1 yang menghubungkan Jawa dan Sumatera. Penggelapan jaringan fiber optik ini membuat biaya distribusi kapasitas internet ke daerah menjadi jauh lebih efisien.

Berkat ini, Biznet bisa menurunkan tarif internet per Mbps yang menekan pengeluaran kuota bulanan rumah tangga dan pelaku usaha lokal. Dana yang biasa dialokasikan untuk kuota internet seluler dapat dialihkan ke kebutuhan produktif lain.

Selain itu, kehadiran internet cepat berbiaya murah terbukti mendorong adopsi transaksi nontunai (QRIS) serta aktivitas perdagangan digital di kawasan pesisir dan pedesaan.

baca juga

Ia melanjutkan, strategi penetrasi harga (price penetration) ini juga berpotensi meningkatkan intensitas persaingan antar penyedia jasa internet (Internet Service Provider/ISP) di daerah. ISP lokal maupun pemain nasional dituntut untuk meningkatkan kualitas jaringan dan menyesuaikan harga agar tetap kompetitif.

Sementara itu Vice President Territory Jakarta Biznet Yasmin Unsulangi, menambahkan bahwa ekspansi ke kota tier 2 dan 3 di Sumatera seperti Medan, Siantar, Sibolga, Padang, hingga Lampung, juga diimbangi dengan pembentukan kantor cabang lokal (branch office).

"Kurang lebih ada 22-23 ya kantor, ada beberapa yang kita adain satu juga gitu. Jadi bisa kok itu meng-cover kurang lebih radiusnya 4 sampai 10 km,"  imbuhnya.

Hingga 2026, Biznet telah menggelar lebih dari 100.000 km jaringan fiber optik dengan cakupan homepass mencapai 3 juta sambungan di lebih dari 200 kota di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Dorong Ekonomi Berbasis Pengetahuan, AI hingga Energi Jadi Fokus

Luhut Dorong Ekonomi Berbasis Pengetahuan, AI hingga Energi Jadi Fokus

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Ilusi Kekayaan Individual: Saatnya Literasi Finansial Jadi Gerakan Warga

Ilusi Kekayaan Individual: Saatnya Literasi Finansial Jadi Gerakan Warga

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Survei Kadin: Pengusaha Butuh Kepastian Kebijakan Pemerintah Prabowo Subianto

Survei Kadin: Pengusaha Butuh Kepastian Kebijakan Pemerintah Prabowo Subianto

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 17:05 WIB

Indonesia Kuasai 66 Persen Nikel Dunia, Kini Pilih Tahan Produksi demi Jaga Nilai Ekspor

Indonesia Kuasai 66 Persen Nikel Dunia, Kini Pilih Tahan Produksi demi Jaga Nilai Ekspor

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:52 WIB

Bank Dunia Ubah Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026

Bank Dunia Ubah Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:39 WIB

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Jangan Puas Menjadi Perakit: Indonesia Harus Naik Kelas dalam Industri

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2026 | 09:30 WIB

Terkini

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

Kematian Sutrimo Disebut Bukan Tindak Pidana, Pengacara Febrie: Jangan Ada Spekulasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Cara Pre-Order iPhone 18 Series Ekstra Hemat Pakai BRImo

Bri | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Pilihan Skincare Lokal Makin Beragam di Tengah Tren Beauty

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Beauty Routine Makin Personal, 100 Skincare hingga Fragrance Jadi Pilihan Konsumen 2026

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

Daftar Rincian Isi 7 Koper Emas 74 Kg dan Dolar di Brankas Rumah Febrie Adriansyah

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:35 WIB

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

KPK Tetapkan 8 Tersangka Baru Kasus Jalan Sumut, Salah Satunya dari BBPJN

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Penerimaan Pajak Melesat 24,1% di Agustus 2026 karena Pemerintah Tunda Restitusi ke Pengusaha

Bisnis | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:33 WIB

Istanbul Jadi Sumber Inspirasi, Brand Fashion Indonesia Perkuat Jejak di Turkiye

Istanbul Jadi Sumber Inspirasi, Brand Fashion Indonesia Perkuat Jejak di Turkiye

Lifestyle | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:31 WIB

12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi

12 Perusahaan di Sumsel Disegel KLH Terkait Karhutla, Sampel Diuji untuk Tentukan Sanksi

Sumsel | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:15 WIB

Pintu Lift Rusak, 6 Penumpang Terjebak di Stasiun Manggarai Berhasil Dievakuasi

Pintu Lift Rusak, 6 Penumpang Terjebak di Stasiun Manggarai Berhasil Dievakuasi

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 21:14 WIB

×