Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah pada Rabu Sore

Liberty Jemadu, Rina Anggraeni

Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:31 WIB
Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah pada Rabu Sore
Nilai tukar rupiah melemah tipis tiga poin ke level Rp17.903 per dolar AS pada Rabu sore, 14 Oktober 2026. [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Nilai tukar rupiah melemah tipis tiga poin ke level Rp17.903 per dolar AS pada Rabu sore, 14 Oktober 2026.
  • Pelemahan rupiah dipicu oleh kenaikan harga minyak dunia serta sikap kehati-hatian investor dalam menanti rilis data inflasi AS.
  • Kondisi tersebut terjadi di tengah tren pelemahan mayoritas mata uang di kawasan Asia, termasuk dolar Singapura dan baht Thailand.

Suara.com - Nilai tukar rupiah kembali melemah tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu sore (14/10/2026), melanjutkan tren pelemahan sejak pagi tadi.

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah ditutup ke level Rp17.903 per dolar Amerika Serikat. Angka ini melemah 3 poin atau turun 0,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.900.

Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong, mengatakan pelemahan rupiah didorong oleh kenaikan harga minyak dunia. 

"Rupiah ditutup hampir datar, melemah tipis terhadap dolar AS tertekan oleh kenaikan harga minyak namun didukung koreksi pada indeks dolar dan data inflasi di Amerika," katanya saat dihubungi Suara.com.

Dia menambahkan investor cenderung berhati-hati dan bisa memberikan sentimen negatif pada mata uang Garuda. Lantaran rilis inflasi Amerika Serikaf bisa memberikan tekanan pada rupiah pada esok hari.

"Investor cenderung berhati-hati dan wait and see mengantisipasi rilis data inflasi AS malam ini. Rupiah besok akan tergantung pada hasil rilis data inflasi malam ini," jelasnya.

Pelemahan rupiah terjadi di tengah anjloknya mata-mata uang Asia. Dolar Singapura mengalami penurunan paling dalam sebesar 0,15 persen, diikuti baht Thailand dan peso Filipina yang kompak melemah 0,14 persen. 

Sementara Yen Jepang turun 0,08 persen dan dolar Taiwan melemah tipis 0,02 persen.

Sedangkan mata uang won Korea Selatan mengalami penguatan terbesar di Asia dengan naik 0,49 persen. Disusul oleh rupee India naik 0,24 persen dan ringgit Malaysia menguat tipis 0,04 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kelakar SBY: Kalau Pak Prabowo Batuk Keras, Nilai Tukar Rupiah dan Saham Bisa Jatuh

Kelakar SBY: Kalau Pak Prabowo Batuk Keras, Nilai Tukar Rupiah dan Saham Bisa Jatuh

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Rupiah Berbalik Melemah Paling Dalem di Asia, Dolar AS Naik Dekati Rp17.917

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:26 WIB

Rupiah Ditutup Berbalik Perkasa, Tapi Masih di Level Rp17.900

Rupiah Ditutup Berbalik Perkasa, Tapi Masih di Level Rp17.900

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Paling Lemah di Dunia, Benarkah Fundamental Ekonomi RI Rendah?

Rupiah Masuk Daftar Mata Uang Paling Lemah di Dunia, Benarkah Fundamental Ekonomi RI Rendah?

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 10:56 WIB

Rupiah Lanjutkan Tren Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.939

Rupiah Lanjutkan Tren Melemah, Dolar AS Naik ke Level Rp17.939

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 09:45 WIB

Terkini

Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah pada Rabu Sore

Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah pada Rabu Sore

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Perpres Ojol dan Problem Kemitraan: Saat Negara Lepas dari Kewajiban Buruh

Perpres Ojol dan Problem Kemitraan: Saat Negara Lepas dari Kewajiban Buruh

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:30 WIB

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:28 WIB

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:20 WIB

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

OTT BNPB, Adik Kepala BNPB Suharyanto Jadi Satu dari Lima Tersangka

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:19 WIB

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

7 Produk Solusi Organic Renewage Martha Tilaar yang Bikin Kulit Kencang di Usia 40 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:17 WIB

×