Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan

Dythia Novianty, Rina Anggraeni

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:01 WIB
Pasar Modal Asia Dibuka Anjlok dan Saham Teknologi Tertekan
Ilustrasi pergerakan saham di bursa Wall Street. [Pexels].
baca 10 detik
  • Bursa saham Asia dibuka melemah pada hari Kamis akibat inflasi konsumen Amerika Serikat yang meningkat melebihi perkiraan.
  • Kenaikan inflasi tersebut memicu ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan menekan pergerakan saham global secara signifikan.
  • Sektor teknologi mengalami tekanan terberat akibat kekhawatiran risiko pendanaan kecerdasan buatan serta pembiayaan infrastrukturnya.

Suara.com - Bursa saham Asia kompak dibuka melemah pada perdagangan Kamis. Pelemahan ini disebabkan pengumuman inflasi konsumen Amerika Serikat (AS) pada September meningkat lebih tinggi dari perkiraan. 

Kondisi tersebut memperkuat ekspektasi pasar terhadap kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) dan menekan pergerakan saham global. 

Hal itu terlihay Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 1,2 persen. Pelemahan dipimpin oleh indeks KOSPI Korea Selatan yang anjlok 5,6 persen. 

Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang terkoreksi 1,3 persen. Kontrak berjangka S&P 500 juga melemah 0,3 persen.

Kepala Riset Pepperstone Group Ltd. di Melbourne, Chris Weston, menilai bahw pasar Asia masih menghadapi tekanan, terutama dari sektor teknologi.

“Asia menghadapi sesi perdagangan yang kembali sulit,” kata Weston dilansir reuters, Kamis (15/10/2026).

Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. [Pexels].
Ilustrasi perdagangan saham di Wall Street. [Pexels].

Ia menambahkan, kontrak berjangka KOSPI dan Nikkei menunjukkan potensi pelemahan lanjutan pada saham teknologi. 

Menurutnya, arus dana pada leveraged exchange-traded fund (ETF) serta risiko kredit dalam pembiayaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) menjadi perhatian utama pelaku pasar.

Selain itu, tekanan di pasar Asia mengikuti pelemahan bursa saham Amerika Serikat pada perdagangan sebelumnya.

baca juga

 Wall Street mencatat penurunan selama tiga hari berturut-turut setelah data inflasi konsumen AS pada September menunjukkan kenaikan yang melampaui ekspektasi.

Alhasil, kenaikan inflasi dan prospek suku bunga yang lebih tinggi turut menekan saham perusahaan teknologi yang sensitif terhadap biaya pinjaman, termasuk Oracle dan CoreWeave. 

Kekhawatiran investor terhadap kebutuhan pendanaan perusahaan berbasis AI juga menjadi salah satu faktor yang membebani sektor tersebut.

Analis JPMorgan menyebut kenaikan inflasi AS menjadi pemicu awal aksi jual. Namun, tekanan pada saham teknologi menjadi faktor utama yang memperdalam pelemahan pasar.

“AI kembali menjadi tantangan utama, dengan risiko pendanaan dan jadwal penawaran umum perdana (IPO) masih menjadi pusat perhatian,” tulis analis JPMorgan dalam catatan risetnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IHSG Diborong Asing, Cek Saham-saham Rekomendasi Pengamat Hari Ini

IHSG Diborong Asing, Cek Saham-saham Rekomendasi Pengamat Hari Ini

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 07:42 WIB

India Gantikan Indonesia sebagai Pasar Saham yang Paling Tidak Disukai Investor

India Gantikan Indonesia sebagai Pasar Saham yang Paling Tidak Disukai Investor

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:56 WIB

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

IHSG Berpotensi Rebound, Saham Farmasi Meroket Imbas Temuan Terapi Kanker Termutakhir

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:56 WIB

Bos BEI Buka Suara Keputusan FTSE Russell yang Tunda Reblancing Saham Indonesia

Bos BEI Buka Suara Keputusan FTSE Russell yang Tunda Reblancing Saham Indonesia

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Wall Street Melemah, IHSG Diproyeksi Sideways Cenderung Menguat Hari Ini

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Biar Naik Kelas, Prabowo Ingin Pasar Modal RI Juga Dipenuhi Startup

Biar Naik Kelas, Prabowo Ingin Pasar Modal RI Juga Dipenuhi Startup

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 12:52 WIB

Terkini

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Wacana Adik Prabowo soal HP Gratis untuk Bansos Dinilai Tak Jelas, APBN Sudah Tekor

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:59 WIB

Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar

Bahlil Ungkap Penyebab Blackout PLN Batam: Kemungkinan Kelelawar

Batam | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:54 WIB

Harga Batu Bara Anjlok Namun Diprediksi Segera Pecahkan Rekor Tertinggi, Kok Bisa?

Harga Batu Bara Anjlok Namun Diprediksi Segera Pecahkan Rekor Tertinggi, Kok Bisa?

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:53 WIB

Manga OVERLORD: New World Hiatus Sementara, Ilustrator Jalani Perawatan

Manga OVERLORD: New World Hiatus Sementara, Ilustrator Jalani Perawatan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Apa Itu Sneakerina? Sepatu Hybrid yang Kasual dan Modis, Ini Model Populernya

Apa Itu Sneakerina? Sepatu Hybrid yang Kasual dan Modis, Ini Model Populernya

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:38 WIB

Urai Antrean BBM di Bali, Pertamina Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter

Urai Antrean BBM di Bali, Pertamina Tambah Pasokan 57,9 Juta Liter

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:32 WIB

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, 3 Orang Luka dan Lapak Narkoba Terbakar

Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, 3 Orang Luka dan Lapak Narkoba Terbakar

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:31 WIB

Squadron 42 Pamer Trailer Baru, Deretan Bintang Hollywood Bikin Heboh!

Squadron 42 Pamer Trailer Baru, Deretan Bintang Hollywood Bikin Heboh!

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:30 WIB

IHSG Rawan Koreksi, Duo Sekuritas Raksasa Bocorkan 9 Saham Pilihan Hari Ini

IHSG Rawan Koreksi, Duo Sekuritas Raksasa Bocorkan 9 Saham Pilihan Hari Ini

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:27 WIB

Serangan Houthi dan Taktik Baru Iran Kerek Harga Minyak Dunia

Serangan Houthi dan Taktik Baru Iran Kerek Harga Minyak Dunia

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 08:26 WIB

×