- PT Akulaku Finance Indonesia menemukan kasus penyalahgunaan data konsumen menggunakan teknologi kecerdasan buatan untuk pengajuan pembiayaan ilegal.
- Temuan tersebut terungkap, setelah perusahaan menerima aduan dan melakukan investigasi internal.
- Perusahaan mengapresiasi penanganan Polrestabes Bandung serta Polda Jawa Barat dan berkomitmen memperkuat pengawasan internal untuk mencegah kejahatan siber.
Suara.com - PT Akulaku Finance Indonesia mengungkapkan saat ini banyak dugaan penyalahgunaan data pribadi konsumen yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Penggunaan AI ini untuk rekayasa wajah (face swap) untuk mengajukan fasilitas pembiayaan secara tidak sah.
Kasus tersebut terungkap setelah perusahaan menerima sejumlah pengaduan konsumen dan melakukan investigasi internal.
Dari hasil penelusuran itu, Akulaku Finance mengidentifikasi sejumlah aktivitas dan akun yang terindikasi terkait dugaan penyalahgunaan data pribadi konsumen pada platform mitra perusahaan.
Direktur Kepatuhan PT Akulaku Finance Indonesia, Meyli Rita Rahmayanti Siburian, menegaskan bahwa perlindungan konsumen, termasuk perlindungan data pribadi, menjadi prioritas perusahaan dalam menjalankan kegiatan usaha.

"Pelindungan konsumen merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap proses bisnis yang dilakukan oleh PT Akulaku Finance Indonesia. Kami mendukung proses hukum yang berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga kepercayaan konsumen serta menjaga ekosistem keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab," ujarnya di Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Meyli juga mengapresiasi penanganan perkara yang dilakukan aparat kepolisian. Ia berharap kolaborasi antara perusahaan dan aparat penegak hukum dapat membantu menjaga keamanan ekosistem keuangan digital.
"Kami juga mengapresiasi profesionalisme dan penanganan cepat dari Polrestabes Bandung dan Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Barat. Kami berharap sinergi yang terjalin dapat terus menjadi kunci penting dalam menjaga integritas industri keuangan digital," imbuhnya.
Sebagai tindak lanjut, Akulaku Finance menyatakan akan terus memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum untuk mendukung proses penyidikan sekaligus meningkatkan deteksi dini terhadap dugaan kejahatan berbasis digital.
Perusahaan juga berencana menyempurnakan sistem pengawasan internal, meningkatkan keandalan teknologi, serta memperkuat mitigasi risiko untuk mengantisipasi perkembangan modus kejahatan siber.