Bappenas Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Tembus 10% lewat Pertanian dan Hilirisasi

Dicky Prastya

Senin, 19 Oktober 2026 | 16:42 WIB
Bappenas Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Tembus 10% lewat Pertanian dan Hilirisasi
Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy [Antara]
baca 10 detik
  • Menteri PPN Rachmat Pambudy menyatakan ekonomi Indonesia bisa tumbuh di atas 10 persen lewat sektor pertanian dan hilirisasi.
  • Pernyataan tersebut disampaikan dalam peluncuran Dashboard IKAD secara virtual pada hari Senin, 19 Oktober 2026.
  • Strategi serupa pernah diterapkan Indonesia pada era Orde Baru tahun 1970 hingga 1980-an untuk mencapai pertumbuhan dua digit.

Suara.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menilai kalau pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 10 persen jika sektor pertanian dan hilirisasi menjadi fokus utama.

Rachmat mencontohkan dari kasus Vietnam, yang mana negara tetangga RI di Asia Tenggara itu bisa mencapai pertumbuhan ekonomi di atas 10 persen. Ia menyebut kalau Vietnam sukses mendorong sektor pertanian hingga hilirisasi dalam bentuk ekspor.

Ia mengatakan apabila Indonesia menerapkan strategi serupa, maka pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 10 persen, tak cuma 8 persen sesuai visi Pemerintah saat ini.

"Kenapa Vietnam bisa tumbuh sampai di atas 10 persen? Karena pertanian mereka didorong dan ditumbuhkan mulai dari on-farm-nya, processing-nya, sampai ekspornya. Kalau itu bisa dikerjakan, maka pertumbuhan ekonomi kita bukan saja 8 persen, tapi bisa di atas 10 persen," katanya dalam acara Launching Dashboard Indeks Akses Keuangan di Daerah (IKAD) yang dipantau virtual, Senin (19/10/2026).

Kepala Bappenas lalu menceritakan soal kondisi ekonomi Indonesia di era Orde Baru, tepatnya tahun 1970 hingga 1980-an. Di masa itu, ia menyebut kalau pertumbuhan ekonomi RI bisa mencapai dua digit.

Petani memanfaatkan energi surya di lahan Pertanian. [ist].
Ilustrasi pertanian. Foto: Petani memanfaatkan energi surya di lahan Pertanian. [ist].

Rachmat beralasan kalau saat itu ada dua faktor yang dilakukan Pemerintah. Mulai dari sektor pertanian yang tumbuh dengan cepat, hingga hilirisasi yang juga digenjot.

"Dengan begitu maka inklusi keuangan sekaligus dua, pertumbuhan dari hal yang mendasar dan pertumbuhan dari nilai tambah yang kita bisa dapatkan," imbuhnya.

Ia juga menyinggung saat ini banyak orang mempertanyakan pertumbuhan ekonomi 8 persen terlalu tinggi. Rachmat menyatakan kalau pertumbuhan ekonomi 8 persen tinggi jika dirasakan oleh masyarakat kelompok menengah ke atas hingga amat kaya.

Berbanding terbalik dengan kelompok menengah ke bawah dengan penghasilan Rp 5 juta per bulan. Jika tumbuh 20 persen, mereka hanya menambah pendapatan Rp 1 juta.

baca juga

"Buat mereka amat sangat kurang. Nah sekarang kita bagaimana melakukan pertumbuhan yang merata tanpa kesenjangan.  Kita tidak ingin negara kita seperti negara-negara yang baru saja terjadi looting, terjadi riot. Kita belajar dari mereka. Pertumbuhannya tinggi, kesejahteraannya tinggi, tetapi tidak merata. Karena itu yang dijarah adalah kawasan-kawasan yang eksklusif," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hubungan Dagang Indonesia-Rusia Capai 4,84 Miliar Dolar AS, Naik 21,6%

Hubungan Dagang Indonesia-Rusia Capai 4,84 Miliar Dolar AS, Naik 21,6%

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:57 WIB

Pemerintah Geber Ekonomi Digital demi Kejar Pertumbuhan 6 Persen di 2027

Pemerintah Geber Ekonomi Digital demi Kejar Pertumbuhan 6 Persen di 2027

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:47 WIB

Pemerintah Ingin Kurangi Penerima Bansos, Ini Alasannya

Pemerintah Ingin Kurangi Penerima Bansos, Ini Alasannya

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:42 WIB

Jabat Wamentan, Alim Ditugaskan Urus Produktivitas Kedelai Hingga Bawang

Jabat Wamentan, Alim Ditugaskan Urus Produktivitas Kedelai Hingga Bawang

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 12:26 WIB

Ekspor Produk Olahan Mau Digenjot, Tapi Industri Agro Masih Terkendala Bahan Baku

Ekspor Produk Olahan Mau Digenjot, Tapi Industri Agro Masih Terkendala Bahan Baku

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Biaya Hidup Mahal, Ibas Ingatkan Tantangan Ekonomi Kelas Menengah RI

Biaya Hidup Mahal, Ibas Ingatkan Tantangan Ekonomi Kelas Menengah RI

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 06:32 WIB

Terkini

PSI Tuding MK Lakukan 'Atraksi Politik' Soal Ijazah Gibran: Sengaja Bikin Gaduh!

PSI Tuding MK Lakukan 'Atraksi Politik' Soal Ijazah Gibran: Sengaja Bikin Gaduh!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Zulhas Akui Pembangunan 80 Ribu Kopdes Merah Putih Tidak Mudah, Ada yang Bisa Gagal

Zulhas Akui Pembangunan 80 Ribu Kopdes Merah Putih Tidak Mudah, Ada yang Bisa Gagal

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris

Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Deretan Motor Baru Seharga iPhone 18 Pro di Indonesia, Ada Yamaha, Honda, Suzuki

Deretan Motor Baru Seharga iPhone 18 Pro di Indonesia, Ada Yamaha, Honda, Suzuki

Otomotif | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:28 WIB

Babat Habis Hutan Demi Lahan Pertanian, Warga Bojonegoro Bersiap Hadapi Bencana?

Babat Habis Hutan Demi Lahan Pertanian, Warga Bojonegoro Bersiap Hadapi Bencana?

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Konferensi Republik Beri Rapor Merah: Pemerintah Inkompeten!

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Konferensi Republik Beri Rapor Merah: Pemerintah Inkompeten!

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:25 WIB

Motor Listrik MBG Mangkrak di Sebelah Tumpukan Sampah di Bekasi, Netizen: Itu Sih Diumpetin Dulu

Motor Listrik MBG Mangkrak di Sebelah Tumpukan Sampah di Bekasi, Netizen: Itu Sih Diumpetin Dulu

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Duka Mendalam Marsha Aruan: Sang Ibunda Berpulang, Kini Jadi Yatim Piatu

Duka Mendalam Marsha Aruan: Sang Ibunda Berpulang, Kini Jadi Yatim Piatu

Entertainment | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:24 WIB

Dari Karhutla hingga Keresahan Publik, Suara Kritik di Tengah Riuh Synchronize Fest 2026

Dari Karhutla hingga Keresahan Publik, Suara Kritik di Tengah Riuh Synchronize Fest 2026

Video | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:22 WIB

9 Fitur Penting yang Harus Ada di Air Fryer, Cek Sebelum Membeli

9 Fitur Penting yang Harus Ada di Air Fryer, Cek Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:21 WIB

×