Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB
Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir
Kepala Investasi Danantara, Pandu Sjahrir. Foto Fauzi-Suara.com
baca 10 detik
  • Pandu Sjahrir memiliki 27,5% saham Supra Sekuritas melalui perusahaan perantara.
  • Supra Sekuritas menangani transaksi Rp60,6 triliun dan aktif memperdagangkan saham DSSA.
  • Kepemilikan ini disorot saat MSCI mengancam menurunkan status pasar saham Indonesia.

Suara.com - Kepemilikan saham Kepala Investasi Danantara, Pandu Sjahrir, di perusahaan sekuritas yang menangani transaksi saham Rp60,6 triliun dalam setahun terakhir ramai di media sosial. Perhatian menguat lantaran perusahaan tersebut dikaitkan dengan penindakan regulator terhadap dugaan pelanggaran perdagangan saham.

Bloomberg melaporkan pada Kamis (29/10/2026), Pandu secara tidak langsung memiliki 27,5% saham PT Supra Sekuritas Indonesia melalui PT Asha Artha Sehati. Berdasarkan catatan registrasi perusahaan yang ditelaah Bloomberg, Pandu memiliki 99,99% saham Asha Artha Sehati.

Sejumlah sumber yang mengetahui persoalan tersebut menyebut Supra Sekuritas sebagai perusahaan berkode inisial SS yang dirujuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam pengumuman sanksi terkait dugaan pelanggaran aturan dan manipulasi perdagangan saham.

Kepemilikan itu menambah perhatian terhadap tata kelola perusahaan sekuritas, terutama ketika pasar modal Indonesia tengah menghadapi sorotan internasional mengenai transparansi kepemilikan saham, besarnya porsi saham yang beredar di publik, serta potensi perdagangan terkoordinasi.

Nilai transaksi yang ditangani Supra Sekuritas turut menjadi perhatian. Data transaksi yang dihimpun Bloomberg menunjukkan perusahaan itu menangani perdagangan saham sekitar Rp60,6 triliun selama 12 bulan terakhir.

Nilai tersebut lebih dari tiga kali lipat transaksi yang ditangani perusahaan sekuritas lain. Supra Sekuritas juga tercatat sebagai pembeli bersih terbesar dalam periode tersebut.

Besarnya aktivitas transaksi itu menjadi relevan karena Supra Sekuritas diketahui aktif memperdagangkan saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), salah satu emiten yang masuk dalam kasus yang disorot regulator.

Pandu Sjahrir memiliki 27,5% saham Supra Sekuritas melalui perusahaan perantara. Foto Suara.com
Pandu Sjahrir memiliki 27,5% saham Supra Sekuritas melalui perusahaan perantara. Foto Suara.com

OJK sebelumnya menjatuhkan sanksi dengan total denda Rp2,1 triliun kepada sejumlah pihak terkait tiga emiten. Rinciannya, Rp1,5 triliun terkait DSSA, Rp500 miliar terkait PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), dan Rp100 miliar terkait PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN).

Regulator juga menjatuhkan sanksi lain kepada sejumlah perusahaan sekuritas dan individu. Namun, OJK tidak mengungkapkan seluruh nama entitas yang dikenai sanksi dalam pengumuman awalnya.

baca juga

Bloomberg tidak melaporkan adanya tuduhan bahwa Pandu melakukan pelanggaran atau mengetahui aktivitas perdagangan yang dipersoalkan regulator. Dengan demikian, kepemilikan sahamnya di Supra Sekuritas tidak dengan sendirinya membuktikan keterlibatan dalam pelanggaran tersebut.

Sorotan terhadap Supra Sekuritas muncul ketika DSSA sebelumnya mencatat kenaikan harga saham yang tajam. Harga saham emiten tersebut melonjak lebih dari empat kali lipat sepanjang 2024 dan hampir tiga kali lipat pada 2025. Pada Agustus 2025, kapitalisasi pasar DSSA sempat melampaui US$30 miliar.

Namun, persoalan transparansi saham kemudian menjadi perhatian penyedia indeks global MSCI. Setelah memasukkan DSSA ke dalam indeks acuannya, MSCI mengumumkan pengurangan bobot saham tersebut setelah menerima masukan dari pelaku pasar.

MSCI menyoroti ketidakpastian mengenai porsi saham yang benar-benar tersedia untuk diperdagangkan publik atau free float. Persoalan ini memperbesar perhatian terhadap keterbukaan struktur kepemilikan dan kualitas data pasar modal Indonesia.

Di tengah upaya pemerintah meyakinkan investor global bahwa perdagangan saham di Indonesia berlangsung secara transparan, kasus yang disorot regulator menjadi ujian bagi kredibilitas pengawasan pasar.

Juru bicara Pandu mengonfirmasi bahwa Pandu merupakan pemegang saham minoritas Supra Sekuritas dalam kapasitas pribadi. Investasi tersebut disebut bersifat pasif.

Pandu juga disebut tidak pernah menjabat sebagai direktur, komisaris, maupun pengelola Supra Sekuritas. Menurut juru bicaranya, ia tidak terlibat dalam operasional harian, aktivitas perdagangan, atau pengambilan keputusan kepatuhan perusahaan.

Juru bicara tersebut menegaskan Pandu mendukung penegakan aturan pasar modal yang kuat dan adil, serta upaya meningkatkan transparansi, tata kelola, dan kepercayaan investor.

Meski demikian, kepemilikan tersebut tetap menarik perhatian karena Pandu juga menjabat sebagai Kepala Investasi Danantara, lembaga pengelola investasi negara yang berkomunikasi dengan investor global mengenai prospek investasi Indonesia.

Pandu sebelumnya mendukung evaluasi MSCI terhadap pasar saham Indonesia dan menyebut peringatan lembaga penyedia indeks tersebut sebagai momentum untuk memperbaiki likuiditas serta transparansi pasar.

Pada akhir September, Pandu bertemu dengan CEO MSCI Henry Fernandez di New York untuk membahas langkah yang dapat ditempuh Indonesia guna menghindari penurunan klasifikasi pasar.

MSCI mengancam mengubah status Indonesia dari pasar berkembang (emerging market) menjadi pasar mandiri (standalone market). Keputusan mengenai status pasar Indonesia dijadwalkan paling lambat akhir Juni 2027.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Pandu Sjahrir Disebut Punya Saham Supra Sekuritas yang Melakukan Transaksi Terkoordinasi

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Danantara Incar Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Misterius!

Video | Rabu, 28 Oktober 2026 | 17:30 WIB

Danantara Bersiap Caplok Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Abu-abu

Danantara Bersiap Caplok Saham BEI, Nilai Penawaran Masih Abu-abu

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Terkini

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Peta Jalan Elektrifikasi Motor Listrik Sasar Ojol dan Kendaraan Dinas Mulai 2027

Peta Jalan Elektrifikasi Motor Listrik Sasar Ojol dan Kendaraan Dinas Mulai 2027

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13 WIB

Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan

Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:12 WIB

5 Urutan Skincare Hada Labo Anti Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Kencang dan Lembap

5 Urutan Skincare Hada Labo Anti Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Kulit Kencang dan Lembap

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Viral Imam Mahdi di Bangkalan, Tawarkan Tiket Surga Hingga Top Up Nyawa Agar Panjang Umur

Viral Imam Mahdi di Bangkalan, Tawarkan Tiket Surga Hingga Top Up Nyawa Agar Panjang Umur

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis

Wakil Ketua MK Ingatkan Bahaya AI: Jangan Sampai Mematikan Kemampuan Berpikir Kritis

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:10 WIB

×