- Pengamat Ibrahim Assuaibi memproyeksikan harga emas logam mulia bergerak fluktuatif dalam rentang Rp2.390.000 hingga Rp2.610.000 sepanjang pekan ini.
- Harga emas logam mulia pada perdagangan Senin berpotensi turun menjadi Rp2.506.000 atau naik menjadi Rp2.546.000.
- Harga emas dunia diprediksi mengalami koreksi dengan kisaran pergerakan antara 3.737 hingga 4.003 dolar AS per troy ounce.
Suara.com - Harga emas logam mulia diproyeksikan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan ini. Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi, memperkirakan harga emas berpotensi terkoreksi, meski peluang penguatan juga masih terbuka.
Namun, apabila mengalami pelemahan pada perdagangan Senin, harga emas diperkirakan turun Rp20.000 menjadi Rp2.506.000.
"Kemudian kalau seandainya terkoreksi di hari Senin, ada kemungkinan besar akan ada penurunan Rp20.000 dolar. Jadi Rp2.506.000.Dalam satu pekan ya sampai hari Sabtu, kemungkinan besar kalau seandainya melemah, logam mulia itu di Rp2.390.000," kata Ibrahim dalam paparannya, Senin (2/11/2026).
Ia memperkirakan, jika tekanan berlanjut sepanjang pekan hingga Sabtu, harga logam mulia berpotensi bergerak turun ke level Rp2.390.000.
Sebaliknya, apabila harga emas menguat pada perdagangan awal pekan, logam mulia berpeluang naik Rp20.000 menjadi Rp2.546.000.
"Jadi dalam satu pekan ya kemungkinan penguatan logam mulia itu di Rp2.610.000," ujarnya.

Dengan demikian, Ibrahim memperkirakan harga emas logam mulia akan bergerak dalam rentang Rp2.390.000 hingga Rp2.610.000 sepanjang pekan ini.
Selain emas logam mulia, Ibrahim turut memperkirakan pergerakan harga emas dunia yang berpotensi mengalami koreksi pada pekan ini.
Apabila kembali terkoreksi pada perdagangan Senin, harga emas dunia diperkirakan turun ke level 3.818 dolar AS per troy ounce.
Bahkan, dalam sepekan hingga Sabtu, harganya berpotensi melemah lebih lanjut ke level 3.737 dolar AS per troy ounce.
"Jadi diperkirakan dalam minggu depan, perdagangan untuk emas dunia itu di 3.737 dolar AS per troy ounce sampai 4.003 dolar AS per troy ounce. Ya, ini kemungkinan besar masih akan terkoreksi untuk harga emas dunia," bebernya.
Jika harga emas dunia menguat pada perdagangan Senin, Ibrahim memperkirakan harganya dapat mencapai 3.951 dolar AS per troy ounce.
Sementara itu, apabila penguatan berlanjut sepanjang pekan, harga emas dunia berpeluang menyentuh 4.003 dolar AS per troy ounce pada penutupan Sabtu depan.
"Kemudian kalau seandainya menguat dalam satu minggu di penutupan Sabtu pagi, itu di 4.003 dolar AS per troy ounce," jelasnya.