Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

M Nurhadi

Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB
Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?
MNC Bank
baca 10 detik
  • Nasabah PT Bank MNC Internasional Tbk mengalami kelumpuhan total layanan digital sejak akhir Oktober hingga 2 November 2026.
  • Manajemen membatasi penarikan uang tunai maksimal dua juta rupiah per hari di kantor cabang Kebon Sirih, Jakarta.
  • Manajemen MNC Bank menyampaikan permohonan maaf dan menyatakan bahwa proses pemulihan sistem transaksi saat ini sedang berlangsung.

Suara.com - PT Bank MNC Internasional Tbk (MNC Bank). Kegaduhan di dunia maya ini dipicu oleh kelumpuhan pada berbagai kanal transaksi alternatif, yang berujung pada penerapan pembatasan penarikan uang tunai di kantor cabang dengan nominal yang dinilai sangat minim oleh nasabah, yakni maksimal Rp2 juta per hari.

Di tengah tingginya ketergantungan masyarakat usia produktif terhadap layanan mobile banking dan transaksi non-tunai (cashless), gangguan operasional berskala besar ini langsung memicu kepanikan serta rasa frustrasi. Insiden ini pertama kali mencuat ke permukaan dan menjadi viral setelah seorang pengguna platform Threads dengan nama akun @nov****a_kao meluapkan kekecewaannya pada Senin (2/11/2026).

Dalam unggahannya yang menyita perhatian publik, ia menceritakan pengalaman pahitnya saat mendatangi langsung kantor pusat bank yang berlokasi di Kebon Sirih, Jakarta. Nasabah tersebut terpaksa menempuh jalur manual melalui loket teller lantaran seluruh layanan digital miliknya, mulai dari transfer antarbank, pembayaran menggunakan QRIS, hingga mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM), diklaim gagal berfungsi total.

Nahasnya, alih-alih mendapatkan solusi pencairan dana darurat yang ia butuhkan, nasabah ini justru dihadapkan pada regulasi darurat dari pihak bank yang membatasi jumlah penarikan hariannya.

"Bayangin lagi butuh duit ..yg mana duitnya yg mau diambil itu duit kita sendiri tapi dibatasi cuma 2 juta per hari. Buang-buang waktu tenaga dan bensin tiap hari kesini buat ngosongin saldo, gak percaya lagi dah pakai bank ini," tulis akun tersebut.

Guna menepis tudingan bahwa keluhannya adalah berita bohong atau hoaks, akun tersebut turut melampirkan sebuah rekaman video. Visual amatir tersebut memperlihatkan dengan jelas situasi antrean sejumlah nasabah yang tengah duduk menunggu giliran pelayanan dari petugas di dalam area banking hall. Identitas MNC Bank pun terpampang nyata dalam rekaman video tersebut.

Gelombang protes di jagat maya rupanya tidak berhenti pada satu individu saja. Nasabah lain turut menyuarakan pengalaman serupa yang tak kalah meresahkan. Ketiadaan akses informasi yang memadai dari pusat layanan pelanggan (Call Center) membuat keluhan di kalangan nasabah semakin tereskalasi.

Akun @fuji****tika98 membeberkan bahwa aplikasi MotionBank sama sekali tidak bisa digunakan untuk keperluan transaksi dasar apa pun.

"Ini MNC BANK gila ya, aplikasi Motion nggak bisa sama sekali baik itu transfer/top up/qris/atm/atm bersama. Kemarin langsung ke teller mau narik semua dan cuman bisa ditarik 2jt dengan alasan duit yg tersedia sedikit orang pada narik semua. Ini duit nasabah bukan duit lu pada. Call center di tlfn nggak jawab, di chat nggak balas, kolom komentar di matiin. Nggak ada kejelasan sedikit pun. Kalau lu gonjang ganjing jangan ngajakk" gw @motionbankid @motion.bank.official @officialmncbank"

baca juga

Durasi gangguan sistem ini pun turut dipertanyakan oleh publik. Berdasarkan pantauan interaksi antar-nasabah di media sosial, kelumpuhan infrastruktur perbankan digital ini disinyalir tidak hanya terjadi secara mendadak dalam kurun waktu satu malam. Sebuah akun dengan nama pengguna zulh****ya mengungkapkan bahwa gangguan transaksi digital ini bahkan telah dirasakan oleh sebagian nasabah sejak akhir bulan lalu.

"Dari semalam sampai pagi ini (2 November 2016), m banking MNC Bank gabisa dipakai transfer, QRIS, dll. Beberapa nasabah bahkan gabisa akses sejak tgl 28 Oktober kemarin. Bahkan, untuk tarik tunai di mesin ATM dan teller masih banyak yg kesulitan. Kalo ada yg berhasil, maksimal cuma bisa narik 2 juta di teller. Bener-bener merepotkan nasabah. Ada masalah apa dah lu, MNC Bank? Gaada duit cash di Bank? "

Ketiadaan komunikasi krisis yang transparan dan proaktif pada awal mula kejadian praktis memicu bola salju kecurigaan di kalangan masyarakat urban.

Di era kecepatan arus informasi, gangguan sistem perbankan yang berlarut-larut tanpa penjelasan logis kerap dikaitkan dengan rumor stabilitas fundamental keuangan entitas tersebut. Ketakutan akan terjadinya kepanikan penarikan dana massal (bank run) atau isu likuiditas mulai disuarakan secara terbuka oleh warganet, salah satunya oleh akun Rakjat semesta.

"Yang kerja di Bank tolong bagi infonya ini kenapa Nasabah Bank MNC kesulitan tarik dana dari bank? Sampai dibatasi penarikan max 2 juta. Bahkan tidak bisa transfer antar bank. Tidak bisa membayangkan uang hasil kerja keras milik sendiri malah tdk diakses. Liquiditas tidak ada? Bank run? Atau krisis ekonomi sudah didepan mata"

Menghadapi tekanan publik dan eskalasi keluhan yang kian masif di berbagai platform digital, pihak manajemen MNC Bank akhirnya turun tangan untuk meredam kepanikan situasi.

Melalui akun media sosial resminya, otoritas bank swasta tersebut memberikan pernyataan balasan kepada para nasabah yang terdampak, sekaligus membenarkan adanya kendala teknis yang sedang terjadi di dalam sistem transaksi mereka.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami,Kak. Kami memahami bahwa kendala transaksi ini sangat mengganggu aktivitas dan kebutuhan finansial Kak. Saat ini layanan transaksi sedang mengalami kendala dan proses pemulihan masih berlangsung. Kami terus melakukan upaya penanganan agar layanan dapat kembali normal secepatnya. Setiap perkembangan akan kami informasikan melalui kanal komunikasi resmi MNC Bank. Terima kasih atas kesabaran dan pengertian Kak"

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Awas Bahaya Logistik Gratisan: Kasus Teh Berbusa Demo HI Jadi Pelajaran

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 19:35 WIB

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

Viral Warga Threads Obral Jasa dan Produk Gratis Bila Prabowo Lengser

News | Senin, 02 November 2026 | 09:59 WIB

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

Kemenag Tegaskan Ponpes Hamalatul Quran di Karanganyar dan Sukoharjo Belum Kantongi Izin Resmi

News | Minggu, 01 November 2026 | 20:51 WIB

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Bukan Mahasiswa Asli, Ini Pengakuan Sari Putri yang Nekat Pakai Almamater UBSI di Bundaran HI

Video | Minggu, 01 November 2026 | 20:31 WIB

Jejak Kontroversi Willie Salim: dari Rendang Hilang, Giveaway Settingan hingga Viral di Bundaran HI

Jejak Kontroversi Willie Salim: dari Rendang Hilang, Giveaway Settingan hingga Viral di Bundaran HI

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 16:05 WIB

Kiky Saputri Ngenyek Rakyat Jelata dari Jet Pribadi Viral Lagi, Windah Basudara Serukan Rumbling

Kiky Saputri Ngenyek Rakyat Jelata dari Jet Pribadi Viral Lagi, Windah Basudara Serukan Rumbling

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Ketika Membeli Pembalut Harus Berhemat, Perempuan Marginal Palembang Hadapi Risiko Kesehatan

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Pemerintah Kerahkan AI Lacak Pajak di Shopee, Lazada, Hingga Gojek

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 21:41 WIB

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Klaim Tak Tahu soal Mahasiswa Palsu, Raffi Ahmad Disentil Sarah Sechan: Itu Namanya Integritas!

Entertainment | Senin, 02 November 2026 | 21:39 WIB

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Pabrik Sepatu PT PWI 1 di Serang Bakal Pindah ke Jateng, Ini Dugaan Penyebabnya

Banten | Senin, 02 November 2026 | 21:38 WIB

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

KPAI Minta Kompolnas dan Propam Usut Kelalaian Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo

News | Senin, 02 November 2026 | 21:35 WIB

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

Agar Hasil Tangkapan Nelayan Tak Cepat Rusak, Energi Bersih Mulai Dilirik untuk Desa Pesisir

News | Senin, 02 November 2026 | 21:32 WIB

×