Isu Penyadapan Sukses Buat Rupiah Makin tak Berkutik

Mohammad Fadil Djailani, Rina Anggraeni

Rabu, 04 November 2026 | 15:51 WIB
Isu Penyadapan Sukses Buat Rupiah Makin tak Berkutik
Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dollar AS di Jakarta, Selasa (19/5/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
baca 10 detik
  • Rupiah melemah 8 poin ke Rp18.168 per dolar AS meski dolar AS tertekan.

  • Sentimen pasar saham dan kasus penyadapan membebani pergerakan rupiah.

  • Investor bersikap wait and see menjelang pengumuman PDB kuartal III/2026.

Suara.com - Nilai tukar rupiah justru bergerak berlawanan dengan mayoritas mata uang Asia. Ketika dolar Amerika Serikat (AS) sedang kehilangan tenaga di pasar global, mata uang Garuda malah kembali tertekan akibat sentimen negatif dari dalam negeri, salah satunya isu penyadapan yang tengah ramai.

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah ditutup melemah 8 poin atau 0,04% ke level Rp18.168 per dolar AS pada perdagangan Rabu (4/11/2026). Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp18.160 per dolar AS.

Pelemahan rupiah ini terjadi ketika indeks dolar AS justru mengalami penurunan cukup besar. Kondisi tersebut mengindikasikan bahwa tekanan terhadap mata uang Garuda tidak sepenuhnya berasal dari penguatan greenback.

Analis Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi oleh sentimen domestik yang masih kurang kondusif. Tekanan di pasar saham serta mencuatnya kasus penyadapan turut membebani pergerakan mata uang Garuda.

"Rupiah melemah tertekan oleh sentimen yang masih lemah di pasar ekuitas domestik dan kasus penyadapan. Indeks dolar AS sendiri terpantau turun cukup besar dan mayoritas mata uang Asia juga menguat cukup besar terhadap USD," katanya saat dihubungi Suara.com.

Tekanan terhadap rupiah juga datang dari sikap investor yang cenderung berhati-hati menjelang pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal III/2026.

Lukman menilai investor kemungkinan menahan transaksi besar sembari mencermati data produk domestik bruto (PDB). Angka pertumbuhan ekonomi tersebut menjadi salah satu indikator penting untuk mengukur ketahanan ekonomi nasional di tengah tekanan pasar keuangan.

"Rupiah diperkirakan akan berkonsolidasi, investor cenderung wait and see menantikan data PDB kuartal ketiga Indonesia. Dolar yang masih tertekan oleh pemilu paruh waktu bisa mendukung rupiah, namun sentimen domestik masih lemah," jelasnya.

Situasi ini membuat ruang penguatan rupiah menjadi terbatas. Sebab, melemahnya dolar AS yang semestinya memberikan keuntungan bagi mata uang negara berkembang belum cukup kuat untuk mengimbangi sentimen negatif dari dalam negeri.

baca juga

Di kawasan Asia, pergerakan mata uang bergerak bervariasi. Yuan China menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam setelah terkoreksi 0,12%.

Peso Filipina dan rupee India masing-masing melemah 0,09%. Selanjutnya, dolar Taiwan terkoreksi 0,08%.

Sebaliknya, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar setelah melonjak 0,42%. Baht Thailand menyusul dengan kenaikan 0,40%, sementara won Korea Selatan menguat 0,39%.

Dolar Singapura dan ringgit Malaysia juga sama-sama menguat 0,24%. Adapun dolar Hong Kong naik tipis 0,01% terhadap dolar AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Singgung 'Deep State', Gerindra Desak Polisi Usut Otak Penyadapan Prabowo

Singgung 'Deep State', Gerindra Desak Polisi Usut Otak Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:43 WIB

Yusril: Penyadapan Terhadap Presiden Mengarah ke Makar

Yusril: Penyadapan Terhadap Presiden Mengarah ke Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:39 WIB

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Jenderal Listyo Dinonaktifkan dari Ketua Dewan Penasihat KSPSI

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Jenderal Listyo Dinonaktifkan dari Ketua Dewan Penasihat KSPSI

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:35 WIB

Terkini

Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'

Kiky Saputri Akhirnya Minta Maaf dan Klarifikasi soal Video 'Rakyat Jelata'

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 15:58 WIB

Sekjen Gerindra Duga Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Insubordinasi dan Upaya Makar

Sekjen Gerindra Duga Aksi Sadap Listyo Sigit Cs Insubordinasi dan Upaya Makar

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:56 WIB

Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Nusron: Ke Luar Negeri Ada Izin Setneg

Dua Kali Absen dari Panggilan KPK, Nusron: Ke Luar Negeri Ada Izin Setneg

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:51 WIB

Isu Penyadapan Sukses Buat Rupiah Makin tak Berkutik

Isu Penyadapan Sukses Buat Rupiah Makin tak Berkutik

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 15:51 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, JPW Ingatkan Masyarakat Sipil Tak Terdistraksi Isu Elit

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 15:51 WIB

5 HP Murah dengan Performa dan Spek Bagus di Akhir 2026 Menurut Review, Mulai Rp1 jutaan

5 HP Murah dengan Performa dan Spek Bagus di Akhir 2026 Menurut Review, Mulai Rp1 jutaan

Tekno | Rabu, 04 November 2026 | 15:51 WIB

3 Body Serum Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Kusam dalam 7 Hari

3 Body Serum Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Kusam dalam 7 Hari

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:50 WIB

Sinopsis Focker in-Law: Film Komedi Ariana Grande, Tayang 25 November

Sinopsis Focker in-Law: Film Komedi Ariana Grande, Tayang 25 November

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 15:45 WIB

Singgung 'Deep State', Gerindra Desak Polisi Usut Otak Penyadapan Prabowo

Singgung 'Deep State', Gerindra Desak Polisi Usut Otak Penyadapan Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 15:43 WIB

Emiten Raffi Ahmad Dicecar BEI Soal Boikot Hingga Massa Bayaran

Emiten Raffi Ahmad Dicecar BEI Soal Boikot Hingga Massa Bayaran

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 15:43 WIB

×