Kota Seoul di Korea Selatan terendam banjir parah akibat curah hujan terbesar sejak 115 tahun lalu. Mengutip dari laporan Koreaherald, hujan deras menyebabkan wilayah di Kota Seoul pada Selasa (9/8/2022) waktu setempat terendam banjir.
Hujan lebat sendiri menurut laporan dari sumber yang sama telah terjadi sejak Senin malam hingga Selasa pagi waktu setempat.
"Curah hujan tertinggi yang tercatat di Seoul sejak 115 tahun lalu," tulis laporan Koreaherald.
Akibat banjir yang melanda, sejumlah orang dikabarkan tewas dan ratusan lainnya harus mengungsi ke tempat lebih aman.
Di Gwanak-gu, kawasan Seoul Selatan, tiga orang dikabarkan tewas, termasuk satu orang anak berusia 12 tahun dan dua orang dewasa berusia 40 tahun akibat terjebat di dalam apartemen semi-basement.
Di kawasan lain, tepatnya di Dongjak-gu, satu orang tewas setelah rumahnya terendam banjir. Sementara itu, di Gwanju, provinsi Gyeonggi, satu orang tewas setelah halte bus runtuh diterjang banjir.
Sementara itu, dari laporan terbaru menyebutkan ada 391 orang mengungsi akibat banjir yang menerjang Seoul, Icheon dan Provinsi Gyeonggi.
Kota Seoul pun mendadak chaos akibat banjir ini. Di sejumlah tempat di ibu kota Korea Selatan itu kerusakan terjadi di sejumlah infrastruktur dan bangunan.
Laporan menyebutkan bahwa ada 741 rumah dan pusat perbelanjaan terdampak banjir di tiga kawasan, Seoul, Incheon, Provinsi Gangwon, dan Provinsi Gyeonggi.
Baca Juga: Erick Thohir Sambut Investasi Korsel dan China Senilai 15 Miliar Dolar AS ke IBC
Serta ada lebih dari 1000 kendaraan roda empat terdampak akibat banjir bandang ini.
Banjir juga menyebabkan moda transportasi kereta bawah tanah alami gangguan. Sejumlah stasiun kereta bawah tanah tidak bisa beroperasi.
Menurut laporan dari Badan Meteorologi Korea, curah hujan yang tinggi ini akan berlanjut sampai pada Jumat, 12 Agustus 2022.