Beredar sebuah video yang memperlihatkan anggota DPRD Palembang Syukri Zen tengah asyik berjoget Tiktok. Ada juga video saat Syukri sedang menghisap vape sambil tiduran di sebuah sofa.
M Syukri Zen jadi sorotan publik setelah aksinya memukul seorang wanita di sebuah SPBU. Syukri sendiri merupakan anggota DPRD Palembang dari partai Gerindra.
Pada video pertama, terlihat Syukri yang mengenakan kaos hitam tengah asyik berjoget Tiktok dengan latar belakang sebuah mobil mewah berwarna hitam.
Sedangkan pada video kedua, Syukri tengah tiduran di sebuah sebuah sofa. Dalam video itu, Syukri terlihat menghisap vape. Beberapa kali ia menghisap vape dan mengeluarkan begitu banyak asap.
Sebelumya, Syukri Zen mengutarakan permintaan maaf terkait aksi brutalnya kepada seorang wanita itu.
"Aku terlebih dahulu kepada masyarakat ramai, secara pribadi, minta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat ramai. Kepada yang bersangkutan, aku juga minta maaf yang sebesar-besarnya," ujar Syukri.
Meski Syukri sudah meminta maaf, korban lewat unggahan Instastory akun Instagram miliknya. Menurut korban, bahwa yang terjadi ialah proses mediasi bukan berdamai.
"Perasaan cuma mediasi bukan berdamai. Kenapa uda ada berita udah berdamai?" tanya korban.
Korban kemudian memberikan informasi bahwa permintaan maaf secara terbuka dari Syukri Zen itu adalah permintaan dari partai Gerindra.
Baca Juga: Kasus Pemukulan oleh Anggota DPRD Palembang Belum Selesai, Korban: Hotman Paris Siap Bantu Saya
"Perlu di ketahuilah, ybs minta maaf secara terbuka itu permintaan dari partai (klo ga salah). Bukan karena uda damai. Klo uda damai mah pasti uda ada materai. Itu ga ada. Kok pada nyimpulin damai,"
Korban juga menegaskan bahwa ia sudah berkonsultasi dengan pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Hotman kata korban bersedia membantu dirinya untuk kasus tersebut.
"Saya sudah contac sama pak @hotmanparispofficial sudah konsultasi sama beliau. Alhamdulillah beliau mau membantu saya. Terima kasih untuk semua netizen dan teman-teman media yang sudah membantu up beritanya," tulis korban.