Benarkah AS Trencin, Klub Witan Sulaiman Punya Tradisi Jual Pemain ke Liga Top Eropa?

Blitz Suara.Com
Kamis, 25 Agustus 2022 | 16:13 WIB
Benarkah AS Trencin, Klub Witan Sulaiman Punya Tradisi Jual Pemain ke Liga Top Eropa?
Witan Sulaiman AS Trecin (Instagram/astrecin)

Banyak pemain liga eropa yang menjadikan klub liga kelas dua eropa sebagai batu pijakan dan tempat mereka mencari pengalaman sebelum berlaga di liga yang lebih bergengsi. Salah satu klub yang merasakannya adalah AS Trecin. Namun bukannya menjadikan hal ini sebagai rintangan, klub ini malah melihat banyaknya peluang pemasukan dari kebiasaan tersebut.

AS Trencin didirikan pada 1990 sebagai TJ Ozeta Dukla Trencin dan memulai di Divisi III Liga Cekoslovakia. Setelah itu, TTS Trencin meleburkan diri. Klub menghabiskan tiga musim (1994-1997) di Divisi II Liga Slovakia. Dan, sejak 1997, Trencin bermain di Divisi I.
Kemudian, pada 2002 klub berubah nama lagi menjadi FK Laugaricio Trencin, dan satu tahun kemudian menjadi FK Araver a Synot Trencin (FK AS Trencin).

Keberhasilan terbesar klub sejauh ini adalah memenangkan gelar nasional pada 2014/2015, dan mencapai tempat kedua di musim 2013/2014. FK AS Trencin juga telah membuat empat penampilan di Piala Intertoto (1998, 1999, 2000, 2002), sebelum terdegradasi pada 2007/2008 atau setelah 11 musim di level.

AS Trencin berhasil menjual beberapa pemain ke Liga Premier Rusia. Contohnya, Martin Skrtel ke Zenit St Petersburg pada 2004 dan Frantisek Kubik ke Kuban Krasnodar (2011). Kemudian, ke Liga Pro Belgia seperti Osman Bukari ke Gent (2020), Wesley ke Club Brugge (2016), Kingsley Madu dan Aliko Bala ke Zulte Waregem (2016, 2017), atau James Lawrence ke Anderlecht (2018).

Sedangkan untuk rekor transfer, pemain saya Brasil yang pada 2016 baru berusia 20 tahun, Wesley, pergi ke Club Brugge dengan biaya 4,2 juta euro (Rp63 miliar). Di tahun yang sama, Matus Bero pergi ke Trabzonspor dengan 3,5 juta euro (Rp53 miliar) dan pada 2018, Hilary Gong hijrah Vitesse Arnhem dengan 2 juta euro (Rp30 miliar).

Tak ketinggalan, AS Trencin juga mengekspor pemain ke Liga Super Yunani (Jairo ke PAOK pada 2015) dan Norwegia Tippeligaen (Tomas Malec ke Lillestrom SK pada 2016).
Karena kebiasaan transfer pemain inilah AS Trecin terkenal sebagai tim yang memproduksi banyak bintang bagi liga bergengsi. Bagi para pendatang baru pun, tim ini cocok dijadikan sebagai batu pijakan awal untuk karir yang gemilang di liga bergengsi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI