Fan sepak bola di Thailand tengah khawatir terkait ancaman sanksi dari induk sepak bola dunia, FIFA terhadap PSSI-nya mereka, FA Thailand.
Kekhawatiran adanya sanksi dari FIFA berawal dari ucapan Ketua Komite Olimpiade Thailadn, Jenderal Prawit Wongsuwan yang juga wakil perdana menteri terkait tuntutan medali emas untuk timnas Thailand di SEA Games 2023.
Bukan sekedar tuntutan, Prawit kemudian mengatakan bahwa jika sampai timnas Thailand gagal meraih medali emas maka ketum FA Thailand, Somyot Phumphanmuang harus bertanggung jawab dan mengundurkan diri.
Pernyataan dari Prawit ini yang kemudian diartikan oleh suporter bola di sana sebagai bentuk campur tangan pemerintah terhadap PSSI-nya Thailand.
"Ada resiko bahwa FA Thailand bisa saja kena sanksi dari FIFA karena ada campur tangan politik pemerintah," tulis media Thailand, Siam Sports.
Media lokal di sana juga kemudian meminta para petinggi olahraga Thailand untuk bisa belajar dari kesalahan negara-negara seperti Indonesia dan Pakistan yang pernah dapat sanksi dari FIFA terkait campur tangan pemerintah.
"Persatuan Sepak Bola Indonesia melanggar Pasal 13 dan 17 aturan FIFA, yang menyatakan bahwa asosiasi sepak bola negara mana pun. tidak boleh diintervensi oleh politik," tulis media Thailand itu.
"Sementara Asosiasi Sepak Bola Pakistan dihukum FIFA setelah adanya intervensi dari pihak ketiga yang merupakan partai politik di sana,"