"RIP Tiki Taka", Perginya Generasi Emas Spanyol?

Arsito Hidayatullah

Kamis, 19 Juni 2014 | 08:10 WIB
"RIP Tiki Taka", Perginya Generasi Emas Spanyol?
Para pemain Spanyol meninggalkan lapangan setelah dikalahkan Chile 2-0, Kamis (19/6) [Reuters/

Suara.com - Juara bertahan Spanyol akhirnya tersingkir secara tragis hanya dalam beberapa hari di Piala Dunia (PD) 2014, usai kalah mengejutkan di dua pertandingan awalnya. Tidak cukup dihajar Belanda 5-1 saja di laga pembuka, Spanyol lantas ternyata juga harus takluk di tangan Chile 2-0, Rabu (18/6/2014) di Maracana, Rio de Janeiro.

Banyak orang yang sedih, kecewa, tetapi cukup banyak juga yang berkomentar miring sekaligus penuh sindiran terhadap hasil ini. "RIP Tiki Taka" (Selamat Jalan Tiki Taka) adalah salah satu ucapan yang segera beredar luas di jejaring sosial internet. Apakah memang demikian?

Tiki taka alias taktik sepakbola yang mengutamakan permainan umpan-umpan pendek akurat milik Spanyol, memang ibarat salah satu "aliran" sepakbola paling banyak dibicarakan beberapa tahun belakangan. Banyak yang memuji dan memujanya, kendati ada juga satu-dua kritikan. Yang jelas, tiki taka-lah yang membuat Spanyol mendominasi Eropa dan dunia setidaknya dalam 6 tahun terakhir, lewat gelar juara Euro 2008, PD 2010, hingga Euro 2012.

Euro 2008 di bawah pelatih Luis Aragones bisa disebut sebagai gambaran awal kesuksesan tiki taka yang sekaligus menampilkan generasi emas Spanyol era modern. Selain juara di ajang itu, Spanyol buktinya juga mencatatkan pencetak gol terbanyak atas nama David Villa (4 gol), serta Xavi Hernandez sebagai Pemain Terbaik. Bahkan di final dengan skor 1-0 atas Jerman pun, Fernando Torres sebagai pencetak gol satu-satunya sekaligus dinobatkan sebagai Man of the Match.

Jika merujuk pada line-up final Euro 2008 itu saja, bisa disebut nama-nama penting generasi emas Spanyol beberapa tahun belakangan, yang bahkan masih ikut dibawa ke Brasil dalam beberapa hari ini. Mereka adalah Iker Casillas (kapten), Sergio Ramos, Andres Iniesta, Xavi, Cesc Fabregas, David Silva, Torres, hingga Xabi Alonso dan Santi Cazorla --tentu termasuk Villa yang di final kala itu tidak bermain.

Nama-nama itulah memang yang menjadi tulang punggung Spanyol, bersama Carles Puyol dan beberapa sosok lain, selama beberapa tahun terakhir. Nama-nama yang mengembangkan dan mempopulerkan tiki taka, sekaligus nama yang lantas melekat kuat dalam benak banyak orang di seluruh dunia; nama-nama yang kemudian menjadi idola.

Kini mereka telah pergi, atau tepatnya harus angkat koper lebih awal dengan muka tertunduk, dari perhelatan akbar sepakbola dunia tahun 2014. Lantaran sebagian di antara mereka tampaknya juga sudah siap menyingkir dari hiruk-pikuk sepakbola berlevel tinggi dengan pindah ke klub asing yang lebih "nyaman", banyak orang yakin generasi ini sudah akan menghilang.

Namun, akankah tiki taka benar-benar menghilang seiring perginya generasi emas Spanyol kali ini? Akankah ada generasi emas berikutnya, barangkali dengan mengandalkan "tiki taka yang disempurnakan"? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Adios Spanyol!

Adios Spanyol!

Bola | Kamis, 19 Juni 2014 | 05:55 WIB

Pelatih Spanyol: Kami Harus Merenung

Pelatih Spanyol: Kami Harus Merenung

Bola | Kamis, 19 Juni 2014 | 05:39 WIB

Spanyol Pulang Kampung

Spanyol Pulang Kampung

Bola | Kamis, 19 Juni 2014 | 03:55 WIB

Susunan Pemain Spanyol vs Chile

Susunan Pemain Spanyol vs Chile

Bola | Kamis, 19 Juni 2014 | 01:11 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×