Pelatih PSS Sleman dan PSIS Dihukum Seumur Hidup

Arsito Hidayatullah

Jum'at, 21 November 2014 | 00:48 WIB
Pelatih PSS Sleman dan PSIS Dihukum Seumur Hidup
CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, saat memberikan keterangan pers tentang sanksi diskualifikasi PSIS, di Semarang, Jateng, Rabu (29/10/2014) lalu. [Antara/R Rekotomo]

Suara.com - Pelatih PSS Sleman, Hery Kiswanto, serta pelatih PSIS Semarang, Eko Riyadi, dihukum seumur hidup dilarang berkecimpung dalam dunia sepakbola oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI. Mereka juga dikenai hukuman denda masing-masing sebesar Rp200 juta.

Kedua pelatih tersebut, menurut Ketua Komdis PSSI Hinca Panjaitan yang berbicara di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Kamis (20/11/2014), merupakan pemimpin puncak pertandingan. Seperti diketahui, pada pertandingan 8 Besar Divisi Utama antara kedua tim itu telah terjadi lima gol bunuh diri.

"Sanksi yang kami putuskan baru tahap sementara. Ini hanya yang terjadi di dalam lapangan. Yang jelas, sanksi ini berlaku sejak 11 November," ungkap Hinca, seusai sidang Komdis PSSI.

Selain kedua pelatih, menurut Hinca lagi, Komdis PSSI juga memberikan hukuman yang sama kepada ofisial PSS Sleman, Rumadi. Komdis juga memberikan hukuman kepada Eri Febrianto yang biasa dipanggil Ableh, yang merupakan sekretaris tim tersebut.

"Eri Febrianto atau Ableh adalah orang yang memerintahkan pemain untuk melakukan tingkah laku buruk. Untuk keputusan Suparjianto (Manajer PSS), masih di-pending, karena dia tidak datang pada sidang Komdis hari ini," ucap Hinca tegas.

Untuk PSIS Semarang, Komdis PSSI juga memberikan hukuman seumur hidup dan denda Rp200 juta kepada manajer Wahyu Winarto. Sang manajer ini dinilai sebagai orang yang menyusun rencana untuk membalas gol bunuh diri yang dilakukan pemain PSS Sleman.

Jika pelatih dan manajer mendapat sanksi seumur hidup, maka ofisial lain dari PSS Sleman, yaitu Edi Broto dan Eri Sahrudin, mendapatkan sanksi lebih ringan yaitu 10 tahun dilarang berkecimpung dalam sepakbola, serta denda sebesar Rp150 juta. Sedangkan di PSIS Semarang, yang mendapatkan sanksi 10 tahun dan denda Rp150 juta adalah Setiawan dan Budi Cipto. Kedua orang ini adalah asisten pelatih yang berada di pinggir lapangan saat pertandingan PSS-PSIS berlangsung.

"Mereka paham yang terjadi. Tapi mereka tidak berbuat apa-apa dan tidak membantu proses investigasi," tutur Hinca lagi.

Selain para ofisial dan pelatih, sanksi berat juga diberikan Komdis PSSI kepada pemain pelaku gol bunuh diri, pemain yang turut bermain, bahkan pemain cadangan yang ada di lapangan. Sanksi yang diberikan oleh Komdis PSSI itu berbeda-beda sesuai dengan perannya.

"Yang jelas, sanksi ini bisa dibanding," tandas Hinca. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Daftar Lengkap Sanksi Komdis PSSI: Persija Ditagih Rp180 Juta Usai Hajar Persib

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 07:51 WIB

Jadwal Lengkap Pekan kedua Super League 2026/2027: Persija vs Persib Jadi Duel Paling Panas

Jadwal Lengkap Pekan kedua Super League 2026/2027: Persija vs Persib Jadi Duel Paling Panas

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 13:50 WIB

Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka

Super League 2026/2027 Dimulai 4 September, Bali United vs PSS Sleman Jadi Laga Pembuka

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:14 WIB

Championship 2026/2027 Resmi Dimulai, PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru Jadi Laga Pembuka

Championship 2026/2027 Resmi Dimulai, PSIS Semarang vs PSPS Pekanbaru Jadi Laga Pembuka

Bola | Senin, 24 Agustus 2026 | 20:04 WIB

Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit

Kecewa Pratama Arhan Pilih Persija, Perjanjian Tertulis dengan PSIS Semarang Diungkit

Bola | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:52 WIB

Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown

Perkuat Lini Tengah, PSIS Semarang Resmi Datangkan Jack Brown

Bola | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:29 WIB

PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027

PSS Sleman Resmi Tunjuk Pieter Huistra sebagai Pelatih untuk Super League 2026/2027

Bola | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:17 WIB

Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua

Persik Kediri Resmi Lepas Syahrian Abimanyu, Gabung Tim Kasta Kedua

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 07:04 WIB

Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar

Amunisi Baru PSIS Semarang, Syahrian Abimanyu Resmi Berseragam Laskar Mahesa Jenar

Bola | Senin, 15 Juni 2026 | 20:11 WIB

Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa

Persipura Respons Sanksi Tanpa Penonton Semusim: Sepak Bola Tanpa Suporter Kehilangan Jiwa

Bola | Kamis, 21 Mei 2026 | 09:37 WIB

Terkini

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?

Jabar | Senin, 21 September 2026 | 21:52 WIB

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

×