Arema Kalahkan Surabaya United 3-1

Ardi Mandiri

Sabtu, 19 Desember 2015 | 23:20 WIB
Arema Kalahkan Surabaya United 3-1
Striker Arema Cronus, Cristian Gonzales (kanan) [Antara].

Suara.com - Tim Arema Cronus mengalahkan tim Surabaya United dengan skor 3-1 pada pertandingan babak delapan besar grup E Piala Jenderal Sudirman di Stadion Internasional Maguwoharjo, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (19/12/2015) malam.

Semua gol dari ke dua tim tercipta pada babak kedua, setelah pada babak pertama kedudukan sama kuat 0-0.

Gol pembuka kemenangan Arema Cronus tercipta pada menit 64 dari kaki Gonzales melalui tembakan mengarah ke tengah gawang Surabaya United.

Posisi penjaga gawang Surabaya United Thomas Ryan Bayu yang terlalu maju ke depan, gagal menjangkau bola yang dilesakkan Gonzales dan menembus jala gawangnya hingga mengubah skor menjadi 1-0 untuk Arema Cronus.

Dua menit setelah gol pertama, Arema Cronus kembali menambah koleksi gol melalui pemain belakang Kiko Insa yang turut maju membantu serangan.

Bola liar setelah terjadi kemelut di depan gawang Surabaya United langsung disambar Kiko Insan hingga menambah kemenangan Arema Cronus menjadi 2-0.

Arema Cronus semakin memperlebar jarak kemenangan menjadi 3-0, setelah pada menit 76 melalui titik penalti.

Wasit yang memimpin pertandingan Nusur Fadilah menunjuk titik putih setelah pemain Arema Cronus Esteban Viscara dijatuhkan pemain Surabaya di kotal penalti. Esteban yang dipercaya mengeksekusi penalti berhsil melesakkan bola ke gawang Thomas Ryan Bayu dan mengubah skor menjadi 3-0 untuk Arema Cronus.

Meski unggul 3-0 namun Arema Cronus tidak mengendurkan serangan ke gawang Surabaya United, tercatat sejumlah peluang gol melalui Gonzales maupun Esteban Viscara.

Begitu juga dengan Surabaya United, meski tertinggal 0-3, pemain-pemain muda Surabaya tidak begitu saja menyerah.

Melalui Evan Dimas dan Ilham Udin Armaiyn, Surabaya United juga beberapa kali mengancam gawang Arema Cronus. Namun semua peluang emas tersebut dapat diantisipasi dengan baik oleh penjaga gawang Arema Cronus I Made Wardana.

Perjuangan Surabaya United akhirnya membuahkan hasil pada menit 88, saat pemain depan Wahyu Suboseto melakukan serangan di kotak penalti Arema, dijatuhkan pemain Arema Cronus Benny Wahyudi di dalam kotak penalti.

Wasit yang melihat pelanggaran berat tersebut langsung memberikan tendangan penalti bagi Surabaya United, sedangkan Benny Wahyudi yang sebelumnya sudah mendapat kartu kuning, kembali mendapat kartu kuning, sehingga wasit langsung memberikan kartu merah untuknya.

Kapten tim Surabaya United Firli Apriansyah yang dipercaya sebagai algojo sukses mengeksekusi penalti melalui tembakan keras yang gagal diantisipasi I Made Warda hingga mengubah skor menjadi 3-1 untuk Arema Cronus.

Hingga babak kedua berakhir kedudukan ini tidak berubah.

Pelatih Surabaya United Ibnu Graham mengatakan anak asuhnya bermain di bawah tekanan psikologis dari suporter.

"Surabaya United seperti bukan bermain di Yogyakarta, tetapi di Arema," katanya.

Menurut dia, para pemain Surabaya United yang mayoritas berusia muda kondisi psikologis sudah tertekan setelah bus yang mengangkut mereka ke Stadion Maguwoharjo diserang sekelompok orang hingga sejumlah kaca pecah.

"Namun kami salut dengan pemain kami, karena meski psikis tertekan namun masih mampu memberikan perlawanan yang gigih dan mengimbangi Arema Cronus," katanya.

Ia mengatakan, keluarnya pemain Hargianto juga mengakibatkan Surabaya United hanya bermain dengan 10 pemain.

"Ada 'mis' antara pelatih dan manajer, sehingga Hargianto keluar lapangan tanpa memasukkan pemain pengganti," katanya.

Sedangkan pelatih Arema Cronus Joko Susilo dengan kemenangan ini tetap berkabung atas meninggalnya suporter.

"Kami tidak akan melakukam selebrasi yang berlebihan meskipun lolos empat besar," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalah dari Arema, Ini Komentar Pelatih Persipura

Kalah dari Arema, Ini Komentar Pelatih Persipura

Bola | Senin, 14 Desember 2015 | 02:19 WIB

Samsul Arif Bawa Arema Bekuk Persipura

Samsul Arif Bawa Arema Bekuk Persipura

Bola | Senin, 14 Desember 2015 | 01:46 WIB

Hadapi 8 Besar, Arema Bawa Kekuatan Penuh ke Yogyakarta

Hadapi 8 Besar, Arema Bawa Kekuatan Penuh ke Yogyakarta

Bola | Sabtu, 12 Desember 2015 | 00:08 WIB

Hadapi 8 Besar Piala Sudirman, Arema Matangkan Strategi

Hadapi 8 Besar Piala Sudirman, Arema Matangkan Strategi

Bola | Rabu, 09 Desember 2015 | 20:00 WIB

Terkini

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP

BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan dan Hadirkan Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP

Sumsel | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:45 WIB

Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus

Bupati Pemalang Diduga Beri Uang ke Ayah Staf KPK untuk Tutupi Kasus

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:44 WIB

BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP

BRI Dukung Program 3 Juta Rumah dengan Pembiayaan FLPP dan KPP

Kalbar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:44 WIB

Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK

Pencarian Buronan Harun Masiku Masih Jadi Beban bagi Pimpinan KPK

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:42 WIB

Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan

Dokter Paru Respons Pernyataan Prabowo: Asbes Berbahaya, Tapi Rokok Jauh Lebih Mematikan

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:40 WIB

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad 62 Ribu KPR FLPP, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Rakyat

Jawa Tengah | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:40 WIB

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Presiden Prabowo Subianto Pimpin Akad Massal 62 Ribu KPR FLPP, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan

Bisnis | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:34 WIB

Polres Tasikmalaya Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswa SD, Korban Sempat Jalani Operasi

Polres Tasikmalaya Selidiki Dugaan Penganiayaan Siswa SD, Korban Sempat Jalani Operasi

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:23 WIB

Tragis! Pikap vs Kendaraan Tak Dikenal di Tol Cipularang, Sopir dan Penumpang Tewas

Tragis! Pikap vs Kendaraan Tak Dikenal di Tol Cipularang, Sopir dan Penumpang Tewas

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:15 WIB

121 Hakim Kena Sanksi KY: Dari Suap, Selingkuh, Hingga Judi Online

121 Hakim Kena Sanksi KY: Dari Suap, Selingkuh, Hingga Judi Online

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 12:14 WIB

×