Operator ISC Klaim Terima Banyak Versi Kasus Kericuhan

Rizki Nurmansyah

Rabu, 01 Juni 2016 | 02:32 WIB
Operator ISC Klaim Terima Banyak Versi Kasus Kericuhan
Suporter PSS Sleman meletakkan bunga di depan foto mendiang Stanislaus Gandhan Deswara yang jadi korban saat bentrokan, (22/5) [Antara/Hendra Nurdiyansyah]

Suara.com - PT. Gelora Trisula Semesta (GTS) selaku operator liga Indonesia Soccer Cahmpionship (ISC) 2016 mengaku menerima banyak versi penyebab beberapa kerusuhan antar suporter pada ajang perhelatan kompetisi tersebut.

"Kenapa kasus jatuhnya korban suporter Persija dan PSS Sleman tidak masuk dalam agenda Komite Disiplin? Hal itu karena kejadiannya di luar sistem regulasi keamanan pertandingan, dan juga banyak versi mengenai hal itu," kata Direktur Kompetisi dan Regulasi PT. GTS, Ratu Tisha Destria, Selasa (31/5) malam.

Tisha mencontohkan mengenai kasus tewasnya suporter Persija, versi yang diterima pihak PT. GTS adalah mengenai permusuhan lama antara salah satu kelompok pendukung dengan aparat keamanan.

Ia mendapatkan informasi bahwa ada unsur sejarah dimana kelompok tersebut semacam tidak menyukai sikap aparat keamanan bukan bentrok suporter, sehingga terjadi kericuhan.

"Kejadian itu bukan bentrok suporter, bukan pula di area pertandingan," kata Tisha.

Sedangkan untuk suporter PSS Sleman, ia mengatakan menurut data yang diterima hal itu sudah ranah pihak kepolisian, karena kejadiannya jauh dari lokasi pertandingan.

Apapun hal tersebut, Tisha tetap menyesalkan kejadian tersebut, dan PT. GTS tidak tinggal diam. PT. GTS akan lebih berkoordinasi dengan pihak aparat serta kelompok suporter sendiri.

Sementara itu, terkait dengan keputusan sidang komdis terhadap kericuhan ketika pertandingan antara PS TNI dan Persegres Gresik United yang sedang berjalan hingga Selasa malam, ia tidak dapat berkomentar lebih jauh, karena keputusan tersebut kewenangan dari Komdis.

Tisha juga tidak mengetahui langkah apa yang akan diambil, sebab komdis independen atau di luar kepentingan PT. GTS.

"Bisa saja komdis memutuskan permasalahannya, namun bisa jadi akan ada sidang lanjutan lagi kalau memang diperlukan, yang jelas itu di luar wewenang saya," kata Tisha.

Pada Selasa malam, terlihat beberapa anggota komdis memasuki ruang rapat, dan di luar ruang sudah ada perwakilan dari tim PS TNI yang menunggu, namun belum diketahui hasil yang didiskusikan.

Seperti diketahui, selama ISC bergulir, telah terjadi beberapa kerusuhan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dari berbagai kubu.

Salah satunya dari suporter Persija, Muhammad Fahreza, yang meninggal dunia dengan dugaan dianiaya petugas keamanan.

Korban lainnya adalah suporter dari PSS Sleman, Stanislaus Gandhang Deswara, yang diduga meninggal dunia karena dianiaya suporter lainnya pada, Minggu (22/5/2016), di jalan Magelang KM 14.

Yang terakhir adalah kerusuhan antar suporter PS TNI dengan Persegres Gresik United yang terjadi, Minggu (22/5/2016), di Petrokimia Stadion Gresik, Jawa Timur. Dari kerusuhan yang melibatkan suporter PS TNI tersebut, jatuh banyak korban luka-luka hingga dirawat ke rumah sakit. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

La Nyalla Dibawa Paksa ke Kejagung

La Nyalla Dibawa Paksa ke Kejagung

Foto | Selasa, 31 Mei 2016 | 20:55 WIB

Ingin Latih Timnas, Nil Maizar Siap Paparkan Program

Ingin Latih Timnas, Nil Maizar Siap Paparkan Program

Bola | Selasa, 31 Mei 2016 | 20:33 WIB

Terbentur Bulan Suci Ramadhan, Persipura Batal Latihan di Malang

Terbentur Bulan Suci Ramadhan, Persipura Batal Latihan di Malang

Bola | Selasa, 31 Mei 2016 | 02:40 WIB

Menangi "Derby Papua", Skuat Persipura Dapat Bonus Libur 3 Hari

Menangi "Derby Papua", Skuat Persipura Dapat Bonus Libur 3 Hari

Bola | Selasa, 31 Mei 2016 | 01:36 WIB

Terkini

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

×