Kemenpora Janji Tak Intervensi Kongres Luar Biasa PSSI

Adhitya Himawan Suara.Com
Selasa, 02 Agustus 2016 | 03:14 WIB
Kemenpora Janji Tak Intervensi Kongres Luar Biasa PSSI
Pertemuan tertutup dengan perwakilan FIFA dan AFC di PSSI, Jakarta, Senin (20/6). [Antara]

 Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyatakan pemerintah tidak akan campur tangan dalam Kongres Luar Biasa PSSI yang rencananya digelar 3 Agustus 2016 mendatang.

"Kami menginginkan KLB sukses, pemegang suara juga demikian, yang jelas voter tidak perlu khawatir karena pemerintah tidak akan campur tangan, itu hak sepenuhnya pemegang suara," kata Deputi IV Bidang Olahraga Prestasi Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S Dewa Broto saat dihubungi di Jakarta, Senin (1/8/2016).

Lebih lanjut Gatot menyatakan pemerintah mengharapkan reformasi sepak bola Indonesia secara total dapat terjadi dalam KLB PSSI mendatang.

"Harapan kami KLB bisa mereformasi sepak bola secara total seperti amanat Presiden Joko Widodo," ujarnya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh mantan pemain Tim Nasional dan Primavera Indriyanto Setyo Nugroho yang dihubungi di tempat lainnya, dan mengharapkan KLB bisa berjalan baik dan lancar.

"Hasil KLB itu bisa mengembangkan sepak bola dan membawa sepak bola nasional ke level yang lebih tinggi, termasuk pembinaan usia muda, semoga ke depannya bisa menjadi tonggak bagi timnas senior di masa depan," ujar Indriyanto.

KLB PSSI telah direstui Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) dan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC), setelah mengabulkan permohonan Kongres Luar Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia yang diajukan Kelompok 85 sebagai pemegang suara.

Restu KLB keluar, setelah sembilan perwakilan Kelompok 85 bertemu dengan Kepala Asosiasi Anggota FIFA Primo Corvaro serta Kepala Asosiasi Anggota dan Pengembangan AFC Sanjeevan Balasingam di kantor PSSI di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta beberapa waktu lalu.

FIFA serta AFC menetapkan dua agenda KLB PSSI tahun ini, yaitu, kongres untuk menetapkan anggota komite pemilihan (KP) dan komite banding pemilihan (KBP) di Jakarta pada 3 Agustus.

Kedua, kongres pemilihan ketua umum PSSI maksimal akhir Oktober.

Sedangkan Kelompok 85 meminta kongres pemilihan dimajukan pada September. Alasannya, tidak ada perintah secara eksplisit dari FIFA dan AFC agar kongres pemilihan harus digelar Oktober. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI