Sevilla vs Juventus, Perebutan Mahkota Grup H Liga Champions

Syaiful Rachman

Selasa, 22 November 2016 | 02:39 WIB
Sevilla vs Juventus, Perebutan Mahkota Grup H Liga Champions
Para pemain Juventus merayakan kemenangannya atas Dinamo Zagreb di lanjutan kualifikasi Grup H Liga Champions, Selasa (27/9) [AFP/Stringer].

Suara.com - Sevilla asuhan Jorge Sampaoli akan menghadapi Juventus asuhan Massimiliano Allegri pada pertandingan yang mempertemukan dua gaya kepelatihan di Liga Champions, Rabu (23/11/2016).

Kedua tim tidak terkalahkan di Grup H dan terlihat akan lolos meski Sevilla, dengan koleksi sepuluh angka dari empat pertandingan, memerlukan hasil imbang dan tim tamu Juventus, dengan koleksi delapan angka, memerlukan kemenangan untuk menjamin tiket ke 16 besar.

Seandainya Sevilla melaju ke fase gugur, itu akan berarti mereka tidak akan mampu mempertahankan gelar Liga Europa, yang telah mereka menangi pada tiga musim terakhir.

Sampaoli telah mendapatkan nafas segar di Liga Spanyol, di mana timnya naik ke peringkat ketiga dan sempat menaklukkan Atletico Madrid. Kemenangan 3-2 pada Sabtu di markas Deportivo La Coruna, di mana mereka mencetak dua gol dalam lima menit terakhir, merupakan hal yang tipikal terhadap gaya mereka yang tidak diperuntukkan bagi pihak yang lemah hati.

Pria Argentina berkepala botak itu, yang populer dengan gaya selebrasi penuh semangatnya, mengubah Chile menjadi salah satu tim paling menghibur di Piala Dunia dua tahun silam, dan mengukir sejarah pada musim lalu ketika ia memimpin mereka meraih gelar Piala Amerika perdananya.

Sampaoli menyukai timnya untuk bermain dengan gaya yang cepat dan menggemparkan, menggebrak tanpa kenal lelah dengan tujuh atau delapan pemain bergabung dalam melancarkan serangan.

Pertahanan terkadang menjadi sesuatu yang sedikit dikesampingkan, meski ia memberi baja tambahan kepada Sevilla di lini belakang dan mereka belum pernah kemasukan gol di fase grup.

Tidak menyukai resiko Juve asuhan Allegri juga menyukai timnya mendominasi penguasaan bola namun ia bukan sosok yang suka mengambil resiko dan sering berbicara mengenai pentingnya "mempersiapkan pertandingan." Ia menegur timnya setelah hasil imbang 1-1 dengan Olympique Lyonnais untuk mengejar permainan pada beberapa menit terakhir, dan membuat mereka berada dalam bahaya. "Kami dapat melemparkan kualifikasi kami ke dalam bahaya," ucapnya.

Tidak seperti Sampaoli, Allegri telah memiliki fondasi bagus di sepak bola Eropa setelah ia memenangi satu gelar Liga Italia bersama AC Milan dan dua gelar serupa di Juventus, yang ia pimpin ke final Liga dua musim silam.

Sampaoli dapat mengklaim kemenangan moral setelah bermain imbang 0-0 di Turin pada pertandingan pembukaan fase grup antara kedua tim pada September. Kali ini, beban akan berada di kubu tim Spanyol, sebagaimana yang ditekankan Allegri. Juve akan bertemu Dinamo Zagreb, yang masih belum meraih angka, pada pertandingan terakhir mereka di fase grup dan dapat meraup kemenangan yang masih tetap mereka butuhkan jika mereka kalah pada Selasa. Sevilla, di sisi lain, menghadapi pertandingan akhir yang lebih berat di markas Lyon.

"Saya percaya bahwa pertandingan (pada Selasa) lebih penting untuk Sevilla dibandingkan kami," kata Allegri. "Jika kami tidak mengalahkan Dinamo Zagreb di kandang pada pertandingan terakhir fase grup kami, maka kami tidak layak berada di Liga Champions." (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cetak 6 Gol 1 Pertandingan, Thierry Henry Bongkar Kengerian PSG yang Bikin Lawan Tak Berkutik

Cetak 6 Gol 1 Pertandingan, Thierry Henry Bongkar Kengerian PSG yang Bikin Lawan Tak Berkutik

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:05 WIB

Manchester United Pesta Gol, Kobbie Mainoo Diprediksi Jadi Pemain Terbaik Dunia

Manchester United Pesta Gol, Kobbie Mainoo Diprediksi Jadi Pemain Terbaik Dunia

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 10:44 WIB

Arsenal Bungkam Napoli 1-0, Mikel Arteta Semprot 3 Pemainnya Gegara Terlambat Turun

Arsenal Bungkam Napoli 1-0, Mikel Arteta Semprot 3 Pemainnya Gegara Terlambat Turun

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 10:18 WIB

Eks Real Madrid Tak Anggap Arsenal Favorit Juara Liga Champions: Barcelona Calon Kuat

Eks Real Madrid Tak Anggap Arsenal Favorit Juara Liga Champions: Barcelona Calon Kuat

Bola | Kamis, 10 September 2026 | 10:10 WIB

Calvin Verdonk Batal Debut di Liga Champions Lille Tumbang Ancelotti Buka Suara

Calvin Verdonk Batal Debut di Liga Champions Lille Tumbang Ancelotti Buka Suara

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 16:20 WIB

Hasil Liga Champions: Erling Haaland Samai Rekor Aguero, Man City Bungkam Porto

Hasil Liga Champions: Erling Haaland Samai Rekor Aguero, Man City Bungkam Porto

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 07:37 WIB

Lakoni Laga ke-100 Thibaut Courtois Jadi Tembok Real Madrid: 7 Penyelamatan Bikin Inter Frustasi

Lakoni Laga ke-100 Thibaut Courtois Jadi Tembok Real Madrid: 7 Penyelamatan Bikin Inter Frustasi

Bola | Rabu, 09 September 2026 | 07:29 WIB

Prediksi Liga Champions 2026-2027: MU Kuda Hitam, PSG Terancam Gagal Hat-trick

Prediksi Liga Champions 2026-2027: MU Kuda Hitam, PSG Terancam Gagal Hat-trick

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 12:07 WIB

Tinggalkan Como, Emil Audero Ucapkan Selamat Tinggal untuk Liga Champions

Tinggalkan Como, Emil Audero Ucapkan Selamat Tinggal untuk Liga Champions

Bola | Rabu, 02 September 2026 | 11:01 WIB

Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat

Skenario Real Madrid di Liga Champions 2026/2027: Arsenal dan Inter Milan Ujian Berat

Bola | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 10:36 WIB

Terkini

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

60 Hari Tak Diguyur Hujan, Karhutla Padang Sugihan Picu Kekhawatiran Habitat Gajah

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:49 WIB

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

Polda Metro Jaya Benarkan Ada Laporan Dugaan Kekerasan Seksual yang Dilakukan Anak Artis RSO

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:46 WIB

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

6 Zodiak yang Paling Pintar Mengelola Keuangan dan Hobi Investasi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Tone Deaf Berkedok Self-Care: Tak Semua Orang Bisa Menjauh dari Bad News

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:40 WIB

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Nissan Pixo EV: Mobil Listrik Murah Terbaru Calon Rival BYD Dolphin

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 14:38 WIB

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Udara Palembang Terus Memburuk, Sampai Kapan Warga Harus Menghirup Asap?

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 14:24 WIB

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Sinopsis Whalefall, Kisah Mencekam Bertahan Hidup di Perut Paus

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

103 Penumpang Kapal Virgo Dievakuasi Usai Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Orang Meninggal

News | Minggu, 13 September 2026 | 14:20 WIB

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

5 Kompor Portable Murah dengan Api Stabil, Praktis Buat Piknik dan Masak di Rumah

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 14:15 WIB

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Ironis! Guru Dipaksa Jadi "Pencicip Racun" Akibat Amputasi Logika Program MBG

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 14:10 WIB

×