Gagal Juara di Arena yang Sama, Buffon Merasa Juventus 'Dikutuk'?

Rizki Nurmansyah

Sabtu, 24 Desember 2016 | 05:55 WIB
Gagal Juara di Arena yang Sama, Buffon Merasa Juventus 'Dikutuk'?
Kapten dan penjaga gawang Juventus, Gianlugi Buffon, saat menghadiri jumpa pers jelang lawan AC Milan di Piala Super Italia, Jumat (23/12/2016) [AFP/Karim Jaafar]

Suara.com - Hari Jumat malam tanggal 23 Desember 2016 bisa jadi merupakan salah satu hari terburuk dalam hidup seorang penjaga gawang legendaris Juventus dan Italia, Gianluigi Buffon.

Betapa tidak, impiannya meraih trofi Piala Super Italia di laga ke-600 bersama Juventus harus dikubur dalam-dalam. Hal itu usai Juventus kalah dalam drama adu penalti melawan AC Milan.

Laga yang dilangsungkan di Jassim Bin Hammad, Doha, Uni Emirat Arab, harus dituntaskan lewat drama adu penalti setelah hingga waktu normal dan perpanjangan waktu 2x15 menit kedua klub tetap bermain imbang 1-1.

Dalam drama itu, Juventus menyerah 4-3 setelah dua penendang mereka, Mario Mandzukic dan Paulo Dybala gagal menjalankan tugasnya dengan baik.

Akibatnya, selain Buffon gagal wujudkan torehan manis di penampilan ke-600 bersama Juventus, dia pun gagal mencetak sejarah baru sebagai pemain yang paling banyak memenangi trofi Piala Super Italia.

Statistiknya kini masih tetap sama dengan Dejan Stankovic, yakni meraih enam gelar.

Kekecewaan lainnya yang dirasakan Buffon adalah, ini kali kedua Juventus gagal menang di Piala Super Italia akibat drama yang sama setelah yang pertama ketika hadapi Napoli, 22 Desember 2014.

Uniknya, kekalahan dari Napoli tersebut juga terjadi di arena yang sama. Saat itu, kedua tim harus menuntaskan laga lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2 hingga perpanjangan waktu. Di babak adu penalti Juventus menyerah 5-6.

Tak ayal, kondisi ini tak ubahnya seperti 'kutukan' bagi Buffon dan Juventus bermain di Stadion Jassim Bin Hammad.

baca juga

"Milan berhasil menang dan bermain sangat baik dalam hal tertentu dan kami menyesal karena kejadian ini seperti dua tahun lalu dimana kami dipertemukan lagi dalam adu penalti dan gagal menyelesaikannya," kata Buffon.

"Kami benar-benar tidak mengerti, seharusnya kami bisa menang, karena Milan mengalami kesulitan di 25 menit pertama."

"Kami memiliki peluang cetak gol lagi, begitupun mereka, tapi kami harus berakhir seperti ini. Tahun 2016 kami berakhir dengan cara yang kami tak inginkan, tapi itulah sifat dari permainan--tak mudah ditebak," pungkas Buffon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kalahkan Juve, Milan Akhiri Puasa Gelar Selama Lima Tahun

Kalahkan Juve, Milan Akhiri Puasa Gelar Selama Lima Tahun

Bola | Sabtu, 24 Desember 2016 | 04:04 WIB

Penerbangan Dibatalkan, Milan Ancam Nggak Turun di Piala Super

Penerbangan Dibatalkan, Milan Ancam Nggak Turun di Piala Super

Bola | Rabu, 21 Desember 2016 | 08:14 WIB

Ini Dia Pemain yang Bakal Datang dan Dibuang MU

Ini Dia Pemain yang Bakal Datang dan Dibuang MU

Bola | Selasa, 20 Desember 2016 | 12:12 WIB

Duo Milan Berebut Dapatkan Tanda Tangan Pemain MU Ini

Duo Milan Berebut Dapatkan Tanda Tangan Pemain MU Ini

Bola | Selasa, 20 Desember 2016 | 10:06 WIB

Terkini

Toyota Eco Youth ke-14 Digelar, Anak Muda Diajak Jadi EcoPioneer Dekarbonisasi

Toyota Eco Youth ke-14 Digelar, Anak Muda Diajak Jadi EcoPioneer Dekarbonisasi

Otomotif | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:48 WIB

6 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Termurah dengan Kapasitas hingga 9 Kg

6 Pilihan Mesin Cuci 2 Tabung Termurah dengan Kapasitas hingga 9 Kg

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

Kemensos Kebut Penelusuran 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:41 WIB

Sharp AQUOS Wish6 Siap Debut, AI Bisa Deteksi Telepon Penipu dan Blokir Nomor Internasional

Sharp AQUOS Wish6 Siap Debut, AI Bisa Deteksi Telepon Penipu dan Blokir Nomor Internasional

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

Isu Rudal Menipis di Perang Iran, Donald Trump Kasih Kejutan Kondisi Tentara AS Versi Dia Sendiri

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:32 WIB

Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri

Ulasan Novel Supernova Akar, Petualangan Bodhi Mencari Jati Diri

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persebaya: Memburu Gelar Juara Pra-Musim!

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:30 WIB

Sindiran Menohok Pelatih Vietnam: Thom Haye Dibuat Mati Kutu oleh Pemain Lapis Kedua

Sindiran Menohok Pelatih Vietnam: Thom Haye Dibuat Mati Kutu oleh Pemain Lapis Kedua

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:26 WIB

Ratusan Senpi di Ruang Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Terbongkar! Disimpan Dalam Karung dan Styrofoam

Ratusan Senpi di Ruang Ketua Yayasan Sekolah Jaksel Terbongkar! Disimpan Dalam Karung dan Styrofoam

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:22 WIB

Cara Mencuci Puff Cushion Agar Tidak Menjadi Sarang Bakteri, Pakai 5 Bahan Ini

Cara Mencuci Puff Cushion Agar Tidak Menjadi Sarang Bakteri, Pakai 5 Bahan Ini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 15:21 WIB

×