alexametrics

Sebut Nama Mourinho, Ini Elemen Penting bagi Timnas Menurut Bima

Rully Fauzi | Arief Apriadi
Sebut Nama Mourinho, Ini Elemen Penting bagi Timnas Menurut Bima
Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti. [Suara.com/Adie Prasetyo]

Bima Sakti akan memimpin timnas senior Indonesia di ajang Piala AFF 2018.

Suara.com - Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti menilai skuat timnas senior besutannya punya kans untuk meraih gelar juara di Piala AFF 2018 nanti. Kuncinya, kata Bima, para pemain harus bisa menjaga sikap tenang selama perhelatan turnamen.

Indonesia memang akan tampil di Piala AFF 2018, yang akan digelar pada 8 November – 15 Desember dengan ekspektasi tinggi. Menjadi tim dengan predikat runner-up terbanyak, yakni lima kali semenjak pertama digelar pada 1996, memang banyak kalangan yang menyebut jika sudah saatnya tim Garuda jadi kampiun di edisi kali ini.

Bima sendiri menyebut untuk meraih gelar juara, dibutuhkan banyak elemen. Selain elemen teknis seperti skill dan taktik mumpuni, sebuah tim juga harus memiliki ketenangan dalam bermain.

"Skill (dan) taktik semuanya penting. Tapi paling penting pemain harus enjoy agar program apapun bisa masuk. Kalau tak enjoy, mau dapat program dari Jose Mourinho (pelatih top yang kini melatih Manchester United) pun juga nggak akan bisa," ujar Bima saat ditemui di acara AFF Trophy Tour di salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Minggu (4/11/2018).

Baca Juga: Mourinho: Ander Herrera Kunci Kemenangan Lawan Bournemouth

Menurut Bima, Piala AFF 2018 sendiri amat spesial baginya. Sebab, sebelum membesut Timnas Indonesia, Bima merupakan penggawa tim Garuda pada era 1990-an. Ia dulu merupakan andalan di lini tengah tim senior, dan tentunya layak disebut sebagai legenda sepakbola Tanah Air.

Bima pun berharap, tugas besar mejadi juru taktik timnas senior Indonesia bisa dijalaninya dengan baik. Jika sebelumnya Indonesia mentok sebagai runner-up, di edisi kali ini tim Merah-Putih diharapkan bisa membawa trofi Piala AFF ke Tanah Air.

"Saya dulu (sebagai pemain) saat namanya masih Piala Tiger, sempat satu kali masuk final dan semifinal. Sekarang kesempatan saya sebagai pelatih untuk membesut Indonesia di Piala AFF," tutur Bima.

"Terutama di AFF ini, kita sudah lima kali jadi runner-up. Ya kita tak mau selalu malu, sebagai bangsa besar di Asia Tenggara hanya menjadi nomor dua. Tapi, saya harap itu jangan dijadikan beban oleh pemain. Para pemain harus tetap fokus dan jaga mental. Dan yang terpenting, mereka harus sadar bahwa kita siap memenangkan pertandingan," tukasnya.

Baca Juga: Tak Ada Pemain Papua di Skuat Piala AFF 2018, Bima Minta Maaf