- Kevin Diks menjadi pahlawan Borussia Monchengladbach saat mengalahkan Union Berlin 1-0 melalui gol penalti pada 28 Maret 2026.
- Kemenangan ini sangat penting karena mengakhiri tren tujuh pertandingan tanpa kemenangan yang menekan tim tuan rumah.
- Gol penalti Diks pada akhir laga menjadi penentu kemenangan krusial yang memperbaiki moral tim sebelum laga besar berikutnya.
Suara.com - Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, menjadi pahlawan kemenangan Borussia Monchengladbach saat menundukkan Union Berlin dalam lanjutan Bundesliga 2025/2026 di Stadion im Borussia-Park, Sabtu (28/3/2026).
Tampil sebagai bek kiri, Kevin Diks memikul tanggung jawab besar di tengah tekanan yang membayangi Die Fohlen.
Datang ke laga tersebut, Gladbach tercatat menjalani tujuh pertandingan tanpa kemenangan. Bermain di kandang sendiri membuat tuntutan meraih tiga poin semakin tinggi.
Momen penentuan akhirnya datang jelang akhir pertandingan. Kevin Diks sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti dan memastikan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah.
Gol itu bukan sekadar penentu laga, tetapi juga menjadi titik balik moral bagi skuad Gladbach yang sempat terpuruk di papan tengah klasemen.
Kevin menegaskan bahwa hasil ini sangat krusial bagi perjalanan timnya di Bundesliga.
Rentetan hasil minor sebelumnya membuat tekanan di ruang ganti meningkat dan memengaruhi mental pemain.
"Ini adalah kemenangan yang sangat penting hari ini. Empat minggu terakhir ini sangat sulit, tekanan akibat hasil yang tidak memuaskan sangat besar," kata Kevin Diks dilansir dari laman Gladbachlive.
Menurutnya, laga kontra Union Berlin memang sudah diprediksi berjalan ketat. Namun kerja keras seluruh pemain akhirnya terbayar dengan tiga poin yang sangat dibutuhkan.
Baca Juga: Gunakan Format Kompetisi, Indonesia Bakal Bertemu Bulgaria di FIFA Series?
"Jelas bahwa pertandingan melawan Union Berlin akan sangat sulit dan memang begitu. Tapi kami telah memberikan yang terbaik di lapangan hari ini. Pada akhirnya menuai hasilnya," ujarnya.
Menariknya, sebelum gol penalti tersebut, Kevin sebenarnya sempat mencetak gol pada menit ke-64. Sayangnya, gol itu dianulir setelah tinjauan VAR karena offside.
Ia mengaku sempat senang karena berhasil mencetak gol dari permainan terbuka, sesuatu yang sudah lama tidak ia rasakan.
"Saya tidak mencetak gol dari permainan terbuka selama dua tahun, jadi saya sangat senang saat mencetak gol. Tapi kemudian VAR muncul, dan ternyata itu offside," kata Kevin.
Meski demikian, penalti di penghujung laga sudah cukup untuk mengakhiri puasa kemenangan Gladbach.
Tiga poin ini menjadi suntikan kepercayaan diri sebelum mereka menghadapi tantangan berat melawan Bayern Munich pada pekan berikutnya.