Ini Alasan Mourinho Lakukan Selebrasi yang Bikin Kesal Juventus

Reky Kalumata
Ini Alasan Mourinho Lakukan Selebrasi yang Bikin Kesal Juventus
Ekspresi Jose Mourinho usai Klubnya Manchester United mengalahkan Juventus pada pertandingan Grup H Liga Champions Juventus melawan Manchester United di Stadion Allianz,Turin, Italia, Kamis (8/11). [AFP/Marco BERTORELLO]

Jose Mourinho melakukan selebrasi provokatif usai kalahkan Juventus

Suara.com - Manajer Manchester United Jose Mourinho melakukan selebrasi yang mengundang reaksi para fans tuan rumah Juventus. Mourinho pun mengungkapkan alasan dirinya melakukan selebrasi yang provokatif tersebut.

MU menang dramatis saat bertandang ke Allianz Stadium di matchday 4 Liga Champions, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB. Sempat tertinggal oleh gol Cristiano Ronaldo, MU mampu bangkit dan menang 2-1 menjelang akhir laga.

Usai pertandingan, Mourinho melakukan selebrasi dengan menaruh tangannya di atas kuping dan mengarahkan ke fans Juventus. Sikap Mourinho ini pun mengundang protes dari beberapa pemain Juventus, salah satunya Leonardo Bonucci.

Manajer MU ini akhirnya dibawa ke lorong pemain dengan kawalan ofisial UEFA dan MU. Meski melakukan selebrasi provokatif, pelatih asal Portugal ini menegaskan bahwa dia tetap menghormati klub lawannya

Jose Mourinho berdebat dengan pemain belakang Juventus Leonardo Bonucci dan pemain depan Juventus Paulo Dybala pada akhir pertandingan Grup H Liga Champions pertandingan Juventus melawan Manchester United di Stadion Allianz, Turin, Kamis (8/11). [AFP/Marco BERTORELLO]
Jose Mourinho berdebat dengan pemain belakang Juventus Leonardo Bonucci dan pemain depan Juventus Paulo Dybala pada akhir pertandingan Grup H Liga Champions pertandingan Juventus melawan Manchester United di Stadion Allianz, Turin, Kamis (8/11). [AFP/Marco BERTORELLO]

"Dalam hal indah di Italia mereka (fans Juventus) telah menghina saya sepanjang 90 menit," kata Mourinho kepada BT Sport. "Saya tidak menghina mereka, itu hanya hal kecil."

"Saya menghormati Juventus, saya menghormati para pemain mereka, manajer mereka, kualitas yang mereka miliki, dan saya sangat bangga dengan para pemain saya," ujar Mourinho.

Mourinho juga mengklaim bahwa fans telah menghina keluarganya dan juga Inter, klub Italia yang pernah dilatihnya selama dua tahun hingga 2010.

"Saya sebenarnya melakukan isyarat bahwa saya ingin mendengar lagi lebih keras dari mereka," ujar Mourinho.

"Saya mungkin tidak seharusnya melakukan hal itu, dan dengan kepala dingin saya tidak akan melakukannya, tetapi dengan keluarga saya dihina, termasuk keluarga Inter saya, saya bereaksi seperti ini," pungkasnya. (Scoresway)

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS