- Manchester United, di bawah asuhan Michael Carrick, siap hadapi Aston Villa pada Minggu (15/3/2026) demi empat besar.
- Carrick menekankan pentingnya respons positif pemain setelah kekalahan demi menjaga motivasi Liga Champions.
- United kini posisi ketiga, unggul selisih gol atas Villa; Mount berpotensi kembali, namun bek tengah masih cedera.
Suara.com - Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menegaskan timnya siap menghadapi tekanan besar dalam perebutan posisi empat besar menjelang pertandingan penting melawan Aston Villa pada Minggu (15/3/2026).
Carrick menilai respons para pemain setelah mengalami kekalahan menjadi faktor penting, terutama untuk menjaga motivasi di tengah persaingan ketat menuju zona UEFA Champions League.
"Selalu tentang apa yang berikutnya, bagaimana reaksi Anda, apakah Anda menang atau tidak," ujar Carrick dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Villa, dikutip dari laman resmi klub.
Ia menjelaskan bahwa staf pelatih terus memantau respons emosional para pemain karena hal tersebut akan berpengaruh pada performa dalam laga-laga krusial yang tersisa musim ini.
Saat ini Manchester United menempati peringkat ketiga klasemen Premier League dengan jumlah poin yang sama dengan Aston Villa, tetapi unggul dalam produktivitas gol.
Pertandingan di Old Trafford dipandang menjadi momen penting bagi kedua tim yang sedang bersaing memperebutkan tiket ke kompetisi Eropa.
Sejak Carrick mengambil alih kursi pelatih pada Januari, performa United menunjukkan peningkatan dengan meraih enam kemenangan dari delapan pertandingan.
Meski sempat menelan kekalahan dari Newcastle United, Carrick menilai hasil tersebut merupakan hal yang wajar dalam kompetisi seketat Liga Inggris.
"Hampir semua tim mengalami hal seperti itu. Saya mengerti karena itu kekalahan pertama rasanya sedikit berbeda, tetapi itu akan terjadi suatu saat," katanya.
Baca Juga: Calvin Verdonk Tak Dimainkan, Lille Kalah Tipis dari Aston Villa
Mantan gelandang United itu juga meyakini posisi tim di papan atas klasemen dapat menjadi dorongan tambahan bagi para pemain untuk terus berjuang hingga akhir musim.
Dari sisi skuad, Mason Mount berpeluang kembali memperkuat tim setelah absen sekitar dua bulan. Namun, sektor pertahanan masih belum lengkap karena Patrick Dorgu, Lisandro Martínez, dan Matthijs de Ligt masih menjalani pemulihan cedera.
Meski demikian, kekosongan di lini belakang sejauh ini mampu ditutup oleh performa konsisten Harry Maguire. Carrick secara khusus memuji bek berusia 33 tahun tersebut yang dinilai menunjukkan pengalaman dan ketenangan dalam menghadapi berbagai situasi sulit di lapangan.
Penampilan solid Maguire di bawah arahan Carrick juga dinilai berpeluang membuka kembali kesempatan bagi sang pemain untuk kembali masuk ke skuad Tim Nasional Inggris.
(Antara)