Kalah Lawan Man United, Chiellini: Juventus Akan Ambil Pelajaran

Rully Fauzi
Kalah Lawan Man United, Chiellini: Juventus Akan Ambil Pelajaran
Centre-back sekaligus kapten Juventus, Giorgio Chiellini (atas). [Miguel MEDINA / AFP]

Sang kapten menyebut jika Juventus lebih baik kalah sekarang, yakni di fase grup, daripada nanti.

Suara.com - Centre-back andalan sekaligus kapten Juventus, Giorgio Chiellini, mengaku kecewa timnya harus menerima kekalahan dari Manchester United. Namun, sang bek veteran menilai lebih baik timnya kalah sekarang, yakni pada fase grup Liga Champions 2018/2019 dan segera mengambil pelajaran, daripada kalah pada fase gugur nanti.

Pada laga matchday 4 Grup H Liga Champions 2018/2019 di Allianz Arena, Kamis (8/11/2018) dini hari WIB, Juventus sempat unggul lebih dahulu melalui gol cantik Cristiano Ronaldo di pertengahan babak kedua.

Namun, tim tuan rumah akhirnya harus menelan pil pahit. Kecolongan dua gol hanya dalam rentang waktu empat menit di penghujung laga, Juventus akhirnya menyerah dengan skor 1-2.

Juan Mata menyamakan skor bagi Man United lewat tendangan bebas cantiknya di menit 86. Nahasnya, gol kemenangan tim tamu tercipta dari bunuh diri bek andalan Juventus, Leonardo Bonucci di menit 90.

Juventus sendiri praktis mengontrol pertandingan dari menit awal sampai akhir, namun sayangnya Bianconeri gagal memastikan kemenangan saat berada di atas angin.

Hal ini memang terlihat dari statistik pertandingan. Seperti saat kedua tim bertemu di Old Trafford, yakni pada matchday 3 di mana Juventus menang 1-0, Bianconeri kembali mendominasi ball posession pada laga dini hari tadi. Juventus unggul dengan presentase 55 persen, berbanding Man United 45 persen.

Juventus juga meregister jumlah percobaan tembakan yang jauh lebih banyak, 23 berbanding 9, meski yang on target cuma 3, sama dengan yang dibukukan Man United.

Dengan kekalahan ini, kelolosan Juventus ke babak 16 besar memang harus tertunda. Meski demikian, Bianconeri masih berada di puncak klasemen sementara Grup H dengan 9 poin dari 4 pertandingan, unggul dua poin dari Man United dengan dua matchday tersisa.

Chiellini sendiri berharap, kekalahan dari Man United ini tidak terulang lagi di masa mendatang. Bek berusia 34 tahun itu  pun ingin Juventus banyak belajar dari kekalahan ini.

Sebagai informasi, sebelum jumpa Man United, Juventus sangat perkasa di awal musim ini. Bianconeri meraih 13 kemenangan dari 14 pertandingan di semua kompetisi, dan hanya sekali imbang tanpa pernah kalah.

Man United pun menjadi tim pertama yang mampu mengalahkan Juventus di musim 2018/2019. Namun menurut Chiellini, untungnya kekalahan ini terjadi di fase grup Liga Champions.

"Jika kami ingin melangkah jauh dan jika kami ingin meraihnya (gelar juara Liga Champions), maka kami harus belajar dari kekalahan seperti ini. Jika kalah di Liga Champions seperti ini (di kandang), lebih baik sekarang daripada nanti (di fase gugur)," buka Chiellini seperti dilansir football-italia.

"Kami layak menang, tapi kami juga bisa menerima hasil ini. Inilah sepakbola, kadang Anda kalah. Sebelumnya kami juga pernah, jujur saja, merasa terlalu puas dan menerima risiko yang sama sekali tidak perlu terjadi. Kami harus belajar agar hal ini tak terulang lagi ke depannya," lanjut pemain internasional Italia itu.

"Mungkin sekarang adalah waktu bagi kami untuk menundukkan kepala dan fokus, seperti yang kami lakukan pada setiap laga. Kami menguasai laga, tapi kami sangat boros, kami tak bisa memanfaatkan peluang yang begitu banyak. Kami melupakan setiap detilnya, bahwa Man United bisa berbahaya," tukas Chiellini.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS